DUMAI - Polres Dumai gelar silaturahmi dengan Amris S. Sy dalam rangka terus menciptakan kondisi aman, dan kondusif dimasyarakat pasca pemilihan kepala daerah yang digelar Desember lalu di kedai kopi Hello pada 15/01/2021. 

Pertemuann Unit Politik Sat Intelkam Polres Dumai dipimpin oleh Kanit I Politik Sat Intelkam Polres Dumai, IPTU Dadang Sudarmanto membicarakan tentang situasi saat ini. Seperti diketahui, Amris adalah calon Wakil Walikota bernomor 3 mendampingi Paisal SKM yang terpilih dan akan mengemban amanah 5 (lima) tahun kedepan. 

Amris yang akrab disapa Uwo Amris sangat mendukung upaya pihak kepolisian khususnya Polres Dumai menjaga situasi Dumai selalu kondusif. 

 " Saya sangat mendukung dan mendorong pihak kepolisian untuk terus berupaya meciptakan situasi yang kondusif terkait kamtibmas pada Tahapan Penetapan dan Pelantikan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Dumai terpilih Pemenang Lanjutan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kota Dumai," ungkap Uwo Amris. 

 " saya juga menghimbau kepada seluruh pendukung dan simpatisan senantiasa menjaga situasi tetap Kondusif menjelang Tahapan Penetapan dan Pelantikan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai Terpilih periode 2021 - 2026," tambah Uwo Amris. H


Hal senada disampaikan oleh Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira SIK. MH melalui Kasat Intelkam Polres Dumai yang disampaikan oleh Kanit I Bid. Politik Sat Intelkam Polres Dumai Iptu Dadang Sudarmanto. 

 "Saya Menghimbau kepada Pasangan Calon untuk senantiasa menciptakan Situasi yang Aman, Damai dan Kondusif bersama Polres Dumai pada Tahapan Penetapan dan Pelantikan Pasangan Calon Terpilih nantinya," tutur Dadang 

 " Jangan sampai keberhasilan kita semua menjaga situasi yang Tetap Kondusif selama Tahapan Pilkada yang sudah terlaksana sia - sia dikarenakan tidak kondusifnya situasi pada akhir Tahapan yakni Penetapan dan Pelantikan, dimana Polres Dumai menyadari tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari seluruh pihak di Kota Dumai," tambah Dadang

 Ia juga berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan masyarakat terhadap institusi berseragam coklat ini sehingga dapat terus mengayomi masyarakat luas. "Mengucapkkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari semua pihak, keberhasilan Polri menjaga Kamtibmas di Kota Dumai merupakan keberhasikan kita semua," tutupnya

 


Kepulauan Meranti - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kepulauan Meranti lakukan penggalangan dana untuk korban tanah longsor dan banjir di Tanjung Pinang Kepulauan Riau. Selasa (5/1) siang.


Dalam rasa kepedulian kepada sesama, pihak PMII berinisiatif untuk lakukan menggalang dana dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir dan tanah longsor di Tanjung Pinang tepatnya di batu delapan sekitarnya seperti, lembah purnama, perumahan sri andana, Jalan Hang Lekir. 


Ketua PMII Kepulauan Meranti, Barep Prakoso membeberkan ia mengetahui musibah di Kepri itu sejak tahun baru, sehingga ia lakukan pertemuan bersama rekan-rekannya untuk membicarakan penggalangan dana tersebut. 


Ia juga mengakui hal itu diintruksikan langsung oleh Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau Kepri. "Setelah diintruksikan demikian kami sangat tanggap sehingga kami sempat duduk bersama untuk membicarakan kesepakatan kegiatan sosial ini," ujar Barep.


Lebih jauh dikatakannya, sebelum mereka melakukan aksi sosial, pihaknya sudah melayangkan surat terlebih dahulu kepada pihak kepolisian Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehingga hal itu ditanggap baik oleh pihak kepolisian.


"Kami star hari ini, kemudian melayangkan surat kepada kepolisian dimulai hari ini hingga tanggal 7 Januari mendatang," kata Ketua PMII Kepulauan Meranti itu.


Dirinya juga mengatakan, sejumlah mahasiswa yang tergabung di PMII terjun ke lapangan seperti STIKIP, STAI NH, STIE Tribuana, UIN Suska dan Unilak.


Sementara itu Koordinator lapangan (Korlap) Suhendra mengatakan, kegiatan itu berlangsung sejak pukul 14:00 WIB hingga dengan pukul 17:00 WIB nantinya. Sehingga demikian seterusnya hingga di tanggal 7 pada Kamis mendatang.


"Saat ini uang belum kita hitung jumlahnya berapa, namun setiap harinya akan kita posting lewat media sosial," ujarnya.


Kemudian kata Suhendra lagi, ia dan rekan-rekannya sepakat untuk mendatangi pihak kepolisian jika kegiatan mereka telah usai.


"Nanti setelah terkumpulnya uang ini akan kami kirim ke PKC PMII Riau Kepri," ungkapnya.     (Rls/DIL)

 

Foto/Net

ROKAN HILIR - setelah sekian lama, Tarima Br. Nainggolan akhirnya akan kembali mengambil hasil dari kebun yang ditanaminya sebelum para oknum kelompok Masyarakat menduduki lahan tersebut beberapa tahun silam.


Usai membuat laporan penangkapan kepada sekelompok oknum masyarakat yang diduga menggarap lahan kebun miliknya, Istri dari Alm. Jamada Situmorang ini rencana akan melakukan panen hasil kebun yang ia tanam dengan tangannya sendiri yang terletak di di Jalan Perjuangan Serunai Dusun Pematang Binjai, Desa Pematang Ibul, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir.


Tim kuasa hukum Tarima menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penjagaan dengan menduduki lahan demi keamanan serta memanen hasil kebun kelapa sawit tersebut, dan hal ini telah disampaikan kepihak Polres Rohil melalui Kasat Reskrim serta Kapolsek setempat.


" Kita kemarin ke Polres Rohil bersama ibu Tarima Nainggolan, langsung bertemu  Kasat Reskrim untuk menjelaskan kedudukan lahan tersebut. Kita membawa berkas pendukung, selanjutnya Ibu Tarima Nainggolan juga meminta kepada Kasat untuk menangkap ibu Sonti Br. Daulay berserta penggarap liar lainnya segera   ditangkap. Dan ibu Tarima Nainggolan akan memanen buah sawitnya yg telah ditanamnya sejak tahun 2004," jelas Adi Hermawan SH. Salah seorang tim kuasa hukum Tarima Br. Nainggolan pada media ini pada sabtu 09/01/2021.


Adi juga menuturkan jawaban yang ia terima dari Kasat Reskrim AKP Febriandy , SH. SIK yang meminta untuk terus menjaga situasi kondusif antar kedua belah pihak.


" Kasat Reskrim meminta kepada ibu Tarima Nainggolan agar orang yang di lapangan bisa menjaga keadaan kondunsif jangan sampai ada kontak fisik," tambah Adi.


Lanjut Adi lagi, demi menjaga situasi tetap aman, pihaknya juga telah menyampaikan kepada Kapolsek Bangko Pusako perihal Tarima yang akan melakukan panen hasil kebun tersebut.


" hal ini juga sudah saya sampaikan langsung kepada Pak Sirait selaku Kapolsek bahwa kami tim dari ibu Tarima akan tetap bertahan menguasai lapangan dan akan segera memanen buah sawit. Dan jika mereka berkeberatan silahkan lakukan upaya hukum lainnya karena klien kami telah melakukan upaya hukum sejak tahun 2010 tapi STPL klien kami thn 2007, 2009 dan tahun 2010 tdk diproses," imbuh Adi.(Tim)

 


Kepulauan Meranti - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polsek Tebing Tinggi amankan dua orang anak dibawah umur yang diduga pelaku tindak pidana Curian Motor (Curanmor). Jum'at (08/01) pagi. 


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kapolsek Tebing Tinggi IPTU Aguslan SH, membenarkan bahwa telah terjadi aksi curanmor beberapa waktu lalu. 


"Dengan wajahnya yang polos, WFA (16) warga jalan Pembangunan III Kelurahan Selatpanjang Timur dan FM (16) warga jalan Sumber Sari Kelurahan Selatpanjang Timur, tidak berkutik saat tim melakukan penangkapan di rumahnya masing-masing," beber Aguslan kepada media Sorotlensa. 


Ia menjelaskan, kedua pelaku nekat melancarkan aksinya pada hari Sabtu tanggal 02 Januari 2021 sekitar pukul 01:00 dini hari di Perumahan Imigrasi jalan Pembangunan III Gg. Tawakal RT 001 RW 001 Kelurahan Selatpanjang Timur Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. 


"Tak disangka, diumur yang masih sangat muda dan keterampilan kotor yang tidak tau dari mana mereka pelajari, membuat WFA dan FM berhasil mengambil 1 unit Sepeda Motor R2 Merek Kawasaki Trail LX 150D (D TRACKER) warna Hijau kombinasi Merah Hitam tanpa Plat Nomor Polisi, 1 lembar STNK Asli An. Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang BM 2550 X, 1 buah BPKB Asli An. Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang BM 2550 X, 1 buah sayap belakang Sepeda Motor R2 Kawasaki Trail, 1 buah kaca spion, 2 buah lampu sein, dan 1 buah kunci Sepeda Motor," jelasnya. 


Dari laporan Polisi Nomor : LP / 01 / I / 2021 / RIAU / RES. KEP. MERANTI / SEK. T. TINGGI, tanggal 04 Januari 2021 lalu dan dengan identitas pelaku yang sudah diketahui, selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, AIPTU Bobben J. Rikardo SH melaporkan hal tersebut kepada Kapolsek Tebing Tinggi. 


Kemudian, pada hari Jum'at tanggal 08 Januari 2021 sekitar pukul 08.00 WIB, Kapolsek Tebing Tinggi beserta Satreskrim Polsek Tebing Tinggi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku beserta BB yang dididapatinya. 


Atas kejadian tersebut, pasal yang disangkakan terhadap terduga pelaku yaitu Pasal 363 Ayat (2) K.U.H.Pidana Jo Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. 


"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Tebing Tinggi guna proses penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.  (DIL).

 


DUMAI - Pemberian apresiasi setiap tahunnya kepada Kapal yang berlayar terakhir tahun 2020 (last call vessel) dan Kapal yang sandar perdana sandar tahun 2021 (first call vessel) merupakan agenda rutin yang diadakan disetiap cabang Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) berupa pemberian penghargaan dalam bentuk Sertifikat yang ditandatangi oleh General Manager dan cinderamata lainnya. Kegiatan ini berdasarkan kepada nilai AKHLAK (Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaftif dan Kolaboratif) yang wajib diimplementasikan oleh seluruh insan BUMN terutama insan PT Pelindo1 (Persero) yang salah satunya menghargai dan menjaga hubungan sinergi dengan para mitra kerja Perusahaan.


General Manager Pelindo1 Cabang Dumai Jonedi Ramli,  menutup tahun 2020 turun lansung ke dermaga guna memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Capt Kapal MT. Chembulk Virgin Gorda, sebagai kapal yang terakhir lepas sandar (last call vessel) pukul 19.00 tanggal 31 Desember tahun 2020 muatan CPO dengan tujuan pelabuhan ke Haldia di India.


Hari berikutnya tanggal 1 Januari 2021 Tim Manajemen kembali turun ke lokasi dermaga  untuk penyambutan sekaligus pemberian apresiasi kepada Capt Candi Eka ( KM Lagun Mas) sebagai Kapal perdana sandar di dermaga Pelindo 1 Cabang Dumai, dengan kegiatan bongkar muat 130 box peti kemas,  Kapal yang berbendera Indonesia akan menuju ke Palembang  setelah selesai kegiatan bongkar muat petikemas.


Sebaliknya dua Captain Kapal internasional dan domestik tersebut juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pelindo1 Cabang Dumai terhadap para crew kapal sebagai mitra kerja, ini sebuah penghargaan yang luar biasa dan kami akan selalu ingat atas perhatian dan juga pelayanan yang diberikan kepada kami.


Menurut General Manager Jonedi Ramli penghargaan yang diberikan berupa Sertifikat, Plakat, Cinderamata dan Kain Songket beserta Tanjak khas khasanah budaya  Melayu Dumai, semoga ini bisa menjadi perekat untuk sinergi kerjasama kedepannya. (Rls)

 


Kepulauan Meranti - Usai libur tahun baru, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr. H. Kamsol MM didampingi Kepala OPD terkait, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Senin (04/01) pagi. 


Turut serta dalam rombongan Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Inspektor Meranti Drs. Suhendri M.Si, Kabag Ortal Sekdakab. Meranti Bayu Widodo, Kabag Hukum Sudandri, Serta Bagian Humas dan Protokol Meranti.


Sidak pertama, dilakukan di Kantor Inspektorat Meranti, dilokasi ini Sekda Kamsol dan rombongan disambut oleh Kepala Inspektorat Meranti Suhendri yang selanjutnya membawa Sekda untuk melihat tiap ruangan untuk mengecek secara langsung tingkat kedisiplinan pegawai didinas yang dipimpinya. Untuk memastikan tingkat disiplin pegawai Sekda meminta daftar absensi satu-persatu dan mendapati tingkat kehadiran sudah baik dan aktiftas sudah berjalan sesuai harapan.



Begitu juga saat meninjau Kantor BKD Meranti, Sekda disambut langsung oleh Kepala BKD Alizar S.Sos M.Si, didampingi Sekretaris dan para Kabid. Kantor Bagian LPSE dan Bagian Kominfo Meranti yang berada dalam satu gedung tak luput dari peninjauan.


Pada kesempatan itu Sekda Kamsol juga berkesempatan berdialog dengan para ASN dan Pegawai Honorer terkait tugas dan tanggungjawab yang dilaksanakan dan yang tak kalah penting adalah terkait upah yang diterima. Upah dinilai penting karena menyangkut kesejahteraan pegawai yang menjadi motivasi dalam menjalankan tugas.


Kepada ASN maupun Honorer Sekda Kamsol berpesan, untuk melaksanakan tugas dengan sungguh-sunguh sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah diberikan oleh pimpinan apalagi untuk bagian yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.


"Jangan biarkan ruangan kosong, karena jika itu terjadi tentunya pelayanan kepada masyarakat akan terkendala dan itu bertentangan dengan tugas kita sebagai abdi negara," tegas Kamsol.


Seperti diketahui, dan selalu diwanti-wanti oleh Kepala Daerah jangan sampai ruangan kerja dibiarkan kosong saat jam kerja. Karena acapkali staf ikut-ikutan keluar ketika pimpinan tidak berada ditempat. 


"Saya minta walaupun tidak ada pimpinan staf tetap berada di kantor dan menjalankan tugas seperti biasa, jangan sampai ketika pimpinan tidak ada pegawai dibawahnya juga tidak ada, karena itu bisa menghambat proses pelayanan kepada masyarakat," bebernya sembari mengingatkan.


Kemudian yang turut menjadi perhatian Sekda  adalah kondisi gedung dan fasilitas pendukung operasional pegawai di masing-masing OPD yang dikunjungi, seperti dibagian LPSE yang memanfaatkan Server dan Jaringan Komputer untuk menunjang pekerjaan. Begitu juga dengan kondisi ruangan karena berkaitan dengan kenyamanan pegawai dalam bekerja sehingga lebih betah dan berkinerja.


Selain itu, jika ruangan dan kantor tertata dengan baik dan bersih akan memberikan kesan yang baik kepada setiap tamu atau masyarakat yang dilayani.

 

Dari hasil sidak yang dilakukan, absensi kehadiran dinilai sudah cukup baik, begitu juga dalam hal kinerja dan pelayanan, meski begitu masih ditemui juga ASN dan Honorer yang membandel.


Untuk yang tidak hadir di kantor, akan didata oleh Bagian Ortal sesuai rekap absen nantinya akan diteruskan ke pihak BKD sebagai bahan evaluasi pemberian sanksi sesuai aturan yang berlaku.


"Pemberian Sanksi akan kita lakukan kepada ASN maupun Honorer yang kedapatan tidak hadir tanpa dsertai alasan yang jelas," ujar Kabag Ortal Sekdakab. Meranti Bayu Widodo.   (Rls/DIL)

 


BAGAN SIAPIAPI -  Pembangunan semenisasi jalan Sempurna gang Kendari Kepenguluan Bagan Jawa RT.11 RW 04 kangkangi aturan dari pemerintah. Pasalnya pekerjaan yang seharusnya selesai desember lalu, hingga kini masih dalam proses pengerjaan.


Keterlambatan ini diduga karena pekerjaan tersebut ada masalah, sehingga kontrak yang telah selesai, namun pengerjaan belum juga kelar.



Mendapat laporan dari warga, awak media ini pun melakukan pengecekan dengan turun langsung kelokasi yang dimaksud, dan menemukan hal yang dimaksud oleh warga tersebut.


" Pembangunan semenisasi ni seharusnya putus kontrak pada bulan desember 2020 tapi datuk penghulu bagan jawa tidak menghirau kan ini," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media ini 


Warga juga menduga keterlambatan pengerjaan ini lantaran adanya oknum penghulu yang masih saja nakal.


" Kayaknya masih ada penghulu yang bakal, makanya pembangunan di Rohil ini tidak beejalan lancar. Semog BPKep menindak tegas kalau memang ada pelanggaran," tambahnya.


Hingga berita ini diterbitkan Penghulu Bagan Jawa belum dapat dihubungi guna meminta konfirmasi.(Idrus)



DUMAI - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia segera dikukuhkan usai pembentukan panitia yang dilaksanakan pada minggu 03/01/2021 di salah satu rumah makan dijalan Sudirman.


Usai menerima Surat Keputusan,  para pengurus APPSI Dumai menggelar rapat pembentukan panitia di hadiri oleh ketua terpilih Ismail didamping sekretaris Muhammad Ikbal dan bendaharanya Sudirman. Dan Andrizal ditunjuk dari Ketua panitia yang nantinya akan bertanggung jawab dalam proses pemgukuhan yang direncanakan di bulan Februari.



APPSI menurut Ismail selaku Ketua terpilih adalah sebuah wadah sosial yang menuntut pengurusnya dapat mendesikasikan diri untuk kepentingan masyarakat banyak khususnya para pedagang kecil di pasar-pasar rakyat yang ada di Kota Dumai.


" Ini adalah organisasi sosial, jadi kita harus matang dulu. Artinya kita harus siap berbuat untuk masyarakat terlebih membantu para pedagang kecil dipasar - pasar," terang Ismail.


"Semoga dengan adanya wadah yang mempunyai misi membantu semua permasalahan terkait pedagang dipasar ini nantinya bermanfaat, dan saya harap para pengurus dapat saling bahu membahu akan hal itu," tambah Ismail(Rif)

 

Komandan Koti Mahatidana MPC PP Dumai, Berto (kedua dari kanan) didampingi sekretarisnya Rafki dan beberapa jajaran Koti

DUMAI - Adalah hal yang biasa dimalam pergantian tahun masyarakat pada umumnya merayakannya dengan berbagai acara mulai dari membakar kembang api serta berkumpul dengan keluarga dan kerabat sebagai ungkapan suka cita menyambut tahun baru.

Namun berbeda dengan Komando Inti (koti) Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kota Dumai yang berkumpul guna menggelar Syukuran serta Do'a bersama dikediaman Berto selaku Komandan Koti Kota Dumai pada Kamis 31/12/2020.

Tentu ini menjadi daya tarik dan poin tersendiri bagi para jajaran kepengurusan Koti, yang merasa sangat bahagia dengan acara yang digagas langsung oleh sang komandan.

" Kita merasa bangga menjadi Kader Koti Mahatidana dibawah naungan Komandan Berto, malam tahun baru biasanya diisi dengan uporia petasan dan lain-lain, tapi kali ini kita diajak untuk berdo'a bersama," ungkap Dodi Nasution tang menjabat sebagai Kepala Staff Koti Kota Dumai.



Berto sendiri mengakui hal yang ia buat adalah sebagai bentuk pendidikan bagi dirinya serta para kader Pemuda Pancasila khususnya Koti untuk tetap mengingat Sang Khalik disetiap kebahagiaan.

" Kita menggelar acara ini sebagai ajakan kita kepada seluruh kader Pemuda Pancasila khususnya Koti Dumai, tidak harus dengan uporia meluapkan kebahagiaan pergantian tahun, namun lebih bermanfaat mensyukurinya dengan berdo'a agar tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," terang Berto melalui Sekretarisnya Rafki

" Kita berharap dengan acara-acara sosial dan religi yang kita gelar, penilaian negatif dari Masyarakat bisa kita tepis. Dan selalu dapat terus berkarya sebagai pemuda kreatif," tambah Rafki.

Acara Syukuran dan Do'a berdama diawali dengan oemotongan tumpeng dan diakhiri dengan pembagian hadiah hiburan dari Berto dalam bentuk Door prize.

 


DUMAI - Komando Inti (KOTI) Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Dumai ikut ambil bagian dalam rangka pengamanan malam pergantian tahun dengan menurunkan personil dibeberapa titik ruas jalan untuk mengurai kemacetan serta tempat ibadah umat kristen yang sedang menjalankan ritual keagamaan.


Kepala Staff Koti Dumai Dodi Nasution mengatakan hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat terutama yang merayakan Natal dan tahun baru.


" Kita harus ikut andil, agar masyarakat yang merayakan ibadah natal dan menyambut tahun baru berjalan lancar," ucap Dodi.


" Sebagai pemuda, kita juga mempunyai tanggung jawab menjaga kesatuan dannpersatuan negara yang sama-sama kita cintai ini," tambahnya.


Disisi lain, Komandan Koti Berto menjelaskan bahwa Koti Dumai akan terus berupaya memupuk rasa sosial para kader Pemuda Pancasila dan menjalin sinergitas keberbagai pihak.


" Kita akan terus berupaya melahirkan kader-kader yang berjiwa sosial, dan akan terus menjalin sinergitas terhadap segala unsur demi melahirkan kader-kader yang berkualitas," tutur Berto

 

Ketua DPD PKS Dumai Baharudin (Tengah) Sekretaris Rudi Hartono (kanan) Bendahara Mawardi (kiri)

DUMAI - Musyawarah Daerah Ke-V Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah usai digelar se Indonesia dengan cara virtual. Ada beberapa kepengurusan ditingkat wilayah hingga daerah memiliki nama-nama baru.


Seperti hal nya DPD PKS Dumai yang sebelumnya di pimpin oleh Edi Sepen, kini Bharudin dipercaya menahkodai partai yang berlambang Kapas dan Bulan Sabit ini 5 tahun kedepan melalui Musda tahun yang dilaksanakan Senin 28/12/2020.


PKS adalah satu-satunya partai yang melaksanakan Musyawarah se Indonesia melalu virtual dan berjalan lancar, mengingat pandemi covid-19 dan mengharuskan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak.


Baharudin yang sebelumnya menjabat sebagai Bidang Kaderisasi ini mengajak seluruh elemen Masyarakat khususnya para kader untuk bersama-sama berjuang membangun daerah melalui PKS.


" sesuai semboyan "bersama melayani Rakyat" kita berharap para kader serta seluruh elemen masyarakat ikut andil dalam membangun Kota Dumai," ujar Baharudin melalui pres rilis di kantor DPD PKS Dumai, jalan Raya Bulit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk Kecamatam Dumai Selatan


Mantan anggota DPRD periode 2004-2009 ini bahwa kedepan tinggal menunggu arahan dari DPP dan DPW untuk melanjutkan program-program partai.


" Kita tinggal nenunggu arahan DPP serta DPW untuk program kedepannya, yang jelas kita akan terus memupuk kepercayaan Masyarakat kepada kita sebagai partai Umat yang Insha Allah akan terus konsisten terhadap kepentingan Rakyat," tambah Baharudin.


Selain posisi Ketua yang dijabat Baharudin, Ketua Fraksi PKS DPRD Dumai Rudi Hartono juga menjabat sebagai Sekretaris terpilih menggantikan Agung Wiyono S.H.I dan bendahara yang sebelumnya dijabat oleh Jon Eka Putra, kini dijabat oleh Mawardi yang juga salah seorang unsur Pimpinan DPRD Dumai serta Bidang Kaderisasi di bawahi oleh Anas Dawud.

Sementara itu ketua Majelis pertimbangan Daerah kini di jabat oleh H. Edi Sepen dan Sekretaris Agung Wiyono. Serta Dewan Etik Partai di pimpin oleh Benyamin sebagai ketua, serta sekretaris Jon Eka Putra. Sebagai informasi lanjut, kini logo PKS memiliki dasar warna orange yang dipercaya sebagai warna penuh semangat.

 

Ka. Staff beserta Wadan dan jajaran KOTI Mahatidana MPC PP Kota Dumai

DUMAI - Demi memastikan perayaan natal dan tahun baru 2020 berjalan lancar, Komando Inti (Koti) Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Dumai ikut ambil bagian dalam proses pengamanan membantu petugas dibeberapa titik gereja.


Kali ini, Lokasi gereja HKBP HKI st Tarcisius menjadi titik pengamanan Koti PP yang langsung di komandoi oleh Ka. Staf Dodi Nasution mengatakan bahwa kegiatan yang digelar merupakan bentuk dari rasa saling menghormati antar suku, golongan dan agama demi NKRI sebagai dasar Pancasila.


" Kali ini kita dan jajaran Koti Dumai berada digereja ini dalam rangka ikut membantu petugas pengamanan perayaan Natal dan tahun baru 2020. Alhamdulillah hingga saat ini semua berjalan lancar dan kondusif," Ucap Dodi didampingi Wadan III Nano Prabu serta Wakil Sekretaris Effendi.


Dibawah pimpinan Berto sebagai Komandan, Koti Dumai terus melakukan perbaikan demi menciptakan generasi muda yang berani, bertanggung jawab serta memiliki rasa sosial yang tinggi. 


" Kita mau Koti ini menjadi wadah pemuda yang berwawasan dan tetap menjadi pelopor pemuda yang bertanggung jawab dan berani serta jujur," ucap Berto melalui sambungan seluler.(Rif)

 


Kepulauan Meranti (SOROTLENSA) - Untuk memastikan tidak ada peredaran petasan dan kembang api jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, aparat kepolisian dari Polres Kepulauan Meranti mendatangi sejumlah toko di Selatpanjang. Kamis (24/12) malam. 


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, pengecekan dan pendataan terhadap toko yang biasa menjual petasan dan kembang api dilakukan sebagai upaya cipta kondisi kondusif menjelang malam Natal dan Tahun Baru.


Mengingat, perayaan Natal dan Tahun Baru identik dengan menyalakan kembang api yang memicu masyarakat Kepulauan Meranti untuk berkumpul.


"Larangan kegiatan di malam Natal dan Tahun Baru semata-mata untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti," ujarnya.



Eko Wimpiyanto menjelaskan, dari pengecekan dan pendataan yang dilakukan, pihaknya menemukan adanya petasan dan kembang api yang tersimpan di sejumlah toko di Selatpanjang. Pengakuan pemilik toko, petasan dan kembang api tersebut merupakan barang sisa Tahun 2019.


"Pemilik toko juga mengaku, untuk tahun ini tidak ada lagi memesan maupun mengedarkan petasan dan kembang api," sebut Eko.


Pihaknya pun mengimbau pelaku usaha untuk tidak menjual atau mengedarkan petasan dan kembang api dalam momen Natal dan Tahun Baru 2021.


Hal ini sesuai maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, serta surat edaran Bupati Kepulauan Meranti tentang panduan penyelenggaraan perayaan Natal dan Tahun Baru di masa pandemi Covid 19.   (Rls/DIL)

 


Kepulauan Meranti (SOROTLENSA) - Masyarakat Kepulauan Meranti diimbau agar tidak membuat acara yang menimbulkan kerumunan pada momen libur akhir tahun ini.


Harapan itu disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk. Kata Eko, pihaknya tak segan menindak para pelanggar protokol kesehatan (prokes).


"Polri siap memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru 2021, khususnya di Kepulauan Meranti," kata Eko Wimpiyanto, Kamis (24/12)


Imbauan ini, ujarnya, sesuai maklumat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis MSi, tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.


Dalam maklumat tersebut, masyarakat diminta tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum. Seperti perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai dan karnaval, dan pesta penyalaan kembang api.


Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat itu, Kapolri menegaskan setiap anggota wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.


Kemudian, imbauan yang disampaikan juga sesuai surat edaran Bupati Kepulauan Meranti tentang panduan penyelenggaraan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di masa pandemi Covid-19.


Pertama, perayaan Nataru 2021 dapat dilaksanakan secara sederhana di rumah masing-masing dan dilarang keras menimbulkan kerumunan.


Kedua, para jemaat dan penyelenggara atau penanggungjawab tempat ibadah/Gereja harus menerapkan secara konsisten protokol kesehatan sebagaimana mestinya.


Ketiga, dilarang menyelenggarakan pesta perayaan Tahun Baru dan sejenisnya di dalam atau luar ruangan dengan menggunakan petasan, kembang api dan sejenisnya serta mabuk minuman keras.


Keempat, semua tempat hiburan terhitung mulai tanggal 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 wajib ditutup.


Kelima, Camat, Lurah/Kepala Desa serta para pihak terkait agar melakukan koordinasi, komunikasi dan mensosialisasikan edaran ini untuk dilaksanakan dengan tertib, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab.


Keenam, petugas yang berwenang akan melakukan razia dan penyisiran ke beberapa tempat yang dicurigai menimbulkan kerumunan dan kegaduhan serta memberikan sanksi tegas kepada masyarakat atau pengusaha hiburan yang tidak mematuhi surat edaran sesuai ketentuan peraturan berlaku.  (Rls/DIL)

 


DUMAI (18/12) Bertempat di Rest Area Bandar Bakau yang baru saja direhabilitasi Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Rumah Zakat melaunching program pemberdayaan masyarakat yang disponsori penuh oleh PT Pertamina Terminal BBM Dumai Kamis (26/11). 


Adapun program yang diluncurkan adalah Pengembangan Ekowisata Mangrove, wirausaha jahit, wirausaha tataboga, konservasi Taman Wisata Alam Sungai Dumai, pelatihan digital marketing dan program posyandu sehati. Program tersebut diberikan langsung kepada masyarakat sekitaran ring 1 Pertamina.


Untuk program wirausaha, kelompok binaan diberikan modal, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan konservasi mangrove perbaikan jembatan susur. Konservasi taman wisata alam dilakukan penanaman bibit tanaman dan program posyandu di Bukit Batrem dan Bumi Ayu.


Dalam launching tersebut Pertamina dan Rumah Zakat memberikan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat dan menyusuri jembatan susur bandar bakau serta mengunjungi Bazar UMKM.


Branch Manager Rumah Zakat Riau Hadi Yudasta berharap program ini bisa bermanfaat dan bisa memberdayakan masyrakat.


“Ucapan terima kasih kepada pertamina yang sudah mensuport seluruh program ini sehingga bisa memberdayakan masyarakat Dumai. Semoga Pertamina Sukses dan Jaya serta Karyawannya Sehat sejahtera kemudian program ini bisa terus berlanjut kedepannya”. Ucap Hadi.


Senada dengan Hadi, Datuk Darwis Pembina Pecinta Alam Bahari Club juga berterima kasih kepada Pertamina Integrated Terminal Dumai melalui Rumah Zakat telah menyalurkan Dana CSRnya untuk membantu perbaikan jembatan susur Bandar Bakau.


“Sepekan sebelum bantuan bergulir, Bandar Bakau ini sudah kami tutup karena kondisi jembatan yang lapuk dan membahayakan pengunjung. Alhamdulillah, dengan bantuan dari Pertamina dan Rumah Zakat, kondisi saat ini sudah bagus dan bisa menerima pengunjung kembali. Terimakasih Pertamina dan Rumah Zakat. Ungkap Darwis.


Hardjito Manager PT. Pertamina (Persero) Integrated Terminal Dumai dalam sambutannya mengapresiasi yang telah dilaksanakan dengan sumber dana CSR Pertamina ini. Kami sangat mensupport untuk kegiatan-kegiatan yang berdampak baik seperti ini. Periode ini kita berkomitmen dana CSR untuk berbagai sektor utamanya, ekonomi mandiri, kesehatan serta Lingkungan dan harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar terutama ring 1 wilayah kerja Pertamina.”Ungkapnya.


Acara ditutup dengan menyusuri jembatan susur hutan Bandar bakau dan jamuan makan siang serta mengunjungi bazar UMKM binaan PAB Club. (Eko Saputra)

 


Kepulauan Meranti, sorotlensa.com - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama Forkopimda melakukan peresmian pengoperasian Roll On Roll Off (Roro) tujuan Pecah Buyung - Insit, di pelabuhan roro Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti. Sabtu (19/12) siang. 


Dalam kegiatan itu selain melakukan peresmian pengoperasian Roro Insit - Pecah Buyung, Bupati Kepulauan Meranti dan rombongan juga berkesempatan melakukan uji coba Roro dengan melakukan penyebrangan dari Insit ke Pecah Buyung. 


Dengan telah resmi beroperasinya Roro Insit-Pecah Buyung ini, menjadi kabar gembira bagi masyarakat Meranti, terutama yang berdomisili di Pulau Rangsang. Sebab warga akan dapat membawa langsung kendaraannya ke Selatpanjang, baik sepedamotor, gerobak dan mobil. Begitu sebaliknya dari Selatpanjang ke Rangsang bisa membawa mobil atau kendaraan roda empat lainnya.


Irwan juga mengucapkan, ucapan terimakasih kepada Kemenhub RI yang telah memfasilitasi pengoperasian Roro ini. 


"Dengan Roro ini, tentunya masyarakat Kepulauan Meranti dapat mempermudah akses jalan antar pulau, dan semoga program daerah untuk merangkai pulau dapat berkelanjutan," beber Irwan


Sekedar informasi, sebelumnya Bupati Irwan menerim penyerahan bangunan pelabuhan Roro Insit - Pecahbuyung dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada Yang ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) dilakukan di Hotel Novotel Pekanbaru, Rabu (25/11/2020), di sela acara Rakornis PPNS LLAJ Kemenhub.


Penandatanganan BASTO dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Sesditjen Hubdat) Kemenhub Marta Hardisarwana, Kepala Satker Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IV Riau-Kepri Ardono dan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir.



Ketika itu Bupati Irwan mengharapkan dukungan penuh Kemenhub untuk program merangkai pulau di Meranti. Selain Roro Insit-Pecahbuyung, diharapkan segera dibangun Roro Lukit - Sungai Rawa, Kudap - Bengkalis, dan rencana Roro yang menghubungkan dengan Kepulauan Riau. 


“Untuk roro Tanjungperanap - Buton kami harap bisa beroperasi tahun depan, setelah jalan menuju ke Selatpanjang dari dukungan anggaran provinsi selesai dibangun. Kami juga berharap dukungan untuk pembangunan Pelabuhan Dorak,” ungkap Irwan saat itu. 


Untuk diketahui pelabuhan roro Insit dibangun dengan biaya sekitar Rp 52,4 miliar. Sedangkan pelabuhan roro Pecahbuyung menelan dana sekitar Rp 53 miliar.    (Rls/DIL)

 


DUMAI - Polres Dumai dampingi Yayasan Budha Tzuchi Cabang Pekanbaru Oleh Wakil Ketua Yayasan Budha Tzuchi Mawie Wijaya Dumai, menggelar bhakti sosial dengan membagikan beras kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak covid-19.


Dalam hal ini tampak hadir Waka Polres Dumai KOMPOL Ernis Sitinjak, SH, SIK didampingi Kapolsek Dumai Kota Hardiyanto SE, MSi, Kegiatan ini digelar pada jum'at 18/12/2020 di wilayah Kecamatan Dumai Kota serta Bhabinkamtibmas.



" Terima kasih kepada pemilik yayasan Budi Tzu Si yang memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak covid-19 di wilayah Dumai Kota" ujar Waka Polres melalui Kapolsek Dumai Kota Iptu Hardiyanto SE, MSi.


Nurleli yang beralamat dijalan Imam Bonjol Gang Perabot RT 14 Kelurahan Dumai Kota Kecamatan Dumai Kota adalah salah seorang yang mendapat bantuan ini.


" Ini kegiatan yang luar biasa ditengah sulitnya masyarakat dampak dari pandemi cirus corona," tambah sang Kapolsek.


 


Rantauprapat - Warga seputaran Jalan Multatuli dan Gang Surau Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara menjadi korban banjir akibat burukny sistem drainse di seputaran Eks. Pasar Baru pasca pindahnya lokasi pasar yang kini berada di Jalan Gelugur.

Masyarakat meminta pemerintah Kabupaten Labuhan Batu Raya untuk lebih tanggap memperhatikan saluran Drainase yang tidak lancar sehingga menyebabkan datangnya banjir yang menggenang kerumah warga akibat luapan air parit eks. Pasar Baru.


Terlihat air menggenangi rumah warga hingga ke ruas jalan di sekitaran Jalan Multatuli. Menurut informasi, ini adalah banjir tahunan yang telah dirasakan warga beberapa tahun belakangan, namun hingga kini belum juga ada tindakan dari pemerintah setempat.


" Ini udah langganan, kalau sudah hujan 3 jam alamatlah air sampai kerumah," terang Yati seorang ibu rumah tangga yang menjadi korbn banjir ini.


" Kami sudah pernah sampaikan halnini ke pemerintah, namun hingga kini belum ada tindakan," tambahnya.


" Semoga Bupati yang baru terpilih dapat memberikan solusi bagi kami mengatasi banjir ini," ucapnya lagi menutup

 

(Dari kiri) Sardo Mariada Manulang SH. MH, Adi Hermawan SH serta Dwi Setiarini SH, CPCLE selaku Tim kuasa hukum  bersama Salah Seorang anak Tarima Br. Nainggolan

Rohil - Tangisan pecah disaat tim Tarima Br. Nainggolan didampingi oleh tim Advokasinya tiba dilahan yang diyakini milik Tarima ketika memasang plang nama pemilik lahan tersebut Selasa 15/12/2020.


Bagaimana tidak, lebih kurang 6 (enam) tahun Istri dari Alm. Jamada Situmorang ini tidak dapat menikmati hasil dari kebun yang ia tanam sendiri lantaran diyakini diserobot oleh sekelompok orang yang mengaku telah membeli lahan tersebut.


Anak ketiga Tarima tidak henti-hentinya menenagkan sang ibu yang terus menitikan air mata sambil berkata " bapak ini ladang kita, kalau bapak masih hidup betapa bahagianya kami. Kita sudah menang bapak, ini yang kita tanam bersama-sama dulu. Tenang lah bapak disurga," rintih Tarima mengenang suaminya yang telah dipanggil sang kuasa 3 tahun silam.

Salah seorang anak Tarima Br. Nainggolan ketika menceritakan kisah mereka tepat dihalaman rumah yang dibangun Alm. Jamada Situmorang


Semenjak lahan seluas 500 hektar ini jatuh ketangan sekelompok Masyarakat yang mengaku telah membelinya, Tarima mengatakan sangat menderita disebabkan hanya lahan ini lah sumber mata pencarian ia dan anak-anak nya.


Salah seorang dari anak Tarima mengisahkan betapa pilunya kondisi yang mereka alami untuk mengusir ia dan keluarga keluar dari lahan kebun dari pihak-pihak yang mengaku sebagai pemilik kebun tersebut.


" Kalau ku ingat yang kami alami dulu bang, sudah seperti jaman penjajahan bang. Almarhum bapak ku sampai diserer-seret, abg ipar ku diancam dengan senjata tajam dan banyak lagi bang. Hanya untuk mengusir kami dari sini," terangnya 


Saat proses pemasangan plang nama pemilik lahan, pihak Tarima sempat bersitegang dengan kelompok Masyarakat yang mengaku sebagai pemilik lahan tersebut. Hingga pemasangan plang nama usai.


Sardo Mariada Manullang SH. MH selaku ketua tim Advokasi Tarima Br. Nainggolan mengatakan pemasangan plang ini merupaka bentuk perlawanan terhadap ketidak adilan.


" Kita pasang plang ini sebagai tanda perlawanan kita terhadap ketidak adilan dari kelompok-kelompok yang mengaku sebagai pemilik, padahal tidak lain hanya penggarap," tutur Sardo


"Dan satu lagi, kita telah kembali melaporkan beberapa case ditahun 2016,2017,2019 lalu ke polres Rokan Hilir," tambah Sardo yang kala itu juga didampingi Adi Hermawan SH serta Dwi Setiarini SH, CPCLE sebagai Tim kuasa hukum Tarima Br. Nainggolan.(Tim)

 


DUMAI,- Izin Lingkungan adalah salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh suatu kegiatan / usaha yang wajib amdal.


Terlebih lagi, hal tersebut juga sudah diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup


Dalam UU tersebut, Pasal 109 berbunyi “Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu (1) tahun dan paling lama tiga (3) tahun dan denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliat rupiah).”


Salah seorang pejabat dari instansi terkait ketika dihubungi awak media mengatakan bahwa hingga saat ini, instansi yang berwenang belum pernah mengeluarkan izin lingkungan untuk Citimall Kota Dumai.


“Belum ada,” jawab singkat pejabat tersebut yang tak ingin namanya disebutkan, Rabu (16/12).


Sebelumnya, pihak Citimall Dumai melalui Mall Manager Citimall Kota Dumai, Fenzrial ketika dihubungi via pesan WhatsApp di nomor ‏‪+6289560141**** mengatakan bahwa mereka sudah memiliki izin tersebut.


“Untuk izin lingkungan sudah ada mas. Itu syarat dari pemerintah, tidak akan diresmikan oleh Walikota tanpa izin tersebut,” jawab Fenzrial, Selasa (15/12).


Fenzrial juga mempersilahkan awak media untuk mengkonfirmasi dinas setempat ketika diminta untuk menunjukkan izin yang dimaksud.


“Boleh di cek langsung ke dinas setempat aja mas,” jawabnya.


Namun, setelah dinas setempat dikonfirmasi dan didapatkan jawaban yang tidak sesuai dengan pernyataan pihak Citimall, ketika dikonfirmasi ulang, Fenzrial menjawab bahwa izin tersebut dalam proses perubahan nama pemilik.


“Saya sudah konfirm lagi, untuk izinnya sedang dalam proses perubahan nama pemilik, dari pemilik lama ke PT Paramarta Rolas Jaya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/12).


Ketika ditanya ke inti permasalahan, yaitu pada saat peresmian, apakah Citimall Dumai tidak mengantongi izin lingkungan?, Fenzrial menjawab permohonan penggantian nama pemiliknya sudah diajukan dari awal, untuk pembukaan mall sendiri direkomendasikan oleh pemerintah.


“Bukan tidak mengantongi mas, untuk permohonan penggantian nama pemiliknya sudah diajukan dari awal, untuk pembukaan mall sendiri direkomendasikan oleh pemerintah sambil secara paralel di proses penggantian nama pemilik di izin tersebut,” jelasnya. (tim)


Diberdayakan oleh Blogger.