Pengurus DPD IMO-Indonesia dengan salah seorang pengelola Sungai Hijau, yang terletak di Kecamatan Salo Kabupaten Kampar

KAMPAR - Sempena HUT I DPD IMO Indonesia Kota Dumai, dengan tema "Mengangkat Potensi Budaya dan Pariwisata di Provinsi Riau", pengurus mencoba untuk mengeksplore objek wisata Sungai Hijau Kampar untuk diketahui oleh calon wisatawan lainnya.


Objek wisata yang berada di Salo Kecamatan Kampar ini dialiri air yang jernih, dilengkapi beberapa pondok untuk berteduh, objek wisata Sungai Hijau 4 Kampar ini pantas anda kunjungi saat liburan.


Terdapat 4 tingkat anak sungai yang bisa memanjakan anak anda dengan ketinggian tidak lebih dari sepinggang pria dewasa.


Tentunya orang tua juga harus memantau aktifitas anak ketika berada di dalam anak sungai yang berwarna kehijauan ini.


Berada jauh dari perkotaan, membuat kondisi objek wisata ini sejuk, selain itu, fasilitas toilet dan mushola juga disediakan oleh pengelola. 


Untuk diketahui, anda hanya perlu merogoh saku anda senilai 5 Ribu per orang ketika memasuki objek wisata ini, untuk biaya parkir mobil dikenakan sebesar 5 ribu.


Namun, beberapa kekurangan yang seharusnya menjadi perhatian bagi pengelola adalah akses jalan.


Pantauan pengurus DPD IMO Indonesia Kota Dumai ketika berkunjung, akses jalan masuk ke objek wisata tersebut masih kurang layak untuk dilalui beberapa mobil, terlebih untuk mobil yang rendah/ceper.

Ketua DPD IMO-Indonesia Kota Dumai Faisal Arif bersama pengurus, berbincang dengan salah satu pengelola Sungai Hijau


Ketua DPD IMO Indonesia Kota Dumai, Faisal Arif merasa objek wisata tersebut sangat layak dikunjungi ketika liburan, namun masalah akses jalan adalah hal penting yang harus diperhatikan, baik bagi pengelola maupun pemerintah.


"Objeknya bagus, sejuk, airnya mengalir dan bersih, jika dikelola dengan baik, tentunya ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan dan mengangkat nama Kabupaten Kampar," ujar Arif.


"Tapi ya itu, selalu saja masalah akses jalan yang menjadi keluhan wisatawan, pihak pengelola seharusnya juga memprioritaskan hal tersebut," sambungnya.


Dijelaskan Arif, pemerintah tentunya harus punya solusi, karena ini juga membantu masyarakat tempatan dalam hal ekonomi, dan pemerintah Kampar juga dapat nama baik.


"Jangan hanya karena ini tidak ada hubungannya dengan PAD, lantas pemerintah tutup mata seolah akses jalan bukanlah persoalan besar," jelasnya.

Akses menuju objek wisata Sungai Hijau 


Sangat disayangkan, lanjut Arif, jika objek sebagus ini tidak bisa dimanfaatkan oleh pemerintah. "Setidaknya, wisatawan merasa puas dengan bagusnya akses jalan di Kabupaten Kampar, dan itu poinnya," pungkasnya.


Sementara itu, salah seorang pengelola Sungai Hijau 4 mengatakan rencananya yang akan membangun akses jalan masuk tersebut, hanya saja tentunya butuh dukungsn dari pengelola lainnya, yaitu Sungai Hijau 1, 2 daj 3.


"Rencananya (pembangunan jalan) tentu ada, tapi kita juga menunggu respon dari rekan-rekan pengelola lainnya," ujar pengelola yang tak ingin namanya dipublish.


Dikatakannya, objek wisata ini pada hari libur tahun baru atau hari besar lainnya selalu dipadati wisatawan dari berbagai provinsi, terbanyak dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara.(tim)

 


MERANTI - Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Kepulauan Meranti berhasil amankan 6 orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Kepulauan Meranti. Rabu (26/11/2020).


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK mengatakan, keenam pelaku tersebut ditangkap di tiga lokasi berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Hr (42) di Jalan Kartini Gang Imamah, Kelurahan Selatpanjang Timur, sekitar pukul 00.30 Wib. 


"Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap Hr, didapati Barang Bukti (BB) dua paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu terbungkus plastik klep bening seberat 0,36 gram," ujar Eko


Kemudian, polisi kembali melakukan pengerjaran terhadap 5 orang lainnya. Dan berhasil mengamankan 2 orang yang berinisial Rs (54) dan Jn (38) dari pengakuan Hr sebelumnya. 


"Kedua pelaku ini ditangkap di sebuah rumah di Jalan Nusa Indah Ujung, Kelurahan Selatpanjang Selatan," ujarnya lagi


Dari BB Rs dan Jn, polisi mengamankan 1 paket sedang dan 3 paket kecil diduga narkotika jenis sabu seberat 1,02 gram, plastik klep warna bening, kotak tempat penyimpanan sabu, sendok takar, korek api, sumbu kompor, alat hisap (bong), timbangan digital, hingga uang tunai Rp 2,2 juta diduga uang hasil penjualan sabu.


"Pelaku mengakui bahwa BB yang diduga narkotika jenis sabu tersebut, berasal dari Parok (Inisial untuk 3 orang lainnya) dan termasuk dalam Daftar Pencaharian Orang (DPO) pada kasus narkoba sebelumnya untuk dijualkan," beber Eko.


Dari pengakuan terduga pelaku Rs dan Jn pula, sekitar pukul 14:30 WIB. Polisi kembali melakukan pengungkapan kasus narkoba di Jalan Kauman, Kelurahan Selatpanjang Timur.


Lagi-lagi, usaha tidak akan mengkhianati hasil. Tiga orang terduga pelaku berhasil ditangkap yang masing-masing berinisial Dy (44), Ds(49) dan Ag (34). Dengan BB sebanyak 24 paket diduga narkotika jenis sabu seberat 3,66 gram, timbangan digital, alat hisap (bong), korek api, sumbu kompor, dan plastik klep.


"Dari keterangan Dy, ia mengakui bahwa BB tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial V (DPO) untuk diedar atau dijualkan. Tim sempat melakukan pengejaran terhadap saudara V di rumahnya yang terletak di Jalan Rintis Gang Akasia Selatpanjang Timur. Namun yang bersangkutan telah melarikan diri, hal ini diduga kuat karena V sudah mengetahui adanya penangkapan pelaku sebelumnya," jelas Eko.


Setelah barang bukti dikumpulkan, para terduga pelaku diamankan di Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.    (DIL)

 


MERANTI - Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr Kamsol MM, membuka sekaligus mengikuti kegiatan Konsultasi Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Aula Biru Kantor Bupati Meranti. Senin (23/11/2020).


Rencana pembangunan jangka menengah 2021-2026, untuk menghimpun semua isu strategis dari para pemangku kepentingan dalam penyusunan RPJMD Meranti kedepannya.


Kepala Bappeda Kepulauan Meranti, Riski Hidayat mengatakan kegiatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) adalah untuk menganalisis secara sistematis, menyeluruh dan partisipastif yang bertujuan menjamin bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam proses pembangunan daerah dan penyusunan kebijakan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2021-2026.


Kemudian Sekda Meranti, Dr Kamsol MM melakukan konsultasi dengan semua pemangku kepentingan untuk penajaman serta penyamaan persepsi dalam menghasilkan rumusan isu strategis di Kepulauan Meranti sehingga rencana pembangunan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tidak meninggalkan aspek lingkungan hidup.


"Nantinya, didalam KLHS terdapat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Indikator Pembangunan Meranti dalam 5 Tahun kedepan yang lebih fokus pada kepentingan masyarakat," ujar Kamsol. 


Diakui Kamsol, pelaksanaan RPJMD Meranti sebelumnya telah berhasil menekan angka kemiskinan Meranti, dari 43 persen saat Meranti terbentuk menjadi 27 persen saat ini. Keberhasil itu ditunjang oleh program pembangunan Meranti yang tepat sasaran dan menyentuh pada kepentingan masyatakat dimana program pembangunan Meranti difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan dan aksesbilitas.


"Pemkab Meranti sangat menyadari angka kemiskinan sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kesehatan dan aksesbilitas pada  setiap kondisi daerah. Artinya dengan baiknya ketiga faktor ini, maka akan mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya


Dan melalui KLHS saat ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi pembangunan yang jitu agar Pemerintah Daerah yang didukung oleh instansi terkait dan masyarakat berhasil mewujudkan cita-cita pembangunan yang diinginkan bersama.


Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Meranti juga menghimpun masukan dari akademis khususnya dari Pusat Kajian Lingkungan Hidup Universitas Riau Yang dipaparkan oleh Dr Suwondo.


Dalam pemaparannya, Dr Suwondo sangat mengapresiasi keberhasilan Pemkab Meranti dalam menjalankan program pembangunannya yang dinilai Pro Rakyat. Hal itu dibuktikan bahwa Pemkab Meranti mampu menekan angka kemiskinan yang sebelumnya sangat tinggi melalui pelaksanaan program pembangunan yang strategis dan tepat sasaran dengan terlalu berhantung dengan DBH Migas.


"Kita melihat angka kemiskinan Meranti masih cukup tinggi tapi pertumbuhan ekonomi sangat positif berbeda dari daerah lainnya seperti Bengkalis dan Siak yang kaya namun memiliki ketergantungan yang besar terhadap DBH Migas. Artinya konsep pembangunan yang dijalankan oleh Pemkab Meranti dinilai sudah menyentuh kepentingan masyarakat yang secara otomatis ikut mendorong pertumbuhan ekonominya," ujar Suwondo. 


Selain menilai program pembangunan Meranti yang dijalankan saat ini sudah tepat sasaran dan menyentuh masyarakat, pakar kajian lingkungan Universitas Riau itu juga menyarankan agar Meranti survive ditengah Pandemi Covid-19 ini. Dapat lebih fokus pada pembinaan sektor UKM/UMKm dan Pertanian Perkebunan.


"Hasil dari analisa Sektor UMKM dan Pertanian sangat kebal terhadap pengaruh Pandemi Covid-19 dan strategi ini dapat menjadi pilihan program pembangunan dalam 5 tahun kedepan," sambungnya


Kemudian, Suwondo menyarankan agar program pembangunan daerah dapat dukungan dari Provinsi dan Pusat harus pula disinergikan dengan program Pemerintah Pusat dan Provinsi yang sudah terintegrasi.


Berdasarkan masukan dari Dr Suwondo, menurut Sekda Kamsol sudah sejalan dengan program pembangunan yang dijalankan Meranti saat ini seperti terus mendorong potensi Sagu Meranti melalui Sentra Sagu Terpadu yang sudah dibangun, Potensi Perikanan Meranti melalui budidaya Kakap Putih, dan pengembangan Pakan Ternak yang disebut dengan Sagu Parut Kering untuk meningkatkan produksi ternak Meranti yang ekonomis.   (Rls/DIL)

 


MERANTI - Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Barat Polsek Tebing Tinggi, Aipda T Ishak melaksanakan pemantauan protokol kesehatan pada resepsi pernikahan warga di Pujasera Sunly Jalan Ibrahim. Senin (23/11/2020).


Guna terhindar dari penyebaran Covid-19, Aipda T Ishak menyampaikan kepada penerima tamu, supaya tamu undangan yang hadir wajib memakai masker dan mencuci tangan.


"Untuk tuan rumah yang mempunyai acara resepsi pernikahan, agar dapat menyiapkan masker, tempat cuci tangan, dan memperhatikan jarak kursi setiap tamu undangan," himbau Ishak. 


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Aguslan SH, mengatakan, semua kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan. Hal ini sesuai dengan imbauan maupun anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19.


"Kita harap masyarakat lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena jika protokol kesehatan ini dijalankan dengan baik dan benar, maka penyebaran Covid-19 ini dapat dihentikan," kata Aguslan.


Menurutnya, pihak penyelenggara atau penanggung jawab acara telah mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, resepsi pernikahan tersebut hanya dilaksanakan hingga sore hari, tidak berlanjut hingga malam.


"Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif," pungkasnya.    (Rls/DIL)

 


JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak merasa turut prihatin.


Pasalnya, Industri pariwisata adalah salah satu sektor strategis nasional yang memiliki banyak industri turunan dan menjadi roda penggerak ekonomi di wilayah. Ujar yakub ismail ketua umum IMO-Indonesia, sabtu 21/11/20 di jakarta


Atas kondisi tersebut, kami IMO-Indonesia (organisasi badan usaha media online -red) tergerak untuk dapat membantu bangkitnya industri pariwisata di seluruh wilayah tanah air dalam bentuk pemberitaan.


Tentunya sebagai organisasi media online kami membuka ruang agar dapat bersinergi dengan banyak pihak baik ditingkat nasional dan regional agar kiranya partisipasi tersebut dapat segera terwujud dengan berbagai trobosan serta berbagai program, Jelas yakub


"Adapun upaya tersebut kami lakukan sebagai bakhti dan cinta kami kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tengah dilanda pandemi COVID-19".


Lebih lanjut, yakub menuturkan bahwa media khususnya online adalah mitra yang strategis dalam menggaungkan pariwisata nusantra, untuk itu ...., kami juga menghimbau kepada segenap dewan pimpinan wilayah agar dapat turut ambil bagian dengan bersinergi bersama Dinas Pariwisata Provinsi dan kabupaten/kota di wilayah.


Kiranya, kami juga akan menyampaikan sinergitas kepada Asosiasi Pemerintahan Kota (APEKSI -red), Asosiasi Pemerintahan Kabupaten (APKASI-red), Asosiasi Pariwisata serta Kadin Indonesia sebagai wadah dari dunia usaha, Jelas yakub


Yang selanjutnya secara bersama sama mencari trobosan agar dapat menggaungkan wisata nusatara dengan tetap menyelaraskan penerapan protokol kesehatan yang sesuai.


Sehingga sektor pariwisata dapat survive dan memayungi industri UMKM turunannya, hal ini tentunya sejalan dengan upaya dari kementerian pariwisata sekaligus menjadi peta jalan wisata diberbagai daerah yang akan menjadi laporan kami kepada kementerian Pariwisata, pungkasnya(Rls)

 

Idham Khalid S.Ag secretaria DPC INSA Dumai

DUMAI - Terkait kerjasama antara PT. Pelindo I cabang Dumai dengan PT. Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) Dan PT. Pembangunan Dumai (PD), Dewan Pimpinan Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Dumai berharap dapat terlaksana dengan kongkrit dan bukan hanya sebatas penandatanganan nota kesepahaman belaka.


Hal ini disampaikan oleh Idham selaku sekretaris DPC INSA Kota Dumai kepada sorotlensa.com melalui sambungan seluler Jum'at 20/11/2020 ketika dimintai tanggapan tentang rencana kerjasama pembangunan Depo Kontainer antara BUMN dan BUMD Dumai ini.


" Kita sangat mendukung rencana kerjasama tersebut, selagi dapat saling menguntungkan kedua belah pihak, intinya kerjasama tersebut memang harus terealisasi kongkrit, tidak hanya penandatanganan nota kesepahaman saja," ujar Idham


Ia mengisahkan bahwa BUMD dalam hal ini PT. Pelabuhan Berseri telah mencoba beberapa kali untuk menjalin kemitraan ke beberapa perusahaan untuk mengembangkan usaha, namun belum menunjukan hasil. Untuk itu Idham berharap kerjasama ini tidak hanya menjadi wacana.


" Saya ingat beberapa kali BUMD Kita dalam hal ini PT. Pelabuhan Dumai berseri menjalin kemitraan demi mengembangkan usaha milik daerah namun belum pernah terlaksana kongkrit dan belum menunjukan hasil nya hingga saat ini," terang Idham.


Pelindo sebagai pemilik lahan dan akan dikelola oleh BUMD Dumai nantinya, apabila ini terlaksana nyata menurut Idham akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan bermanfaat bagi masyarakat Dumai. 


" BUMD kita harus betul-betul tampil sebagai tuan rumah, namun benar - benar harus terlaksana nyata dan kongkrit," ucap Idham kembali.

Foto/Dok Pelindo I Cab Dumai


Ditanya apa manfaat kerjasama Depo Kontainer ini nantinya terhadap INSA, Idham menjawab sangat positif selagi berjalan dengan apa yang tertuang sebagaimana tanda tangan nota kesepahaman kerjasama.


" Andai kerjasama ini berjalan, sudah tentu aktifitas kepelabuhanan meningkat, mulai dari loading kapal ke Depo dan sebaliknya. Apalagi tidak hanya layanan domestik, namun juga Internasional. Kita sebagai pelaku usaha perkapalan sangat mendukung ini, tinggal lagi kita lihat bagaimana langkah PT. Pelabuhan Dumai Berseri dan PT.Pembangunan Dumai menanggapi peluang ini kedepan nya," tambah Idham.(Rif)

 

Rapat persiapan kedatangan Ustadz Abdul Somad ke Kota Dumai Oleh Tim Dumai Membangun sebagai tim pemenangan Paisal - Amris

DUMAI - Dalam rangka pemenangan Paisal-Amris dipilkada desember mendatang, Koalisi Dumai membangun yang mengusung kandidat nomor urut 03 ini berencana mendatangkan Al-Ustads Prof. DR. H. Abdul Somad Lc,. MA(UAS) pada kampanye diaologis dalam waktu dekat.


Berbagai Persiapan dilakukan demi mensukseskan acara kampanye yang mendatangakan Ustadz kondang ini.


Pasangan calon yang diusung oleh koalisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan zargon "Dumai Membangun" ini direncanakan menggelar kampanye pada tanggal 22 hingga 24 bulan ini dibeberapa tempat di Kota Dumai.


" Insya Allah jika tidak ada perubahan UAS akan kampnye untuk PAS," terang Samsul Bahri SH Ketua Tim Pemenangan Paisal - Amris (PAS) Jum'at 20/11/2020 melalui pesan singkat Whatsapp.


Menyangkut kedatangan UAS, Samsul Bahri mengatakan nantinya Ustadz Abdul Somad akan mengisi di 8 sesi acara dan khusus mensosialisasikan UAS dalam agenda kampanye.


" 2 hari UAS berada di Dumai, agendanya cuma kampanye. Titik nya lg dikondisikan, kemungkinan dibagi 8 sesi," tambah lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Dumai ini menimpali.(red)


 


MERANTI - Dalam rangka mewujudkan Meranti menjadi negeri yang madani berlandaskan Al-Quran, maka dari itu Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para Hafiz Cilik dibawah binaan Rumah Tahfiz Insan Qurani. di Rumah Singgah Bupati, Jalan Lintas Alai, Tebing Tinggi Barat. Selasa (17/11/2020).


Kegiatan ini sesuai dengan visi misi pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menumbuhkan semangat kepada para Hafiz Cilik generasi penerus untuk lebih mencintai Al-Quran mulai dari membaca, menghayati, menghafal hingga mengamalkan isi kandungan Al-Quran yang nantinya akan memberikan syafaat kepada diri, keluarga dan lingkungan masyarakat.


Hal ini juga dikatakan oleh Ketua Yayasan Rumah Tahfiz Insani Ustadz H A Karim, bahwa Quran Center untuk para Hafiz Cilik yang dikelolanya memiliki misi membina anak Meranti sejak dini agar menjadi generasi yang gemar membaca, mendengar, menghafal, serta menghayati kandungan Al-Quran yang nantinya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


"Karena kita menyadari tanpa Al-Quran hidup manusia tidak ada arti," katanya.


Dengan dukungan dan perhatian Pemkab Meranti yang dinilai sangat luar biasa, selaku pengelola yayasan Rumah Tahfiz Insani mengucapkan terima kasih yang tak terhingga seraya berharap dukungan ini terus berlanjut.



"Terima kasih atas dukungan Pemkab Meranti yang selalu mendukung kami dalam membina para santri dalam mempelajari Al-Quran," ucapnya.


Menyikapi hal tersebut, dalam sambutannya Bupati Irwan mengaku sangat mengapresiasi segala upaya pembinaan sumber daya manusia sejak dini seperti yang dilakukan oleh Rumah Tahfiz Insan Qurani yang secaa tidak langsung telah mendukung Pemda dalam melahirkan generasi muda penghafal Quran.


"Dengan banyaknya cobaan dan godaan yang dihadapi generasi muda Meranti, kita harapkan melalui kegiatan ini mampu membentengi generasi muda dari segala hal yang berbau negatif seperti Narkoba, Miras, Pergaulan Bebas yang sangat meresahkan," ujarnya.


Bupati Irwan meyakini, melalui kegiatan pembinaan para Hafiz Cilik ini akan berdampak baik bukan saja bagi orang tua wali tapi juga bagi daerah. Kemudian sebagai bentuk komitmen dirinya Bupati berjanji dihadapan pengurus dan orang tua wali siap mendukung segala upaya pembinaan Hafiz Quran ini. Iapun menawarkan rumah singgah milik Bupati untuk dimanfaatkan para Hafiz Cilik sebagai tempat belajar Quran. 


"Kami sangat mengapreiasi kegiatan seperti ini, untuk itu saya juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung agar kedepan para Hafiz Cilik ini dapat memiliki fasilitas belajar yang lebih baik," ungkapnya.     (Rls/DIL)

 


MERANTI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021, di Balai Sidang DPRD. Senin (16/11/2020) malam.


Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kegiatan tersebut dihadiri 24 anggota dewan Kepulauan Meranti, dan dipimpin Ketua DPRD Ardiansyah SH MSi, didampingi Wakil Ketua I DPRD H Khalid Ali SE, dan Wakil Ketua II Iskandar Budiman SE.



Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan gambaran KUA-PPAS pada APBD tahun anggaran 2021. Total anggaran sebesar Rp 1,139 teriliun lebih, atau turun Rp 214 miliar lebih dari APBD tahun anggaran 2020 yaitu Rp 1,354 teriliun lebih.


"Penurunan ini disebabkan oleh penurunan penerimaan daerah dari sektor pajak daerah akibat pandemi covid-19, dimana hotel-hotel menjadi sepi pengunjung, demikian juga yang terjadi pada rumah-rumah makan dan lain sebagainya," ujarnya.


Dari sisi pembelanjaan, Irwan mengatakan pada APBD ini adalah sebesar Rp 1,179 teriliun lebih, atau turun Rp 226 miliar lebih dari APBD tahun anggaran 2020 yaitu Rp 1,406 teriliun lebih.


"Semoga tahapan-tahapan selanjutnya dalam penyusunan RAPBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2021 dapat kita lalui dengan baik dan mampu menghasilkan APBD yang berkualitas demi kepentingan masyarakat Kepulauan Meranti," harapnya.


Kemudian, Ketua DPRD Ardiansyah menyampaikan, terkait Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kepulauan Meranti dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) sisa masa jabatan 2019-2024, yakni Muhammad Khozin MA ke Sopandi SSos.


"Sesuai tata tertib DPRD, maka susunan dan keanggotaan alat kelengkapan dewan disesuaikan kembali dan harus diumumkan dalam rapat paripurna," ungkapnya.    (Rls/DIL)

 

Kepolisian & Anggota BPBD sedang melakukan evakuasi

MERANTI - Rumah milik Zaharah (57) Jalan Masjid Raya Ar-Rahman, RT 002/ RW 002 Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, rusak akibat tertimpa pohon mangga yang tumbang. Senin (16/11/2020) dinihari.


Kepolisian dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung bergerak cepat bersama masyarakat melakukan evakuasi dengan memotong pohon tumbang tersebut pada Senin pagi.



Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat IPTU AGD Simamora SH MH, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, rumah rusak pada bagian atap dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 juta.


"Kejadian sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Ibu Zaharah katanya baru selesai salat subuh. Lalu pada saat ingin tidur kembali, ia mendengar suara yang sangat besar dari arah ruang tamu. Setelah dilihat, ternyata rumahnya telah tertimpa pohon," jelas Simamora.


Kapolsek mengatakan, penyebab pohon mangga besar itu tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut sejak malam hingga dinihari.


"Kepada masyarakat kita imbau untuk mewaspadai setiap kemungkinan terjadinya bencana alam. Terlebih pada pergantian musim dari kemarau ke penghujan, angin kencang disertai hujan deras sering terjadi," pesannya.   (Rls/DIL)

Foto/Net


DUMAI - Lebih sepekan telah berlalu pasca penandatanganan nota kesepahaman antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) antara Pelindo I cabang Dumai dan PT. Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) sera PT. Pembangunan Dumai (PD) dalam hal pengelolaan depo kontainer, banyak pihak berharap ini akan menjadi salah satu kerja sama yang akan membawa Dumai menjadi kota jasa bahkan perdagangan terbesar di Negeri Lancang Kuning ini.


Nurul Amin selaku Direktur Pt. PDB amat merespon dengan baik bentuk kerjasama yang tertuang dalam nota kesepahaman ini.


"Dengan telah MoU antara PDB dan PD membuat kita bersinergi dan melakukan MoU dengan Pelindo, kita berharap ini adalah salah satu peluang bagi bangkitnya ekonomi kita disektor kepelabuhanan," ujar Nurul Amin.


" Semoga kerjasama ini bisa berjalan secepatnya dan sesuai dengan rencana," tambahnya.


Diketahui, Pelindo I Cabang Dumai sendiri telah berhasil menerima kapal petikemas internasional yang bersandar beberapa hari lalu, Nurul Amin menilai ini sudah bida kita mulai dengan kerjasama sebagai yang dimaksud.


" Kenapa Kita berharap bisa berjalan secepatnya, karena di Pelindo sendiri sudah memulai pengapalan kontrainer dari luar Negeri. Untuk itu, Perlu kerjasama sinergi dari BUMN dan BUMD," tuturnya.


Disisi lain, Drs. Muhammad Yunus, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Kota Dumai mengatakan bahwa pembinaan BUMD merupakan Tanggung jawab Perusahaan-perusahaan BUMN yang berlokasi daerah tersebut.


"Merupakan tanggung jawab sosial bagi perusahaan-Perusahaan BUMN untuk membina perusahaan2 BUMD di daerah," ucap Yunus melalui pesan singkat Whatsapp senin 16/11/2020.


" Realisasi tanggung jawab tersebut dapat diwujudkan melalui program kerjasama dibidang CSR dan pengembangan usaha yang berpotensi menumbuhkan ekonomi," tambah nya.


Terkait adanya kerjasama diatas, Yunus Menilai ini akan berdampak sangat baik bagi Peningkatan taraf ekonomi Daerah.


"Kerjasama antara Pelindo I Cab. Dumai dengan BUMD kita, ini tentu akan berdampak sangat baik bagi peningkatan perekonomian daerah kota Dumai, BUMD kota Dumai akan bisa ekspansi usaha, pendapatan akan meningkat, bisa merekrut lebih banyak naker di kota Dumai, kemuduan sektor-sektor usaha lain juga akan potensial untuk dikelola/digarap," terangnya.(Rif)


 

Ketua DPD IMO-Indonesia Kota Dumai Faisal Arif (tengah) didampingi Sekretaris (kiri) Iskandar Zulkarnain, Bendahara (kanan) Ayati

DUMAI,- Setelah dilantik pada 11 November 2019 tahun lalu, kini genap satu tahun umur DPD Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Kota Dumai, Rabu (11/11/2020).


Perayaan hari ulang tahun (HUT) I DPD IMO Indonesia Kota Dumai digelar sesederhana mungkin, terlebih lagi dalam kondisi pandemi covid-19.


Demikian disampaikan Ketua DPD IMO Indonesia Kota Dumai, Faisal Arif dalam sambutannya di Kedai Kopi Mogah, Jalan Bintan, Kota Dumai.


"Hari ini genap satu tahun perjalanan kami di DPD IMO Indonesia Kota Dumai, semoga apa yang kami sajikan dapat membantu masyarakat untuk melihat informasi yang berimbang, sehingga terciptanya lingkungan yang kondusif di Kota Dumai ini," ujar Arif membuka sambutan.



Dijelaskan Arif, IMO Indonesia adalah organisasi atau wadah bagi owner perusahaan media online, di dalam masing-masing perusahaan tentunya ada beberapa wartawan yang bertugas.


"Dalam setahun ini, tak banyak yang bisa kami perbuat, beberapa agenda kegiatan juga dicancel, hal tersebut dikarenakan situasi pandemi," jelasnya.


Namun, lanjut Arif, bersempena HUT I DPD IMO Indonesia Kota Dumai ini, DPD IMO Indonesia Kota Dumai berencana melakukan napak tilas ke beberapa daerah untuk mengeksplorasi berbagai objek pariwisata yang ada di Riau.


"Kegiatan ini guna memberikan informasi bagi calon wisatawan yang akan berkunjung ke Riau, tentunya kita melihat potensi pariwisata yang ada di Riau ini cukup besar, namun tidak sampai ke calon wisatawan," paparnya.


"Tidak hanya informasi mengenai objek wisata, informasi yang tak kalah pentingnya yaitu sarana menuju objek wisata, dan ini masukan bagi pemerintah daerah dan provinsi agar lebih memperhatikan sarana, salah satunya jalan," tambahnya.


Kegiatan tersebut direncanakan pada tanggal 20 hingga 28 November 2020. Arif juga mengucapkan terima kasih ke beberapa pihak yang sudah membantu demi suksesnya kegiatan tersebut.



Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan memotong nasi tumpeng dan makan bersama seluruh pengurus DPD IMO Indonesia Kota Dumai serta beberapa tamu yang hadir.


Turut hadir dalam acara tersebut Kanit Binmas Polsek Dumai Kota yang didampingi Bhanbinkamtibmas Kelurahan Bintan, Kanit Intel Polsek Dumai Kota serta beberapa tokoh pemuda Kota Dumai. (rilis)

 


MERANTI - Yudi Hendri (40) seorang nelayan yang tinggal Jalan Raja Laut Desa Dedap Kecamatan Tasik Putripuyu Kabupaten Kepulauan Meranti, tewas tenggelam di Perairan Selat Bengkalis. Sabtu (7/11/2020) kemarin, dan ditemukan Minggu (8/11/2020) malam.



Hal ini di perkuat dengan beredarnya video Whatsapp berdurasi 32 detik yang memperlihatkan beberapa anggota Basernas serta masyarakat setempat yang melakukan proses evakuasi terhadap mayat yang sudah terapung kaku di sungai batang Kabupaten Bengkalis. 



"Korban telah ditemukan masyarakat Desa Sekodi, sekitar pukul 20.45 WIB dan dievakuasi sekitar pukul 21.45 WIB," kata Transpiranto seorang Kepala Pos Basarnas 



Transpiranto menyebut, evakuasi dilakukan oleh Basarnas dan Tim Sar Gabungan dari Polairud Kepulauan Meranti, Polsek Merbau dan masyarakat Desa Dedap.



"Korban langsung dibawa ke rumah duka dan langsung di kebumikan malam tadi juga," terangnya.



Kepala Desa Dedap, Mansur mengatakan proses pemakaman berlangsung sangat lama.



"Proses pemakaman jenazah dilakukan hingga pukul 02:00 dinihari," kata Mansur singkat.



Diberitakan sebelumnya, Yudi Hendri nelayan Desa Dedap diketahui hilang di perairan Selat Bengkalis tepatnya di sekitaran Pulau Dedap saat mencari ikan. Hilangnya pria ini diduga kuat tenggelam saat mencari ikan pada malam hari.



Korban diketahui hilang oleh rekannya yang sama-sama berprofesi sebagai nelayan, saat melihat perahu korban dalam posisi tenggelam ketika hendak pergi mencari ikan.



Basarnas dan Tim Sar Gabungan dari Polairud Meranti, Polsek Merbau dan masyarakat Desa Dedap, selama dua hari belakangan telah melakukan upaya pencarian terhadap korban.    (DIL)



Pekanbaru - Tim Harimau Kampar Polda Riau yang dibentuk setahun yang lalu oleh Kapolda Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI, kembali ukir prestasi. Tim ini berhasil mengungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis Sabu pada Senin dini hari tadi (9/11) Jam 02.00 WIB di 2 lokasi berbeda yakni dijalan Arifin Ahmad  sepahat Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dan di Kaanzaha kost Pelalawan dijalan Akasia Kabupaten Pelalawan, yang dikendalikan oleh SE, seorang narapidana narkoba di Lapas Pekanbaru (meninggal dunia karena sakit)


Pelaku yang berhasil diamankan atas nama SB, pria berusia 50 tahun yang mengaku sebagai pekerja Swasta dan beralamat di jalan samsudin Kelurahan Pergam Kecamatan Rupat Selatan Kabupaten Bengkalis dan SS

yang mengaku sebagai Kordinator Survey Calon Bupati beralamat dijalan R. Sembiring Blok A No 6 Kelurahan Nagapita Kecamatan Siantar Martoba kota Pematang Siantar serta HE, yang beralamat dijalan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru (meninggal dunia)


Dari para Tersangka, Tim berhasil mengamankan 20 (dua puluh) bungkus Besar Teh Hijau yang dibungkus menggunakan bungkusan milo yang setelah dicek ternyata berisi Narkotika jenis sabu yang dimasukkan dalam 2 karung dan masing masing karung berisi 10 bungkus, juga turut diamankan 1 ( satu ) unit mobil alvansa warna hitam dg Plat nomer BM 1103 VV, 1 ( satu ) unit Toyota yaris BK 1375 WA, 3 (tiga) Unit handphone nokia warna hitam, 2 (dua) Unit hp android jenis samsung dan merk Nuqiq buatan malaysia, 1 (satu) buah dompet warna hitam berisi 1 (satu) unit ATM BTN dan 1 (satu) ATM Mandiri.


Berbekal informasi yang diberikan oleh masyarakat dihari Jum'at (23/10) yang lalu, Tim Harimau Kampar  Direktorat Reserse  Narkoba Polda Riau perihal akan adanya seseorang yang akan membawa Narkoba dari Rupat ke Kota Dumai.


Informasi yang sangat berharga tersebut ditindaklanjuti oleh tim dengan melakukan penyelidikan selama lebih kurang 14 hari di wilayah pulau Rupat Bengkalis dan Kota Dumai. Hingga akhirnya dihari Senin (9/11) team Hariamau Kampar yang di back up oleh Satuan Narkoba Polres Dumai melakukan  pembuntutan terhadap mobil yang dicurigai, jenis avanza warna hitam BM 1103 VV yang berisi 2 (dua) orang Pelaku, setelah sampai dijalan Arifin Ahmad Sepahat Kecamatan Bukit Baru Bengkalis dilakukan upaya penghadangan terhadap Mobil alvansa hitam  BM 1103 VV, namun para pelaku mencoba melarikan diri (tidak mengindahkan peringatan petugas) dengan cara menyerempet  mobil tim dan menabrak depan mobil petugas sehingga diambil tindak tegas dan terukur dengan tembakan kearah kendaraan tersebut dan mengenai pelaku yang mengemudikan kendaraan tersebut.


Selanjutnya Tim menangkap tersangka SB  yang posisinya berada disamping pengemudi dan setelah dilakukan penggeledahan kendaraan didapati barang bukti 20 kg narkotika jenis shabu.


Berdasarkan keterangan dari tersangka SB, selanjutnya  Tim melakukan penggembangan ke wilayah Polres Pelalawan, tepatnya sebuah Kos home stay di kabupaten Pelalawan  dan berhasil melakukan penangkapan tersangka SS  yang berperan sebagai pengawal dan juga mengaku sebagai anggota Polisi dan Anggota BNN yang mendapatkan upah Rp 40 Juta. 


Dari tersangka SD, tim berhasil mengamankan  1 (satu) buah mobil Toyota yaris  BK 1358 WA dan 2 ( dua ) buah unit handphone.


Kapolda Riau saat menggelar konferensi pers menjelaskan adanya modus baru dari kegiatan yang dilakukan para pelaku, diantaranya dengan membungkus barang bukti dengan kemasan milo. Dan pelaku mengaku sebagai anggota Polri.


“Hari ini Tim Harimau Kampar berhasil mengungkap kasus narkoba diwilayah Bengkalis dan Pelalawan pada jam 02.00 td, ini melibatkan 4 pelaku, 2 diantaranya meninggal dunia. Para pelaku menggunakan cara baru yaitu membungkus barang bukti dengan bungkusan milo, dan salah satu pelaku SS ini mengaku sebagai anggota Polri dan kendaraan ini rencananya akan diganti dengan plat dinas Kepolisian”, papar Irjen Agung.


“Kita melakukan penghadangan dari rencana bandar memasukan 20 kg sabu ke Pekanbaru dan kita tahu bahwa yang bersangkutan sudah menyiapkan untuk memasukan barang ini dari bengkalis tepatnya di kec. bukit batu dengan cara yang sudah semakin baik memperbaiki cara2 lama yang bisa kita endus, mereka melakukan upaya dengan lebih rapi lagi yaitu dengan menyiapkan pengamanan wilayah dan rute perjalanan dari bengkalis menuju pekanbaru supaya aman”, lanjut Irjen Agung


SE, Seorang naraidana narkoba di Lapas Pekanbaru sebagai pengendali upaya memasukan barang haram ini dari bengkalis menuju kepekanbaru dengan bekerja sama dengan SB dan HE. Mereka telah2 kali mencoba namun gagal dan ini adalah upaya ke 3 dengan mengajak SS untukmengawal.


“SS ini yang mengatur dan memastikan bahwa di perjalanan sudah diamankan semua sampai ke Pekanbaru”, terang Agung.


Namun saya yakinkan bahw kita akan lakukan pengejaran dan menemukan para pelaku dimanapun mereka bersembunyi”,  tutupnya


Para pelaku disangkakan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun.(Rls/Bidhumas Polda Riau)

 


Siak- Sekretaris Daerah Kabupaten Siak (Setdakab ) Siak Drs.H.Arfan Usman M.Pd meng Apresiasi terhadap Baznas kabupaten Siak yang telah mengeluarkan zakat pada tahun 2020 mengalami peningkatan lebih kurang 13 persen dari tahun sesudahnya.Demikian hal ini di sampaikannya saat menggelar pemyaluran Zakat Tahap IV di masjid Nurul Falah Kec Mempura Senin (09/11/20)


Setelah menyerahkan zakat pola konsumtif kepada Mustahit secara simbolis,Arfan Usman mengajak masyarakat kabupaten Siak khususnya masyarakat kec.Mempura agar bersyukur atas perolehan pengumpulan zakat dikab Siak setiap tahunnya mengalami peningkatan.


”Artinya nya saat ini masyarakat kab Siak terutama yang mempunyai kelebihan rizki telah membayarkan zakatnya ke Baznas.walaupun saat ini kita di landa masa Pademi covid 19, maka hal ini perlu kita tingkatkan.agar harta yang kita miliki mendapat berkah "sebut Arfan




Disamping itu Arfan Usman juga meng Apresiasi kepada Baznas Siak selaku pengumpylan zakat terbesar di Provinsi Riau.terhitung per 30 Oktober 2020 telah berhail mengumpulkan hamoir 16 milyar ,untuk itu kita berharap agar pengumpulan zakat di masa akan datang tetap meningkat sebagaimana kita harapkan.Tutup Arfan


Sementara itu. ketua Baznas Siak melalui Upz kecamatan Mempura H.Samsul Bahari.mengatakan bahwa penyakit. zakat IV di kecamatan Mempura akan kita salurkan kepada 95 orang mustahik konsumtif senilai Rp 500, dengan di berikan dalam betuk Uang tunai dan Sembako.disamping konsumtif kita juga menyalurkan zakat produktif untuk modal usaha bagi mustahik produktif.


Tak hanya itu Baznas kab Siak telah memprogramkan berbagai kegiatan seperti program pembangunan Rumah Layak Huni(RLH),pembangunan Senitasi,pemasangan Listrik dan lainnya."

 


Meski tidak masuk dalam zona lokasi rawan bencana alam, tetapi jajaran instansi vertikal dan Pemerintah Kabupaten Siak selalu sigap dalam kondisi apapun.


Untuk mengantisipasi itu semua, Polres Siak, Senin (09/11/2020) menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2020 bertempat di Halaman apel kantor bupati siak.


Kegiatan apel gelar pasukan itu dihadiri oleh Kapolres Siak AKBP Doddy F.Sanjaya, SH, SIK , MIK,Forkompinda Kabupaten Siak, Ketua DPRD Siak, serta pasukan terdiri dari gabungan Personel Polres, Prajurit TNI AD, Dishub, Satpol PP, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni,  Damkar, Banser, Personil BPBD Kabupaten Siak, Senkom dan satuan unit damkar milik sejumlah perusahan yang ada di kabupaten Siak juga turut adil dalam apel itu.


Pjs.Bupati Siak Indra Agus Lukman selaku pimpinan apel menyampaikan amanat terkait pelaksanaan kegiatan apel gelar pasukan tanggap darurat penanggulangan bencana alam tahun 2020. Megucapkan terimakasih kepada Polres Siak yang yang telah melaksanakan giat gelar pasukan Kesiap Siagaan Tanggap Bencana  Alam di Wilayah Kabupaten Siak.


"Atas nama Pemkab Siak mengucapkan terima kasih kepada Polres Siak yang telah melaksanakan giat gelar pasukan Kesiap Siagaan Tanggap Bencana Alam di Wilayah Kabupaten Siak. Apel ini kita gelar dalam rangka kesiap siagaan kita dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometereologi pada musim hujan,"ungkap nya.


Berdasarkan historis yang tercatat bulan November 2019 lalu desa teluk mesjid Kecamatan Sei. Apit menjadi salah satu daerah di kabupaten Siak yang mengalami bencana hidrometereologi berupa banjir.


"Tentunya kita berharap agar bencana tersebut tidak terulang kembali. Kita ingin siaga bencana ini di tindak lanjuti dengan mendirikan Posko tanggap darurat bencana di Wilayah Kabupaten Siak,"harapnya.


Kesiap Siagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometereologi pada musim hujan kali ini yaitu Curah Hujan, Kelembapan, temperatur dan Angin puting beliung dan Gelombang pasang.


Usai apel siaga pjs Bupati Siak di dampingi Kapolres Siak, Kajari Siak dan Ketua Dewan Siak melihat ke siapan alat-alat Damkar yang di miliki masing masing unit.



JAKARTA | Pemilihan kepala daerah di Indonesia pada tahun 2020 yang digelar secara serentak kali keempat adalah bagi daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021.


Bahwa pilkada serentak yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 ditengah pandemi COVID-19 nanti akan diikuti 270 daerah ( 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota ) telah menjadi perhatian masyarakat luas secara nasional. Ujar yakub ismail ketua umum IMO-Indonesia, senin 09/11/20 di Jakarta.


Maka sebagai bentuk partisipasi terhadap penerapan dan pelaksanaan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di tengah pandemi ini. IMO-Indonesia sebagai organisasi media online secara nasional yang memiliki ;


VISI

- Menjadi Organisasi Media Online Yang Berimbang Dalam Pemberitaan dan Pemersatu Kebhinekaan


MISI

- Menjadikan Media Online Bagian Dari Industri Pers Yang Memiliki Nilai Tambah.


- Memperjuangkan Regulasi Yang Berpihak Kepada Industri Pers Online.


- Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa Dengan Pemberitaan Yang Benar Dan Berimbang.


IMO-Indonesia akan turut ambil bagian dengan melakukan komunikasi publik melalui webinar yang akan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah IMO-Indonesia yang daerahnya mengikuti pilkada serentak. Jelas yakub.


Adapun, situasi pandemi saat ini tentunya memerlukan andil banyak pihak dan seluruh anak bangsa untuk dapat turut menjaga demokrasi dalam perlehatannya di pilkada serentak.


IMO-Indonesia sebagai organisasi media tentunya memiliki komitmen untuk independen untuk tidak masuk dalam ruang politik dalam gelaran Pilkada Serentak tersebut.


IMO-Indonesia hanya akan fokus pada pelaksanaan serta implementasi protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pilkada serentak tersebut. Ungkap yakub


Hal tersebut tentunya dapat dijadikan masukan dalam pelaksanaannya di wilayah serta tentunya menjadi sebuah sarana informasi bagi masyarakat luas akan kesiapan protokol kesehatan pilkada


"Sehingga pelaksanaan pilkada dapat berbanding lurus dengan penerapan protokol kesehatan dimasing-masing wilayah."


Dan hal tersebut dapat menjawab serta lebih menyakinkan publik terhadap pelaksanaan pilkada serentak di tengah pandemi ini.


Insya Allah dengan upaya serta peran serta banyak pihak akan menjadi keberhasilan serta kemenangan bersama seluruh Bangsa Indonesia.


Adapun, untuk dapat menjaga independensi dalam pelaksanaannya, IMO-Indonesia hanya akan melibatkan pihak sebagaimana yang tertera dalam Term of Reference. Tutup yakub***

 

Foto/Net

DUMAI - Pasca penandatanganan nota kesepahaman antara PT. Pelindo I Cabang Dumai dengan BUMD Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) dan PT. Pembangunan Dumai beberapa waktu lalu, tanggapan positif ditunjukan dari berbagai pihak, salah satunya direktur PT. Pembangunan Dumai Bennedi Boiman yang menyambut baik rencana kerjasama ini demi membangun ekonomi Kota Dumai.


Selaku salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Dumai, Bennedi mengaku peran Pelindo sangat lah penting mengingat Kota Dumai adalah Kota Pelabuhan.


"Realisasi sinergitas ini sangat diharapkan oleh BUMD , karena Dumai sebagai kota Pelabuhan. Untuk itu, peran Pelindo I Cabang Dumai sebagai salah satu BUMN yang mengelola pelabuhan amat lah penting demi memajukan perekonomian kita," terang Bennedi didampingi Anora Arsan selaku General Manager PT. Pembangunan Dumai.


Menurut Bonnedi Selain kota Pelabuhan, Dumai juga merupakan wilayah yang mengedepankan perdagangan mengingat lokasi Dumai berada dititik strategis yang berbatasan sangat dekat dengan negara tetangga.


" Selain kota jasa melalui pelabuhan, kita juga merupakan kota perdagangan, untuk itu kita harus mampu menjadi pelakunya," tambah Bennedi 


Selanjutnya, BUMD berencana akan gandeng konsultan atau pihak akademisi untuk melakukan Fisibility Study (FS) terhadap potensi dan peluang bisnisnya.(Rif)

 

Gotong-royong dalam rangka mempersiapkan media tanam Jahe merah

MERANTI - Baru saja dilantik, Selasa (3/11) malam, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti, langsung tancap gas menggelar kegiatan goro membangun tempat penyemaian jahe merah. Ahad (8/11/2020) pagi. 


Ini merupakan salah satu program yang digadang-gadangkan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian pengurus, anggota, serta simpatisan PWI. 


Ketua PWI Kepulauan Meranti, Syamsidir Salim mengatakan, program kebun jahe tidak bisa ditunda, karena bibit jahe merah bantuan dari Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, sudah tiba, Sabtu (7/11/2020) petang. Dia khawatir rimpang jahe tersebut akan membusuk jika tidak segera disemai. Apalagi sebagiannya sudah pula bertunas.


"Saya juga tidak mau kehilangan kepercayaan dari mitra yang selalu siap membantu. Makanya, walaupun penat kegiatan pelantikan kemarin belum hilang, harus kita tahan demi mewujudkan masa depan yang lebih baik. Terima kasih Pak Kapolres, mudah-mudahan penyemaian yang kami lakukan berhasil dan kebun jahe merah yang kami programkan juga mendapatkan hasil yang sangat memuaskan," ucapnya sembari memilah-milah bibit jahe. 

Pembuatan tempat penyemaian bibit jahe merah


Ia juga mengatakan, mengingat sebagian besar dari bibit jahe merah tersebut sudah mulai mengeluarkan tunas, maka langkah efektif yang harus dilakukan adalah dengan membuat tempat penyemaian dari papan. Kemudian diisi dengan campuran arang sekam, serbuk papan dan kotoran sapi. Setelah tiga hari dibiarkan, barulah bibit jahe merah itu disemai.


Selain lebih mudah karena tidak perlu mengolah tanah, pola penyemaian seperti ini dipilih mengingat kesibukan mereka sebagai wartawan yang sehari-hari harus membuat berita.


"Kalau tempat penyemaian harus dibuat dengan cara mencangkul tanah untuk membuat bedengan atau gelombang, saya yakin akan memakan waktu lama. Makanya kita harus pilih cara yang mudah dan praktis agar bibit dapat segera disemai dan kita tidak perlu capek-capek mengolah lahan," jelasnya. 


Begitu juga dengan penanaman. Mereka lebih memilih menggunakan polybag dari pada media tanah. Setelah memasuki usia satu setengah bulan atau dengan tinggi sekitar 20-30 Cm, bibit jahe tersebut akan dipindahkan ke dalam media karung berukuran 25 Kg yang sudah disiapkan.


Menurutnya, proses penyemaian hingga pemindahan ke polybag juga harus dilakukan sesuai aturan tanam. Yang paling sulit adalah perawatannya. Jika perawatan baik, maka hasilnya juga akan baik. 


Untuk tahap penyemaian bibit maupun penanaman, saat ini mereka harus menumpang di "lahan tidur" milik Pemda Meranti yang berada di sebelah kantor PWI Jalan Durian, Kelurahan Selatpanjang Kota. Kebijakan ini juga sudah disetujui bupati ketika disampaikan secara lisan sewaktu silaturahmi pengurus PWI di kediamannya beberapa waktu lalu. Namun, mereka juga tetap akan menyurati bidang aset tentang pinjam pakai lahan.


Pada lahan tersebut ditargetkan bisa ditanam 1000 polybag. Jika berhasil, kedepannya barulah akan dikembangkan dengan memanfaatkan lahan masyarakat yang mau diajak kerjasama, seperti tiga titik di Desa Banglas dan satu titik lagi di Desa Tenan Kecamatan Tebingtinggi Barat yang luasnya mencapai 6 hektar. 


"Jadi, kedepannya akan ada kebun jahe PWI blok Durian, blok Banglas dan blok Tenan. Mudah-mudahan bibit jadi semua dan tidak ada masalah. Selain itu, kita berharap ada mitra lainnya yang mau membantu, paling tidak mereka bantu mengolah lahan yang masih semak belukar," harap syamsidir


Untuk mengurus kebun jahe itu pihaknya juga sudah menunjuk beberapa orang pengurus yang dipercaya sebagai kepala kebun, pengawas lapangan dan pelaksana harian yang tugasnya merawat dan melakukan penyiraman hingga masa panen tiba. Dengan begitu, maka dia yakin akan lebih fokus hingga masa panen. 


"Kalau ingin mendapatkan hasil yang maksimal, maka kerjanya juga harus fokus. Karena selain jahe merah kita juga akan menanam 1000 bibit anting putri di lahan yang akan dihibahkan oleh pemda kepada PWI. Selain harga jualnya sangat tinggi, anting putri dinilai lebih cocok di lahan tersebut karena lembah dan kerap terendam banjir. 


Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, mengungkapkan bahwa dengan bantuan jahe dari progam jaga kampung tersebut setidaknya PWI bisa mengoptimalkan lahan tidur agar lebih bermanfaat. 


"PWI Kepulaua Meranti bisa menggelorakan jaga kampung dan langsung berpartisipasi dengan mengelola jahe. Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian. Gelorakan dan pemanfaatan lahan tidur untuk meningkat kesejahteraan," ujarnya. 


Dijelaskan kapolres, program ini juga dalam rangka pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada, khususnya pertanian untuk menjaga ketahanan pangan, membangun ekonomi dan meningkatkan produktivitas masyarakat. 


"Karena pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tapi juga menyasar sektor kehidupan lainnya seperti melemahnya ekonomi dan menurunnya produktivitas masyarakat," ungkapnya.    (Rls/DIL)

 


DUMAI - PT. Pelindo I (Persero), BUMN yang berperan sebagai gerbang logistik dan mendukung kegiatan perdagangan, maka PT Pelindo 1 (Persero) Cabang Dumai selalu berupaya berbenah dan melakukan langkah-langkah terobosan untuk meningkatkan pelayanan kegiatan logistik dan perdagangan baik lingkup domestik maupun internasional.


Pada hari Sabtu 07 November 2020 merupakan momen perdana sandarnya kapal petikemas internasional di Pelabuhan Pelindo I Dumai. Pada pukul 21.40 LT Kapal KM Logistik Nusantara 5 milik PT PELNI (Persero) berhasil sandar dengan sukses dan membongkar muatan petikemas import dari Port Klang, Malaysia direct call ke Pelabuhan Dumai.


Pada penyandaran perdana ini, KM Logistik Nusantara 5 membawa muatan 50 TEUs Container MT dari Port Klang Malaysia menuju Dumai, dan diharapkan akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan perdagangan ekspor impor dengan Negara tetangga. Kedepannya diharapkan jalur pelayaran akan ditambahkan tujuan Pelabuhan Pasir Pelepas, Johor Malaysia.


General Manager PT Pelindo 1 Cabang Dumai, Jonedi, menyampaikan bahwa kedatangan kapal petikemas internasional perdana ini tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan para pihak dan stakeholder terkait, dan hal ini layak disyukuri bersama oleh seluruh pihak sebab kegiatan ini merupakan pionir atau pembuka jalur perdagangan internasional antara Dumai – Port Klang, Malaysia dan sebaliknya.


 "Kami sebagai BUMN yang bergerak di Jasa Pelabuhan siap untuk memfasilitasi kegiatan ekspor impor dari Dumai menuju Negara tetangga demi peningkatan ekonomi dan bisnis di wilayah Kota Dumai dan sekitarnya sebagaimana harapan masyarakat dan Pemerintah," ujar Jonedi. (Rls)

Diberdayakan oleh Blogger.