DUMAI, 22/09/2020 Bakal pasangan calon Edi Sepen dan Zainal Abidin ( EZA) resmikan posko pemenangan  Tim Koalisi Dumai Maju  tingkat kecamatan  di Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, Senin, (21/9/2020) siang.


Acara tersebut dihadiri oleh para Pengurus  DPC PKS dan DPC PAN, kader dan simpatisan serta para tokoh masyarakat kecamatan Dumai Timur.


Dalam sambutannya, Edi Sepen mengatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir di acara peresmian posko pemenangan Koalisi Dumai Maju dan yang bertekad memenangkan pasangan EZA  pada Rabu, (9/12/2020) nanti.


Di hadapan pendukungnya itu, Edi Sepen juga memaparkan sebagian visi - misi pasangan  EZA yang Maju, Berbudaya, Dinamis dan Berkelanjutan. Maju dari sisi Sumber Daya Manusia, Ekonomi, dan Infrastruktur. Untuk mewujudkan suatu daerah yang maju minimal SDM nya harus Sehat, Cerdas dan Beriman, lanjutnya.



Hal senada juga ditambahkan oleh Zainal Abidin mengatakan bahwa peresmian Posko Koalisi Pemenangan EZA diharapkan dapat dijadikan bass camp bagi semua lapisan masyarakat dari berbagai elemen yang punya kesamaan visi misi ingin memajukan Dumai melalui Pasangan Edi Sepen - Zainal Abidin.


“Berawal dari kebersamaan di posko kemenangan ini, meski kita berasal dari berbagai macam elemen masyarakat dan berbagai suku, agama, ras dan antar golongan yang sama sama mendukung pasangan Edi Sepen - Zainal Abidin mari bersatu, berjuang untuk Dumai maju. Kita memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan kota Dumai yang maju, do'a kan kami jadi pemimpin yang amanah untuk bisa mewujudkan cita-cita tersebut, ujarnya.



Peresmian Posko pemenangan ini juga sekaligus sebagai wujud kekompakan tim pemenangan Edi Sepen- Zainal Abidin dengan pengurus partai dan para relawan dalam upaya memenangkan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Dumai periode 2021-2026


Mansyur selaku Ketua Tim Pemenangan EZA Kecamatan Dumai Timur Menyatakan akan terus membuka diri untuk elemen relawan lain bersama-sama kita berjuang memenangkan calon yang kita usung ini. Yang jelas ini akan terus dimanis bergerak,” tegasnya.


Diakhir acara peresmian tim Pemenangan EZA ikut menyantuni sekitar 40 anak yatim yang berada di sekitar kecamatan Dumai Timur.***

 



 Dumai-Kondisi banjir pasang keling memang tak pernah berakhir di kota Dumai khususnya di wilayah kecamatan Dumai kota sekitar jakan Cempedak dan jalan Sultan Hasanuddin.


Seperti yang saat ini terjadi, ruas jalan tersebut digenangi air laut yang naik sehingga sangat menyulitkan pengendara yang melintasinya.


Kondisi ini mengundang perhatian salah seorang calon walikota Dumai, Paisal.Skm, Mars.


Dalam keterangan nya disebutkan bahwa normalisasi  pelebaran parit menjadi skala prioritas dirinya dan Amris jika mendapat amanah dari rakyat pada Pilwako Dumai 9 Desember 2020.


"Fokus kepada perbaikan drainase untuk mengatasi banjir masuk dalam program skala prioritas kami," tegasnya Minggu(20/09) pagi.


Untuk menunjang kegiatan tersebut diperlukan keseriusan  salah satunya dukungan alat berat yang memadai.


"Tidak cukup hanya mengandalkan excavator tentu ada alat lain untuk menunjang program tersebut," terangnya.


Warga Dumai, Nurdin Efendi menyambut baik program Paisal Amris jika mendapat amanah  dari rakyat.


Menurut Pendi kondisi banjir sudah menjadi krusial bagi warga Dumai, dirinya berharap ada sosok pemimpi  masa depan yang serius menangani persoalan banjir air pasang yang kerap terjadi.


"Berharap Paisal Amris mendapat amanah dari rakyat dan persoalan banjir pasang keling air laut ini segera teratasi," pungkasnyA.(ads).

 


MERANTI - Saat ini banyak beredar soal penerimaan Tenaga Honorer K-3 dilingkungan Pemkab Meranti, menyikapi hal ini secara tegas Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengatakan hingga saat ini Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti tidak pernah menerima ataupun mengusulkan kebutuhan Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


Pernyataan Bupati Meranti ini tertuang dalam surat himbauan Bupati Kepulauan Meranti dengan Nomor 800/BKD/IX/2020 yang dikeluarkan oleh BKD Meranti tertanggal 17 September Tahun 2020.


Dalam surat himbauan tersebut, seperti dijelaskan oleh Kepala Bagian Humas Sekdakab Meranti Rudi MH, terdapat 4 poin yang secara tegas menyatakan Pemkab Meranti hingga saat ini belum atau tidak pernah menerima ataupun mengusulkan kebutuhan pegawai P3K. Bupati Kepulauan Meranti hanya melakukan penandatanganan Surat Keputusan (SK) untuk tenaga harian lepas atau sejenisnya.


"Ya benar Bupati Meranti telah mengeluarkan himbauan yang dilayangkan kepada seluruh Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Meranti, dan untuk diketahui oleh masyarakat luas bahwa hingga saat ini Pemkab Meranti tidak pernah menerima atau mengusulkan penerimaan pegawai dari Formasi PPPK," ujar Kabag Humas Rudi


Berdasarkan instruksi Bupatl Kepulauan Meranti, dengan ini perlu kami sampalkan kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti hal-hal sebagai berikut :Pertama, pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dari Tahun 2018 sampal dengan saat ini tidak pernah menerima tenaga Honorer Kategori 3 (K-3), atau mengusulkan formasi kebutuhan Pegawal Pemerintah dengan Pejanjian Kerja (PPPK) ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Blrokrasi.Kedua, bahwa Bupati Kepulauan Meranti hanya menandatangani Surat Keputusan (SK) tenaga harian lepas atau sejenisnya untuk kategori SATPOL PP, Pemadam Kebakaran (DAMKAR) beserta Dokter/ BIdan P'TT. Ketiga, Surat Keputusan (SK) Tenaga Hanan Lepas atau sejenisnya selain pada poin 2 ditandatangani oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan ketentuan telah dlverifikasi dan dlberi Nomor Induk Register (NIR) oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Terakhir, kami menghimbau kepada Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti, agar dapat menglnformasikan kepada seluruh masyarakat, untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan (mengiming-Imingkan) kelulusan penerimaan Calon Pegawai Negeri Slpil, Tenaga Harian Lepas atau sejenisnya dengan cara memberikan Imbalan atau sejumlah uang. 


Dengan telah dikeluarkannya Surat Himbauan Bupati ini, Pemkab Meranti dalam hal ini Kabag Humas dan Protokol Meranti berharap, masyarakat tidak mudah percaya atas isu yang beredar selama ini, selain itu dapat lebih bijak dalam beropini untuk meluruskan berbagai isu tak benar yang sengaja ataupun tidak sengaja dilancarkan oleh oknum dengan suatu maksud tertentu.     (DIL)

 


MERANTI -  Untuk mengantisipasi potensi kerawanan konflik serta penyebaran Covid-19 disaat pelaksanaan pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti gelar rapat koordinasi bersama Gugus Tugas di Kantor KPU. Jum'at (18/09/2020) pagi. 


Dalam penyampaian ketua KPUD Meranti Abu Hamid Spdi mengatakan, untuk tempat pelaksanaan pencabutan nomor urut bakal calon bupati ditanggal 24 September 2020, nantinya akan diselenggarakan di Grand Meranti Hotel Jalan Kartini Kecamatan Tebingtinggi. 


"Pada saat pencabutan nomor urut Ini akan adanya penumpukan masa dari masing-masing bakal calon Bupati Meranti, maka dari itu kami mengingatkan dimasa pandemi Covid-19 ini kami tidak ingin dipermasalahkan oleh pihak-pihak tertentu," katanya.


Abu Hamid juga mengharapkan dari Polres Meranti juga dapat bekerja sama dengan KPUD dalam pelaksanaan Pencabutan Nomor urut untuk bakal calon Bupati Meranti.


Sementara itu, Komisioner dari 

Bidang Teknis dan Penyelenggara Herwan mengatakan, pada saat kegiatan pencabutan nomor urut harus sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan, dan kami mengharapkan masa yang boleh datang pada saat pencabutan adalah Paslon, Liaison officer (LO) Partai, Tim Sukses ataupun Tim Kemenangan. 


"Untuk pelaksanan kegiatan tersebut kami benar-benar meminta bantuan dari pihak Polres Meranti untuk dapat membantu serta menjaga kegiatan kami ini," harapnya.


Menyikapi hal tersebut, Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK menegaskan dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan kami sudah siapkan terutama ditempat pelaksanaan yang sangat rawan pada saat pencabutan terjadi penumpukan masa. 


"Saran dari kami pada saat pembagian undangan kepada paslon, KPUD bisa menjelaskan dan membatasi kehadiran dukungan supaya tidak membawa masa dan telah di tentukan oleh PKPU yang di atur," Katanya.


Dijelaskan Kapolres, sebelum pelaksanaan nantinya akan dilakukan survei lokasi guna untuk menetapkan pola yang akan kita tentukan pada sistem pengamanan nantinya.


Kami juga akan melaksanakan atau menyampaikan kepada tim paslon supaya tidak membawa masa terlalu banyak agar tidak terjadi penumpukan masa pada saat kegiatan berlangsung. 


"Kami dari pihak Polres Meranti akan melaksanakan semaksimal mungkin agar dapat berjalan dengan lancar dalam pelaksanaan pencabutan Nomor Urut," jelasnya.


Ditempat yang sama Dr Misri Hasanto selaku Kadiskes Meranti juga menambahkan, penambahan pasien terjangkit Covid-19 untuk kedepannya belum bisa dipastikan dan ini tentunya akan mengganggu konsentrasi masyarakat menjadi tidak fokus dalam mengikuti perkembangan tahapan pilkada ini. 


"Mengingat wilayah Meranti sudah berubah status sudah menjadi zona Orange dan ditambah lagi pada tahap pilkada sering terjadi penumpukan masa, maka dari itu kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk masyarakat pendukung paslon untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," bebernya.  (DIL)

 


Revolusi.co.id,Dumai - Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai, Paisal - Amris terus mendapat dukungan.H.Alizar, ninik mamak masyarakat Tanah Datar Dumai dengan tegas mengatakan akan memberikan dukungan terhadap pasangan Paisal-Amris(PAS) pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota(Pilwako) Dumai Desember 2020 tahun ini.


"Untuk itu saya selaku ninik mamak tanah datar mengajak warga saya untuk memenangkan PAS," sebutnya Kamis(18/09).


H.Samsu Mawar, tokoh masyarakat tanah datar lainnya juga memberikan dukungan politik kepada pasangan Paisal Amris untuk berkompetisi pada Pilwako Dumai tahun ini.


"Ini saat nya orang minang ikut memimpin di Pemerintahan, Saya selaku orang tua di masyarakat Tanah Datar menghimbau agar warga saya yang mempunyai hak pilih bersatu memenangkan PAS," himbau nya.


Karsahputra, tokoh muda Tanah Datar dengan tegas mengatakan siap mengawal dan memenagkan PAS  pada Pilwako Dimai 2020.


"Saya akan bergerak door to door ke warga Tanah Datar untuk memenangkan Paisal Amris," tegasnya.(ads)

 



DUMAI- Paisal - Amris semakin laris. Kedua pasangan ini juga dilirik oleh Komunitas Emak-emak Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota.


Mereka pun bersepakat dan menyatakan deklarasi untuk memenangkan pasangan yang terkenal dengan jargon "PAS Untuk Semua" pada Pilkada Dumai 9 Desember 2020 mendatang.


Hal ini disampaikan Sofia, salah seorang anggota Komunitas Emak-emak kepada awak media saat Amris, balon Wakil Wali Kota Dumai melakukan sosialisasinya, pada Kamis,17 September 2020 sore kemarin di Jalan Bintan.


Sofia mengaku sudah lama mengenal sosok Amris yang berjiwa sosial. Menurutnya, Amris belum jadi pejabat saja sudah terkenal pedul dan membantu orang.


"Apalagi saat ini beliau berpasangan dengan Paisal yang berpengalaman dibidang pemerintahan, saya rasa ini pasangan yang PAS untuk dipilih,"tegas dia.


Senada disampaikan Iyet, "emak-emak" lainnya juga mengatakan kalau Paisal-Amris adalah sosok pemimpin masa depan yang layak untuk dimenangkan dan sangat tertarik dengan program yang ditawarkan Pasangan Jargon PAS ini.


"Salah satu program yang membuat saya tertarik adalah program Tahfiz Alquran bagi anak anak usia pendidikan,"sebutnya.


Sementara itu Amris meminta agar masyarakat tetap menjaga suasana kondusif menjelang pilkada serta jangan terpengaruh oleh pihak pihak yang coba coba melakukan politik uang.


"Kenali calonnya dan pilih dengan mengetahui apa program nya," tutup Amris.(k/Joan)

 



DUMAI - Salah satu yang menjadi program andalan pasangan balon Wali Kota Dumai dan Wakil Wali Kota Dumai, Paisal - Amris adalah mengentaskan kemiskinan.


Tujuannya untuk meningkatkan taraf perekonomian dan mensejahterakan masyarakat Dumai.


Pasangan yang terkenal dengan jargon "PAS Untuk Semua" akan memberdayakan masyarakat di tiap kelurahan melalui industri padat karya.


Paisal kepada awak media, Selasa (15/9/2020) di posko pemenangan PAS, Jalan Paus, Kelurahan Simoang Tetap Dahrul Ihsan (STDI) Kecamatan Dumai Barat mengharapkan dengan adanya program tersebut bisa meminimalisir angka pengangguran di Kota Dumai. 


"Kita akan melakukan semaksimal mungkin, sehingga jangan lagi ada putra-putri tempatan yang hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,"sebut ayah dari dua orang putra dan dua putri ini  menimpali.


"Sebab masalah pengangguran ini harus cepat diatasi karena berpotensi menimbulkan masalah sosial seperti kemiskinan dan kriminalitas,"ucap Paisal yang sudah mengantongi gelar Magister Administrasi Rumah Sakit usai menamatkan studinya dalam mengambil Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.


Menurut dia, sebenarnya di Dumai sudah memiliki aturan yang mengikat mengenai ketenagakerjaan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Dumai nomor 10 tahun 2014 yakni setiap perusahaan wajib mempekerjakan tenaga kerja lokal 70 persen berbanding 30 persen tenaga kerja luar.


"Hanya saja implementasinya hingga saat ini belum maksimal,"ucap pria kelahiran Bagansiapiapi, 12 Januari 1975 ini sedikit menyesalkan.


Untuk itu, industri padat karya yang dimaksud adalah dengan memberdayakan sektor dunia usaha mikro kecil menengah (UMKM).


Paisal-Amris akan memberikan bantuan modal kepada para pelaku UMKM yang bergerak di bidang usaha kerajinan dan konveksi yang nantinya akan dijalankan oleh para “emak-emak” di setiap kelurahan. 


Pemerintah akan memberikan bantuan modal secara penuh, mulai dari pengadaan peralatan, bahan baku dan bahkan sampai dengan pola pemasaran.


“Kegiatan industri padat karya ini diharapkan menjadi nilai tambah peningkatan ekonomi keluarga. Jadi para emak-emak akan menjadi lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada suami,”ucapnya lagi.


Kedepannya, untuk keberhasilan program tersebut, Lanjut Paisal, kegiatan tersebut akan dievaluasi dan dikontrol langsung oleh pihak kelurahan. 


"Anggaran yang diberikan diharapkan dikelola dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan, terlaksana secara tepat sasaran dan tepat guna,"tegas dia.


Disambungnya, Pemerintah Kota Dumai juga akan besinergi dengan perusahaan untuk sama-sama peduli terhadap peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. 


Bagi dia, program corporate social rensponsibility (CSR) setiap perusahaan tak hanya berfokus kepada UMKM saja  melainkan pada sektor pendidikan.


Khusus untuk sektor pendidikan, pemerintah akan membekali para pencaker lokal dengan ilmu dan skill melalui pelatihan workshop sesuai dengan permintaan perusahaan.


"Kita akan menempatkan pelatihan tersebut setiap kelurahan dan kecamatan, sehingga putra-putri kita juga mempunyai nilai jual dan berdaya saing tinggi,"kata Paisal lagi.


Bagi pria berlatar belakang seorang birokrat ini juga menekankan kepada perusahaan harus peduli dengan nasib anak tempatan.


"Jadi perusahaan akan kita rangkul dan kita tidak muluk-muluk, kita hanya menginginkan agar mari bersama-sama membangun Dumai menjadi lebih baik lagi,” harapnya.


Tak sampai di situ saja, ia juga akan memprioritaskan persoalan ketenagakerjaan lokal. Strategi jitu yang akan dilakukan pasangan ini, dengan tidak serta merta menerbitkan KTP Dumai bagi warga pendatang baru.


"Dengan demikian, kesempatan lebih terbuka lebar kepada putra-putri daerah untuk bekerja di perusahaan yang berdiri di kota kita (Dumai),"sebutnya sembari mengatakan jika cara ini salah satu upaya penguatan Perda 10/2014 tersebut.


"Kita akan memblok dalam artian bukan melarang mereka masuk ke Dumai hanya saja memblok KTP bagi warga pendatang, jadi kesempatan lebih terbuka lebar bagi anak daerah,"ujarnya meyakini.


Dirinya juga melirik ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Dumai. "Kita akan memperbanyak usaha yang bisa menyerap tenaga kerja di BUMD,"pungkas dia.(k/Joan)

 


Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Kepulauan Meranti melayangkan surat ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Mereka minta keadilan untuk Mujiman (57 tahun) warga Bumi Asri Kecamatan Merbau, terkait kasus kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).


Ketua HMI Kepulauan Meranti, Waluyo mengatakan, pada Senin (14/9/2020) ia bersama beberapa anggota lainnya ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan dengan maksud ingin menyampaikan sedikit orasi terkait kasus karhutla yang menimpa Mujiman. Namun dikarenakan Kantor Kejari tutup, gerakan mereka langsung dialihkan ke Kantor Pos untuk mengirimkan surat ke Kejagung.


"Sebelumnya, aksi nyata sudah kami lakukan beberapa waktu lalu dengan empat titik lokasi Kantor Bupati, DPRD, Mapolres, dan Kejaksaan Negeri untuk meminta keadilan ditegakkan, dan hari ini kami akan melayangkan surat ke Kejaksaan Agung," ujarnya.


HMI menilai, apa yang sudah divoniskan oleh Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis sudah layak atau seadil-adilnya.


Sementara isi surat yang dilayangkan ke Kejagung, ditulis kronologis pada hari Selasa 7 Januari 2020 pukul 10.00 Wib Mujiman memanen pohon sagu miliknya bersama dengan beberapa orang. Ketika sedang memanen, ia melihat ada sarang tawon atau lebah di ujung pohon yang baru ia tebang. kemudian ia tumpukkan daun-daun serta ranting kering dan membakarnya dengan maksud mengusir tawon tersebut.


Setelah tawon tersebut hilang, Mujiman segera memadamkan api dengan menggunakan kayu dan dibantu dengan beberapa orang temannya yang saat itu ikut memanen bersamanya, dan kegiatan memanen pun selesai pada tanggal 13 Januari 2020. 


Keesokan harinya, tepat pada tanggal 14 Januari 2020, Mujiman bersama beberapa pekerja lainnya berencana menual sagu ke sungai. Namun pagi hari sebelum ia turun ke sungai, ia sempat ke kebun untuk menebas rerumputan di lokasi lahan miliknya. Setelah itu ia kembali ke sungai untuk menual sagu, dan kemudian ia pun kembali ke kebun untuk mengambil peralatan dan langsung pulang ke rumahnya.


Sekira pukul 12:00 Wib, ada seseorang yang memberitahu bahwa kebakaran lahan di kebun milik Mujiman.


"Berdasarkan kronologi tersebut, HMI menuntut pertama, yang terhormat Jaksa Agung untuk mencopot Kejari dan Jaksa penuntut Umum (JPU) Kabupaten Kepulauan Meranti yang kami nilai tidak adil. Kedua, HMI mendukung keputusan Pengadilan Negeri Bengkalis atas vonis Mujiman dan meminta JPU Meranti tidak memaksakan kehendak menuntut rakyat miskin. Ketiga, HMI menolak banding JPU terhadap kakek Mujiman. Dan terakhir, Kajari dan JPU Kepulauan Meranti hanya mementingkan kepentingan pribadi sehingga masyarakat kelas bawah dijadikan tumbal," kata Waluyo. (DIL)



SIAK - Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya kembali memimpin Apel Operasi Yustisi Serentak dalam rangka Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan covid-19, di halaman Kantor Satpol PP, Selasa (15/9/20).


Apel gabungan operasi yustisi serentak pagi ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Siak Azmi, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman dan Forkopimda Kabupaten Siak serta personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan Diskes Kabupaten Siak.


Kapolres Siak dalam arahannya mengatakan bahwa Operasi Yustisi serentak ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan penting nya mematuhi protokol kesehatan agar semua terhindar dari Covid-19.


"Operasi yustisi serentak ini dilaksanakan untuk memutus rantai penyebaran Covid - 19 di wilayah kabupaten siak pada khusus nya, seluruh pelanggar protokol kesehatan terutama yang tidak menggunakan masker akan kita beri tindakan sangsi sosial dengan memakaikan rompi pelanggar protokol kesehatan yang sudah kita siapkan, lalu menyapu jalan serta membuat surat pernyataan akan tetap menerapkan protokol kesehatan disetiap kegiatan terutama penggunaan masker," ucap AKBP Doddy.


Kapolres Siak Juga menyampaikan kepada seluruh peserta apel gabungan agar dalam melaksakan tugas dilapangan tetap humanis dan jangan ada keragu raguan. (Ads).

 


MERANTI - Berdasarkan peraturan Gubernur Riau nomor 22 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, Pemkab Meranti melaksanakan sosialisasi sekaligus operasi gabungan yang terdiri dari Satpol PP Meranti, Polres Kepulauan Meranti, TNI, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan langsung terjun ke lapangan. 



Terlihat giat sosialisasi, Penerangan Keliling (Penling) dan pemberian sanksi sosial kepada masyarakat yang tidak memakai masker kali ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Meranti, Kompol Joni Wardi SH serta TNI dan pihak Pemkab lainnya yang dilaksanakan di Jl. Diponegoro dan Jl. Merdeka Kelurahan Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti. Senin pagi (14/09/2020)


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK mengatakan, operasi gabungan ini akan terus kami lakukan sebagai upaya menumbuh kesadaran masyarakat Meranti untuk mematuhui protokol kesehatan khususnya selalu menggunakan masker saat keluar rumah maupun aktifitas lainnya.


"Hal ini penting kita lakukan mengingat kondisi penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti sampai hari ini terus bertambah, sehingga kita perlu lebih tegas dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat demi kepentingan kesehatan bersama guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti secara efisien," jelas Kapolres.


Ia juga menambahkan, dalam operasi tadi kita memberikan sanksi sosial kepada para pelanggar yang tidak memakai masker serta teguran tertulis bagi masyarakat terjaring operasi yakni sebanyak 50 orang. Dimana sanksi sosialnya hari ini kita lakukan berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyebutkan Pancasila kepada mereka yang kedapatan tidak menggunakan masker tadi.


"Kedepannya kami akan melakukan sanksi sosial lainnya terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berada diluar rumah," ujar Eko Wimpiyanto.


Oleh sebab itu saya berharap kepada seluruh masyarakat Meranti untuk dapat mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam segala aktifitas ditengah Pandemi saat ini.   (DIL)

 


DUMAI - Kondisi bangsa dan negara di masa depan akan sangat tergantung pada kondisi generasi muda saat ini. Para pemuda yang menjadi kaum milenial dewasa ini merupakan harapan masa depan bagi bangsa dan negara, baik atau tidak kehidupan bangsa dan negara kedepannya berada pada pundak generasi muda saat ini. Karena itu pemuda harus mendapatkan perhatian besar dari pemimpin bangsa ini.


Hal ini tak luput dari perhatian Edi Sepen bakal calon Walikota Dumai Periode 2021-2026 untuk menyapa dan berdiskusi dengan para pemuda. Edi sadar bahwa pemuda adalah aset bangsa yang perlu dirangkul dan diarahkan. 


Dimulai dari menggelar pertemuan dengan pemuda Kelurahan Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai beberapa waktu lalu.


Dalam pertemuan itu sembari menguatkan silaturahmi, Edi sekaligus menyampaikan visi dan misi pasangan EZA salah satunya untuk pemuda yang merupakan generasi masa depan dan memimpin kota Dumai.


"Generasi muda perlu mendapat kan perhatian khusus dari pemerintah, baik dari kegiatan maupun masa depan mereka," demikian ujar Edi Sepen


Menurut Edi, diera zaman yang semakin canggih dengan teknologi saat ini, peran pemuda yang kreatif sangat dibutuhkan agar mampu bersaing dengan negara luar.

" mereka adalah tanggung jawab kita bersama, karena ditangan merekalah arah bangsa ini kedepannya. Baik mereka maka baiklah bangsa ini begitu juga sebaliknya terlebih dengan zaman teknologi yang senakin canggih saat ini," ujar Edi


Para pemuda Kayu Kapur yang hadir menyatakan akan mendukung dan memenangkan EZA dalam pilkada Dumai mendatang.***

 


DUMAI - Koalisi Dumai Maju yang diisi oleh Partai Keadilan Sejahtera yang dipimpin oleh H. Edi Sepen dan Partai Amanat Nasional Hasrizal SH  meresmikan posko pemenangan Calon Walikota - Wakil Walikota H. Edi Sepen - H. Zainal Abidin periode 2021-2026 yang terletak dijalan Cempedak Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota pada senin sore 14/09/2020.


Pemotongan pita dilakukan sebagai simbolis peresmian posko serta pemotongan tumpeng yang disaksikan puluhan pendukung. Posko ini nantinya akan menjadi episentrum pergerakan tim baik koalisi maupun relawan se Kota Dumai yang menyangkut dengan pemenangan EZA seperti dikutip dari sambutan Edi Sepen.


" Disini kita akan merumuskan trik-trik pergerakan kemenangan EZA dan yang nantinya akan diturunkan keposko-posko di Kecamatan maupun Kelurahan, dengan adanya posko ini kita berharap segala keraj kita akan lebih terarah demi kemenangan EZA" terang Edi



Edi meminta para kader dan simpatisan untuk dapat memanfaatkan posko ini agar dapat bekerja lebih maksimal.


" Sudah tentu dengan adanya posko ini kerja kita akan lebih mudah dan dapat di lakukan dengan maksimal karena garis kordinasinya jelas, untuk itu mari manfaatkan posko ini agar segala bentuk strategi dapat berjalan lancar meraih kemenangan," tambah Edi


Senada juga disampaiakan H. Zainal Abidin SH selaku Bakal Calon Wakil Walikota Dumai periode 2021-2026 ketika ditanyai oleh awak media.


" Seperti yang dikatakan bapak Edi tadi, kita berharap kedepan para relawan, simpatisan khususnya kader partai dapat saling berkordinasi dan menitik kumpulkan di posko ini, kita mau menang," kata mantan Anggota DPRD 2 periode ini.



Hadir dalam acara ini anggota DPRD Fraksi PKS serta Fraksi PAN yang memang diketahui belakangan intens bekerjasama meraih dukungan di dapilnya masing-masing serta para simpatisan dan kader kedua Partai besar ini dari seluruh Kecamatan yang ada. Acara ini dibuka dengan pertunjukan barong sai serta iringan kompang yang membuat semakin semaraknya lokasi acara walau tidak menghadirkan banyak massa sesuai anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan.


Seperti yang diketahui, bahwa Pemilihan Kepala Daerah secara serentak akan di laksanakan pada 9 Desember mendatang. (Rif)


 


MERANTI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti akan menggelar lomba karya tulis jurnalistik, foto dan video. Kegiatan ini dilaksanakan momentum pelantikan pengurus PWI Kepulauan Meranti periode 2020-2023.


Lomba karya jurnalistik dengan tema 'PWI Meranti Peduli Pembangunan Negeri' itu dilaksanakan dengan waktu pengumpulan karya tulis mulai 14 September sampai dengan 31 Oktober 2020 dan pengumuman pemenang lomba pada 3 November 2020.


Ketua panitia pelantikan, Angrea Eko mengungkapkan bahwa setiap peserta diminta membuat karya jurnalistik berupa tulisan feature, foto dan video yang akan dilombakan. Khusus tulisan wajib diterbitkan di media masing-masing wartawan terbit pada 15 September 2020 atau sejak pengumuman lomba diterbitkan.


"Peserta kegiatan, khusus lomba karya tulis jurnalistik, lomba diikuti oleh seluruh wartawan yang melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara lomba foto dan video untuk umum di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti," ujar Eko


Eko juga mengatakan, selain syarat dan ketentuan bagi peserta terbuka bagi seluruh wartawan media cetak dan online yang bertugas di Kepulauan Meranti, tulisan juga berbentuk feature yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.


"Yang jelas temanya kita fokuskan pada pembangunan infrastruktur dan jembatan. Untuk saat ini kita maksimalkan persiapan jelang pelantikan dan Insyaallah sudah hampir rampung. mudah-mudahan berjalan lancar hingga ke hari H nantinya," harapnya.


Sementara itu, Ketua PWI Kepulauan Meranti, Syamsidir SPd, menambahkan bahwa pihaknya memandang kegiatan ini perlu dilaksanakan untuk menajamkan kembali kemampuan menulis para anggota PWI Kepulauan Meranti maupun wartawan lainnya. 


"Lomba ini juga diharapkan mampu menjadi bahan masukan bagi Pemkab Meranti untuk mengevaluasi diri sekaligus wadah informasi masyarakat terhadap informasi pembangunan yang telah dilakukan," harapnya.


Untuk diketahui, adapun sejumlah hadiah yang disiapkan untuk para pemenang lomba, untuk karya tulis, juara I Rp7.000.000 + tropi dan piagam, juara II Rp5.000.000 + tropi dan piagam, dan juara III Rp3.000.000 + tropi dan piagam. 


Selanjutnya, untuk pemenang lomba video, juara I Rp5.000.000 + tropi dan piagam, juara II Rp3.000.000 + tropi dan piagam, dan juara III Rp2.000.000 + tropi dan piagam. Kemudian, untuk pemenang foto, juara I Rp4.000.000 + tropi dan piagam, juara II Rp2.000.000 + tropi dan piagam, dan juara III Rp1.500.000 + tropi dan piagam.     (***)

 


MERANTI - Seiring ditemukannya Cluster baru dari hasil Tarcking terhadap pegawai RTH yang terkonfirmasi positif, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan penutupan sementara Ruang Terbuka Hijau (RTH) LAM Meranti. Minggu pagi (13/9/2020) 


Tim Gugus Tugas yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Dr. H. Kamsor MM, langsung turun kelapangan untuk memantau kondisi terkini masyarakat dalam mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.


Agar RTH LAM kembali steril dan dapat dibuka kembali, Tim Gugus Tugas nantinya akan melakukan penyemprotan Disinfektan keseluruh komplek.


"Ini kita lakukan untuk melindungi dan memastikan RTH kembali steril dan akan kembali dibuka untuk umum jika dinilai sudah aman," jelas Sekda Kamsol.



Saat ini dengan penambahan Pasien Covid-19 di Kepulauan Meranti, Pemerintah Kabupaten melalui Tim Gugus Tugas akan terus bergerak cepat melakukan Tracking terhadap warga masyarakat yang sempat berinteraksi dengan Pasien Positif sehingga bagi yang terkonfirmasi tidak sempat menularkan virus keorang lain.


Selain itu untuk menghindari terjadinya Cluster Kantor, Sekretaris Daerah melalui BKD Meranti nantinya akan mengeluarkan Surat Edaran yang mewajibkan kepada seluruh Pegawai dan Honorer dilingkungan Pemkab Meranti untuk mematuhi Protokol Kesehatan khususnya penggunaan masker. Dalam Surat Edaran itu disebutkan jika kedapatan ASN atau Honorer tidak menggunakan maka diminta kepada Pimpinan OPD yang bersangkutan untuk memberikan sanksi. 


"Hal ini kita lakukan agar ASN menjadi orang pertama untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 khususnya menggunakan masker," harap Sekda


Dan terakhir Sekda mengingatkan kepada masyarakat yang merasa dirinya pernah melakukan kontak dengan Pasien Covid-19 dan merasa tidak enak badan diminta untuk melapor dan memeriksakan diri ke Puskesmas dan Rumah Sakit agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat terputus.   (DIL)

 


DUMAI - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Dumai berkolaborasi dalam program peduli covid-19 dalam upaya memutus mata rantai penyebarannya dengan menyemprotkan disinfektan ketempat-tempat umum seperti rumah ibadah dan lainnya di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur pada minggu 13/09/2020.


kegiatan ini dinilai sangat penting, dima belakangan diketahui bahwa penyebaran wabah corona telah mencapai ambang batas dan sangat mengharuskan kewaspadaan extra dari Masyarakat. Adapun kegiatan ini diwakili oleh Rudi Hartono selaku ketua fraksi PKS dan H. Rizal Nurdin selaku anggota fraksi PAN DPRD Kota Dumai.


" Ini penting bagi kita, dimana Partai PAN juga sebagai partai yang sangat peduli kepada Rakyat. Untuk itu penyemprotan ini juga bagian dari program kemanusiaan partai kita," ujar H. Rizal Nurdin pada sorotlensa.com


" Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh Masyarajat yang hadir, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama," tambahnya



Disisi lain, Rudi Hartono selaku ketua Fraksi PKS juga mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penularan covid-19.


" Kita harus bersama-sama denga pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 ini, kebetulan kita dengan PAN berkoalisi dan mempunyai misi yang sama dalam memurua mata rantai penyebaran corona virus ini," kata Rudi.


Selain dua Legislator tersebut, kegaiatan ini juga dihadiri oleh pasangan calon yang diusung oleh kedua Partai besar ini, yaitu EZA (Edi Sepen - H. Zainal Abidin) yang mendapat sambutan antusias dari warga.



Edi Sepen sendiri sangat meng apresiasi kegiatan ini, dan berharap kedepan juga dilakukan di Kelurahan lainnya di Kota Dumai.


" Kegiatan seperti ini sangat perlu disaat wabah ini sedang marak di Kota kita ini, saya sangat apresiasi kepada warga yang turut serta dalam kegiatan ini. Semoga Kelurahan lainnya juga dapat melaksakan hal ini," tururnya


 


DUMAI –Pasca lonjakan draktis Covid19 di Dumai, masyatakat kembali meminta Pemerintah Kota Dumai, mengeluarkan edaran tempat hiburan malam, karaoke Dream Box,Tarzan dan beberapa pub serta Gelper lainnya untuk kembali tutup sementara.


Dalam hal Wali Kota Dumai diminta untuk mempertimbangkan kembali keputusan bersama beberapa minggu lalu dalam rapat koordinasi dengan unsur pimpinan daerah serta instansi terkait dalam hal kembalinya dibuka pusat Karaoke keluarga ini.


Seharusnya dalam rangka tindak lanjut telah ditetapkan status siaga darurat bencana akibat Corona Virus di Kota Dumai kian meresahkan, sehingga dianggap perlu mempertimbangkan dampak resiko nyata di lapangan.


” penularan COVID-19 di Dumai kian tidak terkendali, korban kian berjatuhan, entah kapan giliran kita, diharap PEMKO Dumai bisa mengambil langkah serius dalam hal ini, dan pemilik Hiburan malam harus memaklumi untuk menjaga kepentingan yang lebih besar serta keselamatan keluarga khususnya masyarakat Kota Dumai umumnya,” ujar Salah satu Masyarakat.


Apalagi saat ini dikota Dumai sudah ada yang positif terkonfirmasi Covid -19 yang meninggal dunia.
Khususnya seperti karaoke keluarga dan Gelper yang dengan leluasa masih bebas beroperasi.
Tempat hiburan merupakan salah satu tempat yang banyak di kunjungi oleh masyarakat bahkan ada yang tidak mengikuti protokol kesehatan.


Melalui niat ini, lanjutnya, semoga niat baik serta kerjasama dan dukungan dari semua pihak dengan tujuan yang sama, ya itu memutuskan mata rantai penyebaran penyakit COVID-19 yang kian meningkat.


Dan satu lagi,untuk pendidikan saat ini anak didik di liburkan,sementara pusat perbelanjaan,hiburan keluarga,hiburan malam dan gelanggang permainan tetap mendapat izin untuk tetap buka,bagaimana akan teratasi kasus Covid -19 jika hiburan dan gelanggang permainan masih berjalan,ujar salah satu tokoh maayarakat kota Dumai Harianto 74 tahun menuturkan.


Dimana kebijakan,Perhatian dan peduli pemerintah kota akan nasib anak negeri khususnya masyarakat Dumai.
Apakah harus menunggu barisan daftar nama yang harus terpapar lagi.saya hampir setiap hari melihat gelanggang permainan seperti Tarzan Game yang begitu sangat banyak peminatnya,apakah hal ini sipengunjung bisa di atur jaga jaraknya”jawabannya tidak” ujar Harianto


 


DUMAI - 19 (sembilan belas) orang anak petani kelapa sawit Dumai lulus seleksi besiswa program D III  dari Kementerian Keuangan melalui BPDP Kelapa Sawit.


Program beasiswa yang dilaksanakan oleh BPDP ( Badan Pengelola Dana Perkebunan ) Kelapa Sawit ini sudah berjalan tahun ke 5. Setiap tahunnya anak anak petani sawit Dumai lulus 6 sampai 9 orang , namun tahun ini jumlah cukup banyak 19 orang dan merupakan kelulusan terbanyak dinkabupaten / kota provinsi Riau.


"Harapan Apkasindo Dumai agar nantinya anaka anak lulusan program beasiswa ini mampu memberikan manfaat bagi perkebunan kelapa sawit di Riau khususnya Dumai sehingga kesejahteraan petani kelapa sawit bisa tercapai " ungkap Abdul Kosim Ketua DPD Apkasindo Dumai.



Sebagaimana diketahui program ini adalah Full beasiswa mulai dari biaya keberangkatan , biaya kuliah , penginapan , makan dan uang saku akan ditanggung oleh pemerintah.

Farwizal selaku Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan menyampaikan "Ini adalah putra putri petani sawit yang terbaik karena sudah melalui proses seleksi oleh kelembagaan khusus yang ditunjuk oleh pihak BPDP,"


"Anak anak akan diterima dibeberapa kampus diantaranya politeknik CWE Bekasi 7 orang , politeknik Kampar 6 orang , LPP Yogyakarta 3 orang , STIPAP Medan 1 orang , Teknologi Sains Bandung 1 orang , AKPY Yogyakarta 1 orang," terangnya lebih lanjut sembari menutup.***

 


DUMAI - Konsolidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Dumai bersama Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2021-2026 Hendri Sandra-Rizal Akbar di Kantor DPC Gerindra Dumai Jalan Nangka Kota Dumai.


Konsolidasi dihadiri Ketua DPC Gerindra Dumai, Idrus bersama Sekretaris Deni Kurniawan, Bendahara Nita Ariani, Fraksi Gerindra DPRD Dumai, serta seluruh jajaran pengurus dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra se-Kota Dumai.


Hasil dari konsolidasi DPC Partai Gerindra Kota Dumai dengan Balon Walikota dan Wakil Walikota Dumai, melahirkan kader baru yaitu Muhammad Rizal Akbar secara resmi bergabung dengan partai Gerindra Kota Dumai dalam Pilkada Dumai 2020.


Pembuka konsolidasi, Sabtu (12/9/20), Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai Idrus menegaskan ini dalam rangka mendekatkan Balon Walikota dan Wakil Walikota Dumai Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar kepada keluarga besar DPC Partai Gerindra Kota Dumai.


Kemudian untuk memperjelas status balon Wakil Walikota Dumai Muhammad Rizal Akbar di Partai Gerindra sendiri. Sebab, kata dia, semua ini karena seluruh pengurus ingin mengetahui mengenai posisi balon Wawako Dumai yang diusung Partai Gerindra.


"Intinya Pengurus DPC Gerindra mempertanyakan kepada Muhammad Rizal Akbar mengenai posisinya dimana, karena sempat menjadi isu miring. Maka dari itu perlu adanya penegasan langsung dari Muhammad Rizal Akbar kepada pengurus," ucap Idrus.


Spontas penegasan yang disampaikan Ketua DPC Gerindra Dumai, langsung disambut oleh Balon Wawako Dumai Muhammad Rizal Akbar. Dalam pernyataanya, Rizal Akbar dengan kerendahan hatinya ingin mengabdikan dirinya sebagai kader dan petugas Partai Gerindra.


"Saya sudah 10 tahun tidak berpolitik. Kalau sebelumnya semua pada tau kalau saya bergabung dengan PKB. Tapi hari ini saya ingin menyampaikan apakah saya diterima sebagai kader Partai Gerindra," kata Rizal Akbar kepada seluruh pengurus DPC Gerindra Dumai.


Rizal Akbar juga dengan tegas, bahwa misi tahun ini adalah bagaimana bisa menang di Pilkada Dumai. Ketika menang, secara otomotis dirinya akan bekerja sebagai petugas partai untuk melayani masyarakat dengan tujuan menjadikan Kota Dumai lebih baik lagi.


"Mari bersama-sama kita berjuang untuk menang. Kalau menang baru kita berjuang bersama untuk menjadikan Partai Gerindra memiliki kursi legislatif terbanyak dan menambah kursi di DPRD Riau," ucap Rizal Akbar disambut tepuk tangan pengurus Partai Gerindra.


Dengan penegasan Muhammad Rizal Akbar menjadi kader Partai Gerindra, ketua DPC Gerindra Dumai Idrus menjelaskan terjawab sudah apa yang menjadi isu miring tersebut. Bahwa Rizal Akbar sekarang sudah menjadi keluarga bagi Partai Gerindra.


"Sudah jelas apa yang disampaikan Muhammad Rizal Akbar. Dia sekarang menjadi keluarga kita dan wajib untuk kita menangkan dalam Pilkada Dumai. Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar mari kita bersama-sama menangkan," kata Idrus bersemangat.


Tidak ketinggalan balon Walikota Dumai, Hendri Sandra yang hadir dalam konsolidasi mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai Idrus dan Kader baru Partai Gerindra Muhammad Rizal Akbar.


"Ini adalah proses politik yang disepakati antara Partai PDI Perjuangan dan Gerindra. Inilah wujud komitmen politik dari Jakarta yang melahirkan pasangan Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar. Saya mengenal Rizal Akbar ini sebagai orang ulet dan loyal," paparnya.


Hendri juga menjelaskan bahwa PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra adalah partai pemenang dan sudah sepatutnya menjadi kemenangan untuk pasangan Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar di Pilkada Kota Dumai pada 9 Desember 2020 mendatang.


"Ini partai besar dan cukup mumpuni untuk meraih kemenangan di Pilkada Kota Dumai. Saya berharap kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Gerindra untuk tetap solid menangkan pasangan HANDAL (Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar)," pungkasnya.


Pada konsolidasi ini, rupanya Muhammad Rizal Akbar tengah ulang tahun ke 46. Momen indah itu dibarengi dengan bergabungnya Muhammad Rizal Akbar sebagai Kader Partai besutan Prabowo Subianto tersebut.


Kemudian balon kepala daerah Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar menandatangani nota kesepahaman atau komitmen kedepan bersama Partai Gerindra dalam mengarungi pesta demokrasi rakyat yaitu Pilkada Serentak Kota Dumai 2020.



SIAK – Renovasi Gedung SD Negeri 08 Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, diduga dengan sengaja menggunakan material berbahan kayu bekas dari bongkaran SD yang akan di bangun.


Padahal, tak tanggung-tanggung, anggaran yang disediakan senilai Rp 770 Juta Rupiah yang bersumber dari dana anggaran APBD-Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2020.


Bukan hanya itu saja, terlihat di lapangan ada sejumlah cor balok yang kurang semen sehingga kekuatan di perkirakan tidak akan lama.


Penggunaan kayu bekas itu di akui oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negri 08 Mekapan, Syamsir, S.Pd. Menurut ia, kayu bekas tersebut masih bagus dan masih bisa digunakan walaupun tanpa ada uji ketahanan kayu terlebih dahulu. Dalilnya lagi, penggunaan kayu bekas tersebut bukan merupakan keputusan atau kebijakan kepala sekolah, melainkan disuruh oleh konsultan.


“Kayu ini kan masih bagus pak dan masih bisa saya gunakan, dan itupun bukan kebijakan kami melainkan konsultan yang menyuruhnya,” terang Syamsir, Kamis (10/9/2020).


Selain kayu bekas yang digunakan, awak media juga melihat konsen yang sudah tidak layak dipakai lalu bertanya ke kepala sekolah, ia juga menjawab, “itu pun arahan dari konsultan pak selagi bisa dipakai manfaatkan aja,” ucapnya.



Lalu awak media menanyakan siapa pak teknisi pekerja atau konsultannya biar saya mengkonfirmasikan mengenai bangunan ini, namun beliau enggan untuk mencatut namanya. Justru Syamsir hanya mengarahkan untuk melihat nama-nama panitia pelaksana di Plang Nama.


Saat awak media mau mengkonfirmasi kepada Pj Teknis, Syamsir juga menyebutkan gak usah lah pak biar saya aja nantik yang menanyakan. Jadi terlihat jelas, kita menduga kalau pembangunan rehap SD Negri 08 ini terkesan ada yang ditutup-tutupi. Seperti ada “udang dibalik bakwan”.


Bahkan saat awak media menanyakan RAB nya pun tidak bisa diterangkan oleh kepala sekolah. “Tidak ada pak, dan itupun sering berubah rubah gak bisa jadi patokan,” sebutnya.


Dengan anggaran yang cukup besar dengan nilai bejat yang dikucurkan untuk pembangunan atau rehap (7) lokal SD Negri 08 Mekapan, awak media juga mengkonfirnasi kepada Penghulu Kampung Mengkapan, Muhir.


Muhir menyampaikan bahwa ia sudah ketemu kepala sekolahnya mengenai kayu yang di pasang itu, beliau menjawab selagi bisa di pakai kita manfaatkan saja.


Lalu awak media juga menghubungi Korwilcam Kecamatan Sungai Apit, melalui WhatsApp iya menjawab, mohon maaf,,pak, masalah ini kita perlu dudukkan bersama nantilah kita jelaskan bersama dengan Kepsek dan tim teknis atau konsultan dari kementerian pak, saya hari ini sedang rapat di kantor Dinas Pendidikan pak, singkatnya.


lalu awak media mengkonfirmasi ke kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak terkait rehap SD Negeri 08 Kampung Mengkapan, namun belum bisa terhubung.


Kami dari Ikatan Wartawan Sungai Apit, Pusako dan Sabak Auh (IWSPS) meminta intansi Kepolisian, Kejari Siak atau intansi terkait untuk turun kelapangan memastikan pelaksanaan rehab SD tersebut yang anggarannya juga tidak main-main. ***(Red)

 


DUMAI - Patroli gabungan terus dilakukan mengingat kasus terkonfirmasi positif terus meningkat secara signifikan di Kota Dumai.


Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP serta pihak terkait lainnya terus menyisir setiap sudut Kota Pelabuhan ini hampir setiap hari dari pagi hingga malam.

dr. Saiful (jubir tim gugus tugas Kota Dumai) foto/riaulink


Beragam sangsi diberikan bagi pelanggar yang tidak menerapkan Protokok Kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara berkala mulai dari Push Up, hingga denda ratusan ribu rupiah.


" Kita melakukan ini untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat agar selalu waspada dengan menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada, terlebih kota kita sudah masuk zona merah yang disebabkan penambahan kasus dengan angka yang kumayan besar, dan terus meningkat" Terang dr. Saiful pada sorotlensa.com selasa 08/09/2020 via seluler


" Kita tidak bisa juga melarang aktifitas masyarakat, demi keberlangsungan ekonomi, tapi kita juga harus tetap nenerapkan protokol kesehatan agar terbebas dari paparan virus ini," ucap mantan Direktur RSUD Dumai ini.


Berbagai sangsi akan di berikan bagi pelanggar protokol kesehatan, mulai dari sangsi teguran, sangsi sosial serta sangsi denda 


" Melalui Peraturan Walikota yang telah dikeluarkan beberapa hari lalu, maka kita akan menerapkan sangsi, saat ini kita hanya memberikan teguran, sangsi sosial dan minggu depan rencananya kita akan berikan sangsi denda kepada para pelanggar protokol kesehatan," tambah Saiful

Diberdayakan oleh Blogger.