Kepulauan Meranti(SL) - Anggota Komisi I DPRD Kepulauan Meranti melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dan monitoring di Kantor Camat Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir. Selasa (21/9/2021) pagi.


Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kecamatan Rangsang Pesisir, H Aminullah menyampaikan beberapa yang menjadi keluhan di kecamatan yang mekar pada tahun 2012 lalu itu.


"Kita sangat mengharapkan kedatangan para anggota DPRD ini karena selama ini kondisi kita seperti tidak pernah diinformasikan. Adapun kondisi ekstrim yang dihadapi adalah ketika hujan jalan menjadi becek sementara jika musim kemarau jalan menjadi berdebu, selain itu persoalan lainnya ketika kemarau yang kita hadapi terjadinya kebakaran," kata Aminullah.


Mantan Kepala bidang Koperasi Disdagperinkop-UKM itu juga menggambarkan kondisi pegawai di kantor Camat yang hanya terdiri dari 14 ASN dan 21 tenaga honorer. Sementara dari 6 pejabat eselon hanya tiga yang terisi.


Persoalan lainnya yang disampaikan pria yang pernah menjabat sebagai kepala Desa Bokor itu adalah abrasi yang melanda sepanjang pantai dan 4 dari 11 desa belum teraliri listrik PLN sama sekali.


Selain itu diusulkan perumahan dinas bagi pegawai dan jalan masuk menuju kantor.


Sebagai kecamatan yang masuk sebagai Lokasi Prioritas (Lokpri), pegawai di kantor camat itu juga mengusulkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).


Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti H Khalid Ali yang mengawali sambutan mengatakan pembangunan yang ada saat ini masih lebih baik daripada saat Kepulauan Meranti masih bergabung dengan kabupaten Bengkalis.


"Sudah 12 tahun pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti dari kabupaten induk Bengkalis sehingga kita dapat berdiri sendiri dan membangun infrastruktur. Kalau belum mekar tak dapat juga kita merasakan pembangunan seperti ini. Namun kita terus berjuang agar lebih baik lagi sesuai dengan cita-cita pemekaran seperti keberadaan kawan-kawan di daerah Dapil yang juga terus berjuang untuk wilayah pemilihnya," kata Khalid Ali.



Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD, Iskandar Budiman juga mengatakan hal yang sama.


"Saya melihat kondisi pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti sangat pesat jika dibandingkan dulunya daerah ini jadi desa yang bergabung ke Kabupaten Bengkalis. Jika mekar seharusnya lebih baik lagi dan mandiri mengatur uang, namun karena APBD kita rendah makanya pembangunan infrastruktur belum merata namun itu terus berkelanjutan. Sudah seharusnya kita bersyukur dan memberikan support ke Bupati untuk melanjutkan pembangunan agar pulau ini tidak terisolasi dan yang paling penting itu akses jalan bagus dan daya ekonomi masyarakat meningkat," kata Iskandar Budiman.


Dikatakan Iskandar, saat ini Kantor Camat Kecamatan Rangsang Pesisir sudah berdiri dengan megahnya. Berbeda dengan kondisi kantor wakil rakyat yang saat ini masih menumpang. Namun hal itu tidak menjadi halangan bagi anggota DPRD untuk terus menyerap dan menampung aspirasi masyarakat.


"Alhamdulillah kantor camat sudah berdiri dengan megah berbeda dengan kantor DPRD yang sudah 12 tahun mekar jadi kabupaten masih menumpang. Kita belum mampu memperjuangkan untuk kita, rumah kita sendiri, namun semua kawan ada niat baik untuk terus memperjuangkan masyarakat. Saya juga menyarankan agar kawan-kawan DPRD satu Dapil untuk membangun bersama dan dibuat satu paket pekerjaan dan kesamping kan dahulu kepentingan lain," ujarnya.


Sementara itu Sopandi mengatakan, sebagai daerah yang berada di perbatasan negara, sudah selayaknya Pulau Rangsang perlu diperjuangkan bersama dan berpotensi untuk meraih dana pusat sebanyak- banyaknya.


"Saat ini infrastruktur di Rangsang ini banyak yang rusak karena tekstur tanah nya gambut namun kita diuntungkan berada di segi empat diantaranya Riau Kepri, Malaysia dan Singapura. Untuk itu mari bersama-sama kita berjuang agar Pulau Rangsang menjadi lebih baik lagi, selain itu karena posisi kita berada di pulau terluar sangat berpotensi untuk mendapatkan dana dari pemerintah pusat dan mudah-mudahan koneksi jalan terus membaik sehingga diharapkan Kepulauan Meranti jadi pintu masuk Riau dari luar negeri," ungkap Sopandi.


Senada juga dengan hal itu, Dedi Putra mengatakan pada tahun 2011 lalu pihak DPRD telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan perbatasan. Hal itu dimaksudkan agar mudah berkoordinasi dan bisa meraih dana pusat untuk pembangunan infrastruktur.


"Pada tahun 2011 lalu kita telah menggesa pengesahan Perda Pengelolaan Perbatasan, hal dimaksudkan agar kita dengan mudah bisa meraih dana pusat, namun oleh pemerintah daerah Pengelolaan Perbatasan malah jadi bagian yang tergabung dalam sekretariat bukannya badan yang setaraf dengan OPD. Sebetulnya modal kita yakni masuk sebagai Lokpri sudah sangat berpeluang untuk meraih dana pusat. Saat ini jalan sudah bagus dan terkoneksi dengan satu jalan ke jalan lainnya, tinggal melanjutkannya saja lagi," kata Dedi Putra.


Anggota Komisi I lainnya yakni Al Amin mengatakan jika kedatangan pihaknya ini diharapkan ada solusi terhadap apa yang harus dibenahi kedepannya agar menjadi lebih baik lagi


"Kunjungan kerja yang kami lakukan ini diharapkan ada nilai positifnya terhadap apa yang harus dibenahi terutama masalah infrastruktur yang nantinya akan kita koordinasikan ke bidang yang menangani itu yakni berada di Komisi II. Sementara itu untuk urusan pemerintahan, inilah yang menjadi Tupoksi kami dan yang kita khawatirkan adalah tidak jalannya roda pemerintahan. Selain itu untuk pembangunan rumah dinas camat itu sangat penting dan perlu digesa dengan cepat sehingga nantinya tidak ada alasan bagi camat untuk tidak berada di tempat," ucapnya.


Sementara itu, M Khusairi mengajak para ASN dan honorer di daerah itu untuk terus bersyukur terhadap berdirinya menjadi sebuah kecamatan


"Saya mengajak pegawai dan honorer untuk bersyukur terhadap nikmat yang kita rasakan dari berdirinya Kecamatan Rangsang Pesisir yang dulunya kita sangat merasakan kepayahan terhadap infrastruktur dan pembangunannya pun tidak bisa cepat seperti Bim Salabim dan itu tergantung anggaran, kondisi ini pun hampir merata terjadi di beberapa kecamatan," ujarnya. 


Politisi PKB itu juga menyoroti terkait perpindahan ASN dari ibukota kabupaten dan ditempatkan ke kecamatan. Dia mengatakan hal itu bukan dan tidak ada keterkaitan dengan kepentingan politik Bupati melainkan hanya untuk memenuhi jabatan yang masih kosong dan tentunya ada pertimbangan lain.

 

"Banyak ASN yang menghendaki untuk bertugas di kota, terus kalau begitu siapa yang ingin ke kecamatan dan yang kita kesalkan itu jika ada yang menilai ini kepentingan politik. Kita sudah sampaikan jika banyak ASN yang kurang di pemerintahan kecamatan dan banyak jabat kosong dan itu harus diisi agar pemerintah berjalan dengan baik," kata Khusairi.


"Bagaimana kita bisa melayani masyarakat dengan baik jika banyak yang menganggap pindah itu sesuatu yang tidak baik. Sebaiknya kita harus legowo, sehingga apapun jabatan yang kita terima dan ditempatkan agar melahirkan kebaikan dalam diri kita. Terhadap apa konsekuensi jabatan yang kita terima tidak boleh Suudzon, karena tugas kita itu melayani masyarakat dengan baik," ujarnya lagi.


Hal serupa juga dikatakan Dr M Tartib, yang mengatakan sejauh ini dia melihat kualitas kinerja ASN turun, dia mengimbau untuk terus menunjukkan kinerja bagus dimana pun akan ditempatkan.


"Saya melihat ASN mengalami degradasi, seharusnya tunjukkan kualitas kinerja walau dimana pun ditempatkan. Jika ASN kinerjanya bagus itu akan kita promosi kan, jika ditempatkan di kampung kinerjanya malah menurun, kita minta itu dinonjobkan saja," kata Tartib.


Selanjutnya Tartib juga menyinggung tentang akses jalan yang bagus sebagai citra sebuah kecamatan. Dia berharap akses jalan sebagai infrastruktur dasar mendorong Kepulauan Meranti terhubung dengan daerah luar.


"Akses jalan sebagai citra kecamatan, kita berharap akses jalan yang rusak selesai di periode bupati saat ini sehingga wajah Meranti akan muncul. Kita harapkan juga isolasi cepat terhubung sehingga kita tidak terkungkung oleh alam dan terhubung dengan daerah luar. Selain itu bagaimana mencari alokasi anggaran dari propinsi untuk membangun infrastruktur sehingga konektivitas program tidak terputus, sehingga ada pembangunan yang berkelanjutan," tuturnya.


Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi mengatakan adapun kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya ini adalah untuk melihat langsung pembangunan bupati sebelumnya dan diharapkan akan dilanjutkan oleh Bupati saat ini.


Selain itu monitoring ke pemerintah kecamatan itu juga dilakukan untuk mendapatkan laporan terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan segera digelar dan meminta pihak kecamatan untuk terus mengawasi.


Dikatakan Komisi I DPRD ini turun dengan formasi lengkap, direncanakan pihaknya akan turun ke setiap kecamatan sejak 2020 lalu, namun kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan yang ketat, agenda itu baru bisa dijadwalkan hari ini.


Terkait dengan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) seperti yang disampaikan, Fauzi mengatakan jika pihaknya sudah lama menunggu usulan itu untuk segera dimasukkan ke dalam Daftar Inventaris Masalah (DIM) dan diajukan ke Badan Anggaran (Banggar).


"Terkait dengan TPP yang disampaikan tadi, sebenarnya itu yang kami tunggu. Namun satu pun tidak ada yang mengusulkannya yang akan kami masukkan ke DIM dan diajukan ke Banggar. Yang ada waktu itu pihak kecamatan hanya mengusulkan terkait penganggaran Program Smart City," kata Fauzi.


Politisi Golkar ini juga mengatakan agar setiap persoalan yang ada segera dilaporkan, untuk itu dia meminta Camat untuk menyampaikan kondisi yang ada.


"Kecamatan ini merupakan daerah terpencil, terluar dan sangat perlu perhatian, untuk itu ini perlu kita benahi bersama," ucapnya.


Untuk pembangunan rumah dinas camat, ketua Komisi I itu sangat setuju dan terkait hal itu pihaknya akan segera  menyampaikan hal ini kepada pemerintah daerah.


"Untuk pembangunan rumah dinas camat saya pikir itu sangat penting dan lahannya juga masih luas. Ini sangat perlu kami sampaikan ke Sekda, ini perlu diperhatikan karena daerah yang jauh dan terisolir sehingga nantinya camat tidak pulang dengan alasan tertentu dan bisa melayani masyarakat dengan full," pungkasnya.    (Dil)



DAMAI - Tim Formatur Penyusunan struktur Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Dumai mengadakan rapat terakhir yang di adakan di salah satu Cafe di Jalan Hasanuddin Kota Dumai. 


Dimana rapat Tim Formatur ini sudah melaksanakan Tiga kali rapat yakni pada Tanggal 7, 15 dan 21 September 2021 yang di hadiri oleh Tujuh orang Tim Formatur yakni Rian Dwi Al-Faroq, S.T, Guspian, Yulius Medi, Ahmad Daniyal, S.T, Bahtra Wardana, Andi Qodri, S.T, Hendra Isolihin. 




Ketua Tim Formatur Rian Dwi Al-Faroq, S.T mengatakan, sesuai hasil yang disepakati dari Musda KNPI ke-XIII yakni, Tim Formatur di beri waktu paling lama akan menyusun struktur Pengurus untuk Periode 2021-2024 selama Satu bulan. Inilah rapat terakhir yang dilaksanakan oleh Tim Formatur.


"Kami hari ini mengadakan rapat yang terakhir, untuk penyusunan struktur Pengurus DPD KNPI Kota Dumai periode 2021-2024 dan semua hasilnya sudah dimatangkan hari ini," kata Rian, Selasa (21/9/21)


Hasil berkas dari rapat ini akan di bawa ke DPD KNPI Provinsi Riau untuk pengajuan pembuatan SK Pengurus DPD KNPI Kota Dumai periode 2021-2024.


"Dari hasil rapat Tim Formatur terakhir hari ini menyatakan, rencana pengantaran berkas untuk pengajuan pembuatan SK Pengurus baru ini ke DPD KNPI Provinsi Riau akan direncanakan dalam minggu ini," tutup Rian. 


Ketua Demisioner Guspian mengatakan, untuk nama-nama Pengurus DPD KNPI Kota Dumai periode 2021-2024 yang telah diajukan dan sudah diberikan kepercayaan ini bisa menjalankan tugas pokok dan fungsi di bidangnya masing-masing dan untuk DPD KNPI Kota Dumai. 


Selanjutnya Ketua Demisioner, "Saya memberikan kepercayaan penuh kepada Pengurus DPD KNPI Kota Dumai yang terpilih bisa merangkul seluruh OKP dan seluruh Pemuda-pemudi yang ada di Kota Dumai


DUMAI (SL) - Komandan Kodim 0320/Dumai Letkol Inf Irdhan, S.E, M.M hadir ditengah - tengah para pengurus Himpunan Keluarga Putera-Puteri Angkatan Darat (HIPAKAD) pada perayaan HUT  Ke-4 dengan tema " kemurnian jati diri Hipakad sebagai wadah anak prajurit TNI AD"  yang diselenggarakan sederhana disalah satu Kafe jalan Sultan Hasanudin Dumai.


Selain Dandim, tampak pula Komandan Kompi 132/Bima Sakti(Danki-A) Kapten Inf. Putra Kurnia,  Ketua DPD Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau Ferry Windriya serta Veteran TNI Angkatan Darat.


Sudarmanto selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIPAKAD Kota Dumai mengatakan walau digelar sangat sederhana, diharapkan perayaan ulang tahun HIPAKAD ke-4 ini tidak mengurangi makna kebersamaan antar pengurus an anggota.


"Sebenarnya dimasa pandemi saat ini, sangat beresiko terkait dengan penyelenggaraan acara yang membuat orang berkumpul. Untuk itu kita hanya mengundang beberapa orang tua kita aja namun tidak mengurangi makna perayaan HUT HIPAKAD ini," ucapnya dalam sambutan



Ia juga menghimbau bagi anak-anak HIPAKAD untuk selalu menjalin komunikasi kepada teehadap TNI terlebih untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dikesatuan demi menjaga fisik yang  tetap ideal.


" Saya lihat banyak anak-anak Tentara yang koleterol tinggi, tensi tinggi. Maka dari itu, ikut terus latihan di kesatuan biar fisik terjaga," tambahnya sambil tersenyum.


Ketua PWRI Provinsi Riau, Ferry Windriya mengucapkan Selamat kepada keluarga besar yang tergabung dalam HIPAKAD pada perayaan tersebut.


" semoga dihari ulang tahun HIPAKAD yang ke-4 menjadi momen kebangkitan bersama untuk lebih meningkatkan hal-hal positif baik internal maupun eksternal Hipakad," ucap Ferry sembari menutup sambutan demgan sebuah pantun yang mengundang tepuk tangan dari hadirin


Disisi lain, Komandan Kodim 0320/Dumai sendiri meminta kepada Keluarganya ditubuh HIPAKAD untuk terus menjalin silaturahmi agar para pengurus HIPAKAD tetap kompak dan solid.


" Saya bangga melihat keakraban dalam HIPAKAD, untuk itu teeus jalin silaturahmi. Agar kekompakan ini terus terjaga," tutur Dandim.



Selaku pembina, Dandim mengaku siap mendukung HIPAKAD dengan program-program positif kedepannya.


" Kami mendukung kegiatan-kegiatan poaitif yang dimotori oleh HIPAKAD, dan semoga apa yang HIPAKAD lakukan berdampak positif bagi HIPAKAD sendiri dan Masyarakat luas," tambah Dandim.


Dalam acara tersebut juga melakukan pemotongan tumpeng dan pemberian sembako bagi keluarga Veteran guna terus merajut kebersamaan serta saling berbagi rasa antat keluarga HIPAKAD.(Rif)


 


Kepulauan Meranti - H. Muhammad Adil SH resmikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serta perekaman E-KTP untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tebing Tinggi Jalan Pembangunan II. Senin (20/09/2021) pagi.


Perekaman E-KTP nantinya dilakukan Koramil 02/Tebing Tinggi, Posal Selatpanjang dan juga Disdukcapil Kepulauan Meranti.


Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil mengatakan, ini adalah vaksin perdana yang dikhususkan untuk siswa dan siswi sudah atau lebih dari 12 Tahun.


"Vaksin ini tidak ada batasannya, jadi tidak ada warga Meranti yang tidak vaksin," ucapnya dengan tegas.


Ia juga menegaskan agar pelaksanaan vaksin yang diperuntukan bagi Siswa Siswi ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, agar dapat meminimalisir penularan.


Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Poyadi mengatakan dalam pelaksanaan vaksin yang dilakukan tersebut ada sebanyak 421 dosis vaksin yang diperuntukan untuk siswa.


"Saat ini terdata 768 siswa yang akan di vaksin, namun jumlah dosis vaksinasi yang dilaksanakan lebih kurang 421 Dosis dengan jenis Vaksin Sinovac. Sementara itu, sebanyak 96 Pendidik dan tenaga Pendidik sudah di Vaksin," jelas Poyadi.


Diungkapkan Poyadi, dalam pelaksanaan vaksin ini para siswa dan siswi diwajibkan untuk menyertakan surat pernyataan izin orang tua masing-masing.


"Dari surat pernyataan itu, ada sebanyak 300 lebih siswa dan siswi yang tidak dibolehkan untuk vaksin," ungkapnya.



Hal tersebut sangat disayangkan Poyadi selaku orang nomor satu di SMA N 1 Tebing Tinggi. Dimana diakuinya, padahal dengan melakukan vaksin ini tentunya dapat meningkatkan kekebalan imunitas pada tubuh para siswa dan siswi.


Disamping itu pula, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tersebut. Pasalnya, SMA N 1 Tebing Tinggi menjadi sekolah perdana yang dilaksanakan vaksinasi yang diperuntukan para siswa dan siswi.


"Kita sangat berterimakasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Meranti dan juga kepada Koramil 02/Tebing Tinggi serta Posal Selatpanjang, karena dosis vaksin ini dari TNI yakni Koramil dan Posal Selatpanjang. Dan saya mewakili SMA N 1 Tebing Tinggi sangat apresiasi setinggi tingginya," ucap Poyadi.


Ditempat yang sama, Danramil 02 Tebingtinggi Mayor Infanteri Suratno menjelaskan bahwa para siswa dan siswa harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan vaksinasi. Karena sejauh ini para siswa dan siswi belum mendapatkan prioritas khusus.


"Untuk jumlah antara TNI dan Polri itu sama. dan mengapa kita khususkan untuk para siswa dan siswi, karena untuk siswa dan siswi sekolah yang sudah 12 tahun ini belum dapat pelayanan khusus," jelasnya.


Dikatakan Mayor Infanteri Suratno bahwa pihaknya akan melakukan dor to dor dalam pelaksanaan vaksinasi, hal tersebut sesuai dengan kebijakan Bupati Kepulauan Meranti.


"Yang di vaksin belum bisa datang ya Kita Datangi (Dor To Dor)," katanya.


Sedangkan untuk pelaksanaan Vaksinasi bagi siswa dan siswi SLTA di Kepulauan Meranti, pihaknya akan berlanjut hingga target yang dicapai terpenuhi.


"Nantinya kegiatan ini akan tetap berlanjut ke sekolah yang lain. Untuk SLTA sudah punya data dan tinggal koordinasi ke sekolah saja," pungkasnya.  (Dil)

 


Kepulauan Meranti - Wabup Meranti AKBP (Purn,) H.Asmar Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021 dan rapat koordinasi lintas Sektor Operasi Patuh Lancang Kuning 2021 Di Halaman Kantor Kapolres Meranti. Senin (20/09/2021) pagi.


Di Hadiri Wakil Bupati Meranti AKBP (Purn,) H.Asmar,Kapolres Meranti AKBP AKBP Andi Yul Lapawesean, TG, SH, S.I.K, MH. Waka Polres,Danramil 02,Kasat POL-PP Kadishub, Kepala Kejaksaan.


Dalam Apel tersebut, Wakil Bupati AKBP PURN H. Asmar berpesan Kepada seluruh anggota yang betugas dalam operasi ini agar dapat menjadi tauladan bagi keluarga rekan dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.


"Saya berharap dengan terlaksananya operasi ini kita bisa saling bekerjasama dalam menjaga keamanan lalu lintas termasuk penerapan protokol kesehatan sehingga kondisi tetap aman dan kondusif," ucapnya.



Ia juga menambahkan, dengan terlaksananya kegiatan ini semoga bisa menjadi ikhtiar cemerlang dalam penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kepuluan Meranti ini.


"Semoga dalam memberikan pelayanan ini, sekiranya dapat menyiapkan mental, fisik, kesehatan, serta niatkan. Agar setiap pelaksanaan bisa menjadi ibadah untuk kita terhadap tuhan yang maha esa," katanya.


Kemudian Apel Yang dipimpin oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean, TG, SH, S.I.K, MH.menyampaikan Pelaksanaan operasi ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021," kata Kapolres.


Operasi ini merupakan operasi Kepolisian terpusat sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 dan meningkatkan disiplin terhadap Prokes serta tertib berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcar lantas yang mantap," tutup Kapolres.  (DIL)

 


DUMAI (SL)- Belum lama menjabat Plt. Yuda Pratama Putra S. STP langsung bergerak aktif memaksimalkam fungsi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai guna membantu Walikota dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang telah termaktup dalam rumusan aturan-aturan yang mencerminkan Dumai sebagai Kota Idaman.


Terlihat, dari kegiatan rutin yang dilaksakan hampir disetiap pagi hingga malam hari melakukan patroli keberbagai sektor demi kenyamanan masyarakat secara penuh. Terlebih yang sedang menjadi sorotan masyarakat yaitu usaha hiburan malam disinyalir selelu melanggar jam operasional dan meresahkan.


Terlihat dari pantauan awak media ini dilapangan pada kamis malam (17//09/2021) personil Satpol PP yang dipimpin Komandan Regu (Danru) Herman dan anggotanya mengelilingi Kota Dumai dengan dibantu aparat TNI dan tin gugus menyisir setiap sudut Kota.


Herman mengatakan bahwa kegiatan ini salah satu bentuk penertiban masyarakat terkait penerapan prokes sebagai upaya penanggulangan covid-19. Selain itu, beberapa tempat hiburan malam tak luput dari pemeriksaan demi memastikan tiada pelanggaran Prokes serta jam Operasional ditempat tersebut.


" Kita periksa satu persatu, karena kita ingin mereka (pengusaha-red) juga maayarakat kita taat aturan sesuai dengan yang ada di daerah kita terkait dengan Prokes dan waktu operasionalnya," ucap Herman


"Kali ini kita hanya menghimbau untuk mematuhi aturan main yang ada bagi pelaku usaha hiburan malam yang ada di Kota Dumai. Namun apabila kita temukan yang membandel, maka kita juga akan tindak dan berikan sangsi," tambahnya.


Disisi lain, ketika dihubungi via seluler. Yuda mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen mereka kepada masyarakat terkait tupoksi Satpol PP.


" Benar, anggota kita sedang melaksanakan giat rutin patroli, ini adalah sebagai bentuk konsisten kita terhadap tupoksi yang ada selaku penegak perda," ujar Yuda mengakhiri



Dihari yang sama, usai melakukan Patroli, Tim bergegas menuju kejalan Kaswari di Kelurahan Datuk Laksmana lantaran mendapat telepon dari salah seorang masyarakat terkait keberadaan dua Orang yang menurut informasi dari warga tersebut mereka adalah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sedang meresahkan Warga lingkungan sekitar. Tim pun berhasil mengamankan kedua ODGJ tersebut dan membawanya guna diserahkan ke Dinas Sosial.


" Alhamdulillah sesuai keinginan Masyarakat dengan mengamankan dua orang yang diduga sedang dalam gamgguan kejiwaan. Kita akan serahkan kepada dina Sosial untuk tindakan lebih kanjut, serta kita minta keluarganya untuk hadir pada esok hari," tutur Herman(Rif)

 


Kepulauan Meranti - Dua personel Polres Kepulauan Meranti, Riau, beberapa waktu lalu mendapat kesempatan untuk turut serta menjalankan misi perdamaian dunia di bawah organisasi Internasional Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).


Kedua personel tersebut adalah Briptu Berliansyah yang merupakan anggota Sat Lantas, dan Bripka Dongan Marulitua Manalu anggota Sat Polair.


Mereka berdua, ditugaskan pada Satuan Tugas Garuda Bhayangkara 2 Formed Police Unit (FPU) XII Unamid dan menjalankan misi perdamaian di Sudan, Afrika.


Kapolres AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH mengatakan, dengan mengirimkan dua personel terbaik merupakan prestasi bagi Polres Kepulauan Meranti.


"Ini merupakan salah satu pencapaian yang luar biasa, karena dua personel kami dipercaya gabung dalam misi perdamaian PBB di Afrika," kata Andi Yul, Kamis (16/9/2021) pagi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp. 


Dia berpesan kepada dua personel Polres Kepulauan Meranti yang bertugas di Afrika itu agar mampu melaksanakan tugas-tugas secara profesional dan dengan penuh integritas.


"Tetap jaga kesehatan, jaga nama baik bangsa Indonesia, jaga nama baik institusi Polri dan Polres Kepulauan Meranti," pesannya.


Tidaklah mudah bagi mereka berdua, terpilih dan bergabung dalam misi Internasional tersebut. Setelah melalui rangkaian proses seleksi yang panjang yang dimulai tahun 2020, dan dinyatakan lulus pada Februari 2021.


Briptu Berliansyah dan Bripka Dongan Marulitua Manalu mendapat tugas yang sama yakni sebagai pasukan taktis.


Mereka ditugaskan selama satu tahun, bersama dengan 140 orang pasukan penjaga perdamaian Polri dari seluruh Indonesia, dan akan kembali ke tanah air pada Desember 2021 mendatang.  (Dil)

 


Kepulauan Meranti - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil. S.H menyerahan paket bantuan alat Tangkap Ikan (Jaring/Gillnet) ramah lingkungan kepada 7 kelompok Nelayan di halaman Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/9/2021) pagi. 


Kelompok yang menerima bantuan tangkap ikan ramah Lingkungan ini adalah kelompok Nelayan Arun samudra, Kelompok Nelayan Senangin, Kelompok Nelayan Sinar Harapan, Kelompok Nelayan Tenggiri, Kelompok Nelayan Bintang Laut, Kelompok Nelayan Usaha Bahari, dan Kelompok Nelayan Camar. 


Dalam 1 Kelompok Beranggotakan 10 orang dan mendapat 70 paket/Kelompok Nelayan. Untuk Sekedar informasi, Gillnet atau jaring insang merupakan salah satu jenis alat tangkap.


Pada umumnya, gillnet ialah jaring berbentuk empat persegi panjang, mempunyai mata jaring yang sama ukurannya pada seluruh jaring, lebar lebih pendek jika dibandingkan dengan panjangnya.


Penyerahan Bantuan dihadiri Kepala Dinas perikanan Eldy Saputra, Kepala Bagian Prokopim Afrinal Yusran, Kepala Bidang (Kabid), Kepala Seksi (Kasi) di lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti Serta perwakilan Kelompok yang menerima bantuan.


Dalam kesempatan ini , Bupati H. Muhammad Adil S. H yang di dampingi Kadis Perikanan Eldi syaputra melakukan dialog dengan kelompok Nelayan. 


Bupati berpesan agar Bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya, dengan harapan dapat meningkatkan pereknomian para nelayan. 


Bupati H.Muhammad adil usai kegiatan menjelaskan bahwa Sejumlah Bantuan Kelompok nelayan ini merupakan bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dana Alokasi Kusus (DAK) tahun 2021 yang di anggarkan sebesar Rp.384 Juta.  (Dil)

 


Kepulauan Meranti - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) bagi pejabat yang dilantik beberapa waktu lalu.


Dulunya PKA dan PKP dikenal dengan sebutan Diklat Kepemimpinan atau Diklatpim, namun kini sudah berubah. 


Diklatpim IV berubah menjadi Pelatihan Kepemimpinan Pengawas disingkat PKP dan Diklatpim III berubah menjadi Pelatihan Kepemimpinan Administrator atau PKA.


Pelatihan ini dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil dan dihadiri sejumlah undangan diantaranya Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah, pihak kepolisian, kejaksaan dan instansi vertikal lainnya.


Adapun peserta PKA dan PKP ini masing-masing berjumlah 40 orang. Jumlah ini berkurang dari target sebelumnya yakni berjumlah 200 orang.


Pelatihan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode e-learning, itu dilakukan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.



Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh mentor.


Di tempat lain, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah ini. Menurutnya pelatihan ini dimaksudkan untuk membentuk figur pejabat struktural eselon III dan IV yang mampu  menjabarkan visi dan misi Bupati serta

mampu merencanakan pelaksanaan kegiatan instansi. Untuk itu sangat diperlukan pelatihan ini yang memungkinkan peserta mampu menerapkan kompetensi yang dimilikinya. 


"Dengan dilaksanakannya PKA dan PKP yang dulunya disebut Diklatpim, maka ini akan membuat seluruh pejabat yang ada bisa memiliki kompetensi yang nantinya mampu menunjukkan kinerja dalam membuat perubahan di dalam organisasinya. Dan ini akan menjawab semua persoalan yang ada, termasuk yang katanya kita kekurangan pejabat yang memiliki inovasi," kata Ardiansyah, Selasa (14/9/2021).


Pria yang akrab disapa Jack ini mengatakan pelatihan PKA dan PKP ini, tentunya bermanfaat bagi Pemkab Kepulauan Meranti, karena setiap pejabat struktural harus ditempati orang-orang yang memiliki SDM yang cukup baik, agar mampu mendukung setiap program pembangunan.


"Kami DPRD bersinergi baik dengan pemerintahan daerah, sehingga mendukung penuh kebijakan yang diambil termasuk melakukan pelatihan, dimana pejabat eselon yang mengikutinya akan memperoleh ilmu dan pengalaman baru dan kemudian membantu pemerintah daerah untuk bagaimana bisa membuat suatu perubahan," ujarnya.


Jack berharap, dengan adanya pelatihan ini akan lahir pejabat yang memiliki terobosan dan inovasi baru dengan harapan menyumbang kemajuan bagi daerah. Salah satunya yang diharapkan adalah membuat suatu terobosan baru bagi pemerintah untuk menggali potensi peningkatan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)


"Kita berharap, setelah dilaksanakan nya pelatihan ini akan muncul pejabat yang memiliki terobosan dan inovasi baru salah satunya adalah dalam hal peningkatan sumber PAD. Karena kita ketahui bersama, banyak potensi PAD kita yang belum tergarap dengan maksimal," pungkasnya.    (Dil)

 


DUMAI - Rahmat Ilahi, putra daerah kelahiran Dumai itu, akhirnya resmi mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Riau.


Pengusaha muda yang lahir 33 tahun silam itu, terlahir dari keluarga sederhana, fokus bergerak dari bawah untuk mengembangkan usahanya hingga kekancah nasional dalam menjalankan berbagai bidang bisnis, terkhusus dalam kegiatan perhubungan darat.

Sepekan yang lalu, Pria yang akrab disapa Rahmat ini resmi masuk dalam bursa pencalonan dan melanjutkan kegiatan roadshow ke daerah yang ada di Riau, untuk menyampaikan visi dan misi menjelang agenda Musda HIPMI Riau pada tanggal 25 September mendatang.


"Saya siap memimpin HIPMI tiga tahun kedepan. Bagi saya ini pengabdian," tegas Rahmat saat kunjungan ke kota kelahirannya yang merupakan daerah kedelapan dan dilanjutkan ke Kabupaten Bengkalis serta Kabupaten Rohil, pada Selasa (14/9/2021).


Kedatangan Rahmat Ilahi ini disambut langsung oleh Walikota Dumai, Paisal, SKM, Mars didampingi Plt Kadis DPMPTSP, Zulkarnaen dan juga terlihat hadir‎ Ketum BPC HIPMI Dumai serta pengurus.


‎Rahmat Ilahi disambut di kantor DPMPTSP Dumai, terlihat komunikasi antara Walikota dan Calon Ketua HIPMI Provinsi Riau ini berjalan begitu hangat, saling bertukar pikiran untuk bersama sama membangun Dumai. 


Rahmat Ilahi mengungkapkan, bahwa dirinya yang merupakan anak Dumai, serta besar di Dumai, melihat banyak potensi potensi besar untuk membangun Dumai, melalui usaha dan peluang Bisnis.


"Insyallah ‎kalau saya terpilih nanti, Dumai sebagai tanah kelahiran dan besar saya, saya akan berusaha membangun Dumai melalui HIPMI," kata ketua DPD Ikatan Keluarga Alumni Akademi Lalu Lintas.


Menurutnya, Dumai memiliki banyak peluang peluang bisnis, untuk itu nanti Ia akan berkoordinasi dengan HIPMI Dumai, dan Pemerintah daerah, dalam rangka mengambil peluang yang bisa membangun Dumai, melalui Usaha yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Terima kasih pak wali yang sudah bertukar pikiran dengan kami, semoga kedepan bisa membangun Dumai secara bersama sama," sebut Rahmat yang mengenakan jaket bertuliskan R1 merupan slogan pemenangannya.


Sementara, Walikota Dumai, Paisal mengaku, bahwa HIPMI merupakan wadah yang sangat penting untuk mengambil peluang peluang usaha di kota Dumai, terlebih relasinya sampai ke Pusat.


"Kita tahu bahwa orang orang HIPMI ‎ini merupakan orang orang penting, pengusaha pengusaha muda yang hebat hebat, untuk itu perlu adanya sinergitas antara Pemko Dumai, dan HIPMI," sebutnya.


Dirinya menjelaskan, Sosok Rahmat ilahi yang merupakan anak Dumai, sangat pas untuk menjadi ketua HIPMI Provinsi Riau, sehingga bisa bersinergi dalam membangun Dumai.


"Semoga Rahmat Ilahi bisa menjadi ketua, dan bisa berkontribusi untuk membangun Dumai, melalui Jalur HIPMI. Terima kasih sudah mau berkunjung ke Kota Dumai," pungkasnya.


Diakhir kunjungannya, Rahmat Ilahi menyerahkan bantuan ke‎pada Walikota Dumai, untuk pembangunan Dumai Islamic Center.***



DUMAI - 5 (lima) pelaku dugaan Tindak Pidana Memalsukan, Menyimpan, Mengedarkan dan atau Membelanjakan Rupiah Yang Diketahuinya Merupakan Rupiah Palsu berhasil dibekuk oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Dumai, Rabu (08/09/2021) lalu.


Dijelaskan Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP FAJRI, S.H, S.I.K, usai memalsukan uang pecahan Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah), para pelaku mencari untung dengan membelanjakan Rupiah atau Uang Palsu ke Indomaret, Alfamart dan Warung Lainnya. Usai membelanjakan Rupiah atau Uang Palsu untuk membeli makanan, minuman hingga produk kebutuhan lainnya, para pelaku kemudian mendapatkan Rupiah atau Uang Kembalian Asli dari tempat para pelaku membelanjakan Rupiah atau Uang Palsu tersebut.


"Adapun kelima pelaku yang berhasil diamankan seluruhnya merupakan warga Provinsi Sumatera Utara yakni MAZ (29), RP (41), PM (45), RG (29) dan HT (53)," jelas Kasat Reskrim Polres Dumai AKP FAJRI, S.H, S.I.K, Minggu (12/09/2021).


Diterangkan AKP Fajri, S.H, S.I.K, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Dumai bersama Penyidik Pembatu Polres Dumai berhasil melakukan penangkapan terhadap MAZ (29) di Jalan Tegalega Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan, RP (41) berhasil dibekuk disebuah Rumah Kos Jalan Lumba-lumba Kelurahan STDI Kecamatan Dumai Barat. Sementara PM (45), RG (29) dan HT (53) berhasil dibekuk di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru.


"Pengungkapan bermula ketika para pelaku membelanjakan Rupiah atau Uang Palsu di Indomaret Lubung Gaung 4/T03P. Kemudian saksi hendak menyetorkan uang hasil penjualan harian Indomaret ke Bank Mandiri Lubuk Gaung, setelah uang disetor kepada Teller Bank Mandiri Lubuk Gaung diketahui terdapat 1 (satu) lembar Uang Pecahan Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) Palsu," papar Kasat Reskrim Polres Dumai.


Menindaklanjuti temuan Rupiah atau Uang Palsu, pihak Indomaret Lubung Gaung 4/T03P lantas melakukan pengecekan rekaman CCTV. Pada pukul 08.00 WIB, terdapat seorang laki-laki yang berbelanja menggunakan Uang Pecahan Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Akibat kejadian tersebut Indomaret Lubuk Gaung 4/T03P mengalami kerugian Rp.100.000.- (Seratus Ribu Rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Dumai guna pengusutan lebih lanjut. 


Bersama kelima pelaku, jelas AKP Fajri, S.H, S.I.K, turut diamankan sejumlah Barang Bukti (BB) yakni 173 Lembar Uang Palsu Pecahan Rp. 100.000, Uang Tunai senilai Rp. 50.000 sebanyak 20 Lembar, Uang Tunai senilai Rp. 20.000 sebanyak 29 Lembar, Uang Tunai senilai Rp. 10.000 sebanyak 49 Lembar dan Uang Tunai senilai Rp. 5000,- sebanyak 66 Lembar. 1 (satu) buah Laptop warna Hitam merk Acer, 1 (satu) buah Printer Cannon warna Hitam, 1 (satu) kotak Tinta Warna Printer Cannon merk Data Print, 1 (satu) kotak Tinta Warna Printer Cannon Yang Sudah Dipakai, 1 (satu) buah Sterika, 2 (dua) buah Cok Sambung, 4 (empat) buah Pisau Cutter, 3 (tiga) lembar Kertas Manila Putih, 3 (tiga) lembar Kertas Manila Kuning, 3 (tiga) lembar Potongan Kertas Manila Putih, 1 (satu) lembar Potongan Kertas Manila Kuning, 1 (satu) lembar Potongan Sampul Plastik Yang Sudah Di Cat Pilox Warna Kuning, 1 (satu) lembar Potongan Plastik Kaca, 1 (satu) kaleng Clear merk Diton, 1 (satu) kaleng Cat Semprot warna Kuning merek Suzuka, 1 (satu) buah Pengaris Besi 30 Cm, 1 (satu) buah Pengaris Besi 50 Cm, 1 (satu) buah Gunting warna Hitam dan 3 (tiga) batang Pensil Flamingo 2B Black.


"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 36 Ayat (1) , Ayat (2) dan Ayat (3) Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang Jo Pasal 55 KUHPidana Dengan Ancaman Pidana Kurungan Penjara 10 Hingga 15 Tahun," pungkas Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Fajri, S.H, S.I.K.

 


DUMAI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai menggelar razia penegakan aturan terhadap seluruh tempat hiburan yang ada di Kota Dumai pada jum'at malam 10/09/2021.


Razia ini melibatkan personil keamanan dari kepolisian dan TNI serta PM Dumai. Target operasi ini adalah penegakan prokes terlebih dimasa PPKM level 3 yang sedang di alami Kota Pelabuhan ini.


Kepala Satpol PP Yuda Pratama Putera langsung memimpin giat dengan target penerapan Protokol Kesehatan ketat dan penertiban jam operasional kepada pelaku usaha hiburan malam.


Kepada media ini, Kasatpol pp memgatakan bahwa kegiatan ini merujuk dari keluhan masyarakat yang mulai resah terhadap aktifitas dunia hiburan malam yang dinilai semakin menjadi-jadi.


" Jadi kita turun kali ini disamping kegiatan rutin patroli anggota kita, ini juga bagian dari tidak lanjut laporan beberapa masyarakat yang resah," ucap Yuda.



Ditanyakan apakah ada kaitannya terhadap pemberitaan tentang kinerja Satpol PP, yuda menjawab bahwa kritik itu penting. 


" Kita tidak anti kritik, kita juga berharap rekan-rekan kita dimedia untuk terus memberikan info kepada kita tentang pelanggar-pelanggar aturan yang ada. Karena tidak semua dapat terpantau oleh kami di Satpol PP," tambah Yuda.


Ia juga menghimbau kepada seluruh pengusaha hiburan malam untuk membantu dengan mentaati aturan yang ada.


" Apabila kita menemukan pelaku usaha hiburan yang membandel, bukan tidak mungkin sangsi tegas kita lakukan seperti penyegelan lokasi usahanya," ujar lelaki yang pernah menjabat sebagai Camat Dumai Selatan ini.


Dalam kegiatan ini, ada beberapa tempat hiburan malam yang diberhentikan aktifitasnya lantaran sudah memasuki waktu operasional.

 


DUMAI - Kali ini pemerintah Kota Dumai dalam hal ini Dinas Kesehatan bersama LAM R mengadakan Vaksinasi massal dalam rangka percepatan penurunan angka covid-19 di Kota Dumai. Dengan tema gerakan seribu vaksin yang digelar di gedung LAM R jalan Putri Tujuh Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur pada Senin (6/9/2021).


Pj. Sekretaris Daerah Kota Dumai, H. Syahrinaldi, S.Sos, M.Si didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai hadir melaksanakan tinjauan dalam kegiatan tersebut.


Ketua DPH LAMR Dumai, Datuk Seri Syarudin Husin mengucapkan terima kasih kepada Pemko Dumai dalam hal ini Dinkes Kota Dumai yang telah berkenan menjalin kerjasama terkait percepatan kegiatan vaksinasi masal di Kota Dumai.


"Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga tanggal 10 September ini. Alhamdulillah Gerakan Seribu ini mendapat antusias dari masyarakat Kota Dumai," ucapnya.


Ia juga mengatakan sebagai perpanjangan lidah Pemko Dumai, target pemberian vaksin kali ini sekitar 7000 dosis.


"Target vaksinasi kurang lebih 7000 orang untuk se-Kota Dumai. Artinya bagi seluruh masyarakat Kota Dumai yang belum tervaksinkan, hari ini kita buka di Balai Adat LAM Dumai. Kita hanya perpanjangan tangan Pemko Dumai,"


Selanjutnya, selain kegiatan vaksin, LAM Dumai juga akan memberikan sembako kepada masyarakat yang merupakan bantuan dari PT. PAR, PT. Pertamina, dan Wilmar serta perusahaan-perusahaan yang mensupport kegiatan vaksinasi ini.


Gerakan Seribu Vaksinasi juga membuka pendaftaran bagi masyarakat luar Dumai, hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM.



"Informasi yang kami dapatkan dari Plt. Kadiskes Dumai, masyarakat luar Dumai ini kebanyakan peserta vaksinasi ke 2, hal ini diperbolehkan karena vaksinasi ini untuk seluruh masyarakat Indonesia," katanya.


Ditempat yang sama, Pj. Sekda mewakili Walikota Dumai H. Paisal SKM Mars sebagai Pemerinta Daerah sangat berterima kasih kepada LAM R Dumai sebagai Payung Negeri dikarenakan telah berpartisipasi dalam program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


"Tentunya kita berharap, angka penambahan kasus positif di Kota Dumai menurun dan Level PPKM di Kota Dumai juga menurun. Semoga kegiatan vaksinasi ini berdampak positif bagi Kota Dumai," pungkasnya.


Turut hadir dalam tinjauan Gerakan Seribu Vaksin, Kabid Dokkes Polda Riau, Kombes. Pol. dr. Priok, Forkopimda Kota Dumai, serta seluruh panitia pelaksana kegiatan vaksinasi.


 


DUMAI - Generasi Muda Pariaman (GEMPAR) Kota Dumai menyerahkan bantuan berupa dana yang didonasikan untuk salah seorang warga dkarenakan kekurangan biaya perobatan disalah satu klinik.


Dana yang terkumpul berasal dari pengurus GEMPAR & Satgas serta warga Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Dumai.


Sebut saja Ibu Iin, yang tinggal di jalan Duku, Kekurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota beberapa hari lalu ibu Iin dirawat diklinik lantaran sakit Lambung yang dideritanya. Ketika keadaannya mulai membaik dan sudah diperbolehkan pulang kerumah, namun Ibu Iin bingung karena tidak memiliki biaya yang ditagihkan oleh oerawat klinik tersebut sebesar Rp. 1.800.000. Hal ini diketahui oleh wakil ketua  GEMPAR Man Jaya serta Wakil Bendahara Riza Perdana dan segera memberitahukan kepada pengurus lainnya untuk membuka donasi melalui grub Whatsapp organisasi kepemudaan tersebut dan hal tersebut berhasil dengan total uang yang terkumpul sebesar Rp. 2.800.000.



Kepada media ini, ketua GEMPAR Andespah Michan mengatakan bahwa tindakan ini merupakan bentuk kepedulian antar sesama.


" Ini upaya kita dalam menjalankan roda-roda organisasi yang memang mempunyai roh sosial, ini juga tidak besar hanya sekedar.  Kebetulan saja memang sedang dibutuhkan oleh yang bersangkutan untuk biaya perobatan," tutur Ajo An, panggilan akrab lelaki yang mudah senyum ini.


Air mata Ibu Ros pecah, ketika beberapa pengurus mendatangi rumahnya guna memberikan bantua dana tersebut.


" Saya tidak dapat berkata banyak atas apa yang diberikan, namun saya berdoa semoga GEMPAR terus jaya agar dapat berbuat lebih kedepannya. Saya melihat loyalitas dan jiwa sosial para pengurus sangat tinggi, saya sangat berterima kasih," ucap ibu Ros dengan nada parau.


Ditambahkan oleh Ajo An " saya berharap bantuan ini bisa bermanfaat, dan kepada seluruh jajaran serta para orang tua kami di PKDP yang telah berpartisipasi atas sumbangan ini menjadi amal ibadah dan akan mendapat balasan Allah SWT. Serta untuk diketahui, sumbangan yang terkumpul kita serahkan seluruhnya buat Ibu Iin," ujar Ajo An.

 


Lubuk Gaung, Dumai 1 September 2021 Apical Group yang berlokasi di Dumai berkolaborasi dengan Polsek Sungai Sembilan, Kecamatan Sungai Sembilan, Kelurahan Lubuk Gaung dan Puskesmas Sungai Sembilan dalam kegiatan pembagian masker kepada warga di sekitar pusat kegiatan perekonomian di jalan raya Lubuk Gaung tepatnya toko toko, rumah makan dan usaha lainnya. Pembagian masker juga diberikan kepada pengguna jalan raya yang tidak memakai masker.


Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Apical Dumai bekerjasama dengan Forkopimcam Sungai Sembilan dalam rangka penegakan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Dumai khususnya di sekitar area PT. Sari Dumai Sejati (Apical Group).


“Masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang kita harus hadapi, semua kita mempunyai peran penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan melindungi diri sendiri sekaligus anda juga sudah melindungi orang orang sekitar anda , "ujar Kamero Bangun, humas Apical Dumai. 


Group Apical sudah memberi perhatian untuk penanganan penyebaran Covid-19 baik di tingkat nasional maupun  daerah dimana ada unit kerja Apical beroperasi seperti di Dumai Apical sudah menyerahkan beberapa kali bantuan kepada tenaga medis berupa Alat Pelindung Diri , multivitamin dan supplement makanan.



Sementara Murtadi sekcam Kecamatan Sungai Sembilan menyampaikan betapa pentingnya sosialisasi ini dalam rangka menanggulangi penyebaran covid 19. Harapannya dengan adanya kegiatan seperti ini warga semakin sadar dan tingkat kesehatan masyarakat pun lebih baik sekaligus kegiatan ekonomi juga tambah baik. 


Dr. Nanda selaku kepala puskesmas Sungai Sembilan mendorong agar kegiatan seperti ini tidak hanya sekali ini saja tapi berkelanjutan agar memakai masker,cuci tangan,menjaga jarak,menjauhi kerumunan serta pembatasan mobilisasi dan interaksi sudah menjadi budaya.


Tim dari Polsek Sembilan dibawah koordinator Aiptu Suardi Hasibuan  diikuti oleh tim dari puskesmas, kelurahan dan kecamatan langsung melakukan pembagian masker  di toko toko, rumah makan dan pengguna jalan di sekitar area PT Sari Dumai Sejati.

Rudi Hartono (memakai Topi berkaos Kuning)


DUMAI - Salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, Rudi Hartono. S.Psi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera jemput bola terhadap aspirasi masyarakat di Jalan Merdeka Baru Gang Hijrah, Rukun Tetangga (RT) 007 Keluruhan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur melalui kegiatan bakti sosial gotong royong (Goro)


Tepatnya Senin (30/8/2021) masyarakat bersama Ketua RT 007 Kelurahan Teluk Binjai, Ales Sarijon mengelar Goro untuk mengatasi masalah banjir yang terjadi sejak sepekan terakhir. Kehadiran Rudi Hartono di manfaatkan oleh warga masyarakat supaya persoalan banjir ini dapat segera di atasi melalui aspirasi yang mereka sampaikan terhadap salah satu anggota DPRD Kota Dumai ini.


Pasalnya, saat kondisi sebegini berlangsung genangan air bisa mencapai lantai rumah warga. Sementara itu, penyebab banjir bila tingginya curah hujan ialah di sebabkan belum sepenuhnya aliran pembuangan air yang berada di kiri kanan jalan dibangun Drenase sehingga penyumbatan akibat gundukan tanah, pasir dan sampah tak dapat di elakan. Tak hanya itu, peningkatan jalan yang berlangsung juga turut menjadi penyebab lambatnya genangan air surut saat banjir.



Di hadapan warga masyarakat yang ia temui, Rudi Hartono mengaku akan berupaya menyelesaikan persoalan banjir ini dengan mengusulkan kegiatan melalui APBD murni tahun anggaran 2022. "Insya Allah di APBD murni tahun annggaran 2022 nanti kita usahan sudah dapat direalusasikan," janji Rudi Hartono.


Menyikapi kondisi banjir yang terjadi saat ini dirinya meminta kepada seluruh warga agar bersabar. " orang tua saya juga tingal dan menetap di daerah ini, jadi kami juga sangat merasakan apa yang saudara rasakan," ungkapnya. 


Khusus untuk Parit dan peningkatan badan jalan Gang Hijrah akan di usakan betul, untuk bisa di angarkan nantinya.


Pada kesempatan yang sama salah seorang perwakilan masyarakat, Andri mengaku sangat mengharapkan realisasi atas apa yang di janjikan oleh anggota DPRD tersebut. "Semoga saja bisa direalisasikan mengingat kondisi banjir sebegini sangat meresahkan," harapnya.

 

Datuk Seri Syahrudin Husin foto (MR)

DUMAI - Pembangunan Dumai Islamic Center (DIC) telah dimulai. Hal ini ditandai dengan digelarnya Grounbreaking ceremoni yang dilaksankan pada Jum'at 27/08/2021 lalu di lokasi pembangunan DIC jalan HR.  Soebrantas Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.


Para tamu undangan tak henti memberikan aplaus kepada Walikota Dumai ketika memberikan kata sambutan lantaran dinilai telah mengambil langkah tepat dengan membangun DIC yang telah diidamkan sejak lama.


Tak terkecuali dari pemangku Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, Datuk Seri Syahrudin Husin yang sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pembangunan DIC tersebut.


" LAMR Dumai mendukung penuh pembangunan DIC ini," ungkap tokoh yang akrab dengan sapaan Datuk Syahrudin pada awak media ini usai acara Groundbreaking DIC.


ia juga mengutarakan bahwa DIC ini adalah keinginan Masyarakat kita sejak lama, maka dari itu Syahrudin mengajak seluruh element untuk mendukung pembangunan DIC.


" Tak ada alasan untuk kita menolak pembangunan ini, bukankah ini hal yang baik. Disini lah nantinya kita mulai menciptakan peradaban regenerasi kita yang mempunyai wawasan keagamaan yang tinggi," ungkap Datuk.


Ia berharap selama proses pembangunan DIC, seluruh unsur mendoakan agar bisa selesai dengan target yang ditentukan.


" Mari bersama-sama kita doakan agar pembangunan DIC ini berjalan lancar sesuai rencana," tuturnya.(Rif)


 


DUMAI - Walikota Dumai yang yang diwakilkan oleh Asisten 1 Pemerintah Kota (Pemko)  Dumai menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) ke-13 DPD KNPI Kota Dumai yang diadakan di Gedung Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Kota Dumai.


Musda ke-13 DPD KNPI Kota Dumai ini mengusung tema "Mewujudkan Musda KNPI Damai, Melahirkan Pemuda Tangguh dan Berintegritas" yang  dimulai pada pukul 14.30 WIB dan dibuka langsung oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Riau Fuad Santoso. 


Mewakili Ketua Panitia Hendra Isolihin mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang hadir pada Musda ini dan kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras sehingga Musda ini bisa dilaksanakan. 


"Saya mewakili Panitia Musda memohon maaf jika dalam pelaksanaan Musda ini ada kekurangan atau belum sempurna dan terima kasih buat seluruh tamu undangan dan panitia," kata Hendra yang sering disapa Agus. Sabtu (28/8/2021). 


Sementara itu Ketua DPD KNPI Kota Dumai Guspian memberikan kata sambutannya, pelaksanaan Musda ini untuk memilih Ketua DPD KNPI Kota Dumai yang baru, untuk memimpin KNPI Kota Dumai Tiga Tahun kedepan. 


"Kepada ketua yang terpilih nantinya, saya berharap untuk melanjutkan apa yang sudah kami kerjakan selama ini dalam membantu masyarakat dan dapat bersinergi dengan pemerintah," ujar Ketua Guspian. 


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai, Yusrizal, S.Sos, M.Si mengatakan, sumber daya manusia yang berkualitas tentunya diawali dengan pemuda yang berkualitas, karena peran pemuda sangat penting dalam pembangunan daerah. 


"Generasi muda adalah pemegang estafet kepemimpinan daerah di masa yang akan datang," kata Yusrizal. 


Generasi muda yang tergabung dalam Ormas dan OKP memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah, karena memiliki interaksi yang kuat dengan lapisan masyarakat dan pemerintah. 


"Selamat melaksanakan Musda, semoga nantinya berjalan tertib, aman dan lancar serta menghasilkan program-program yang inovatif dalam membangun kepemudaan di Kota Dumai. 


"Ketua terpilih dan seluruh pengurus hendaknya amanah dalam menjalankan setiap jabatannya dan KNPI bisa bersinergi dengan pemerintah," tutup Yusrizal. 


Ketua DPD KNPI Provinsi Riau Fuad Santoso, S.H., M.H mengatakan, semoga Pengurus KNPI kedepannya bisa membawa KNPI bersinergi dengan pemerintah, serta dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas. 


 "Siapapun yang menjadi ketua terpilih nantinya bisa menciptakan kader yang akan menjadi pemimpin kedepannya," tutup Fuad. 


Kegiatan dalam acara Musda ini diisi dengan Tari persembahan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyanyikan lagu mars KNPI, pembacaan Doa, kata sambutan dan dilanjutkan dengan Rapat Sidang Pleno Musda ke-XIII DPD KNPI Kota Dumai. 


Dalam Rapat Sidang Pleno, Pimpinan Sidang sementara diisi oleh Adel Iskosa sebagai Ketua Pimpinan Sidang, Ahmad Daniyal, S.T, Juliam Dani dan Kurniawan Hasan sebagai anggota. 


Sementara Pimpinan Sidang Tetap di Ketuai oleh Andi qadri, Abdul Rahim, Adel Iskosa, Ahmad Daniyal, S. T, Juliam Dani sebagai anggota. 


Hasil Sidang Pleno Musda ke-13 DPD KNPI Kota Dumai terpilih Bung Rian Dwi Al-Faroq, S.T sebagai ketua terpilih secara aklamasi yang didukung oleh 7 Pengurus Kecamatan (PK) dan 39 Organisasi Kepemudaan (OKP). 


Sesuai AD/ART KNPI, Ketua terpilih membentuk Tim Formatur untuk menyusun kepengurusan DPD KNPI Kota Dumai Periode 2021-2024 yang terdiri dari unsur DPD I Provinsi Riau Andi Qodri, unsur DPD II Kota Dumai Guspian, unsur DPD MPI Yulius Medi, unsur PK Ahmad Daniyal, S.T, dan unsur OKP Batra dan Hendra Isolihin. 


Sumber : monitorriau.com




DUMAI - Pengurus Majelis Pimpinan Cabang  Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Dumai menyatakan siap bersinergi mendukung pelaksanaan program pembangunan Islamic Center yang dilaksanakan Pemko Dumai.


Peryataan tersebut disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Abdul Kadir melalui Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Untung Daeng disela-sela kegiatan Musda XIII KNPI Kota Dumai, Jumat (28/08/21).


"Kita akan mensinergikan program kerja Pemuda Pancasila untuk mendukung program-program pembangunan Pemko Dumai. Salah satunya di bidang pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata, seperti Islamic Center Dumai," kata Untung sapaan akrabnya.


Lanjutnya, MPC PP menghimbau seluruh kader agar berperan aktif serta mendukung program pembangunan pemerintah. MPC PP juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama mengawasi untuk menghilangkan persepsi negatif, jika ada berkaitan soal hukum biar aparat hukum yang bekerja.


"Sekarang sudah bukan saatnya kita berteori. Butuh aksi nyata yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Daerah. Kami dari Pemuda Pancasila mengajak masyarakat untuk mengawasi pembangunan pemerintah agar terlaksana dengan baik," ajak Untung.


Menurut Untung, Kota Dumai harus mampu mengejar ketertinggalan dari kabupaten/kota lain di Provinsi Riau. Oleh karena itu, peran pemuda sangat dibutuhkan untuk membangun daerah setempat.


Untung mencontohkan, bagaimana para pemuda didukung pemerintah untuk mengembangkan produk-produk unggulan daerah atau tempat wisata baru yang dikelola oleh para pemuda tersebut.


Kemudian, tempat-tempat wisata baru tersebut dipromosikan melalu media media sosial di kalangan anak muda, tentunya akan menimbulkan daya tarik para wisatawan untuk berkunjung.


"Ini tentunya akan berdampak pada kunjungan wisatawan yang akan membelanjakan uangnya ke Kota Dumai," tutup Untung.


DUMAI - Penyidik Kejari Dumai pada hari ini telah melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum Kejari Dumai dalam perkara tindak pidana korupsi dugaan penyelewengan pertanggungjawaban penggunaan dana SKPD Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai pada Tahun Anggaran 2017 dan 2018 yang menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih sebesar Rp. 320.733.569,- (tiga ratus dua puluh juta tujuh ratus tiga puluh tiga ribu lima ratus enam puluh sembilan rupiah).


Kajari Dumai Dr. Khairul Anwar melalui Kasi Intel Kejari Dumai Dede Setiawan didampingi Kasi Pidsus Ekky Rizki Asril mengatakan kedua tersangka kini ditahan lantaran sudah memenuhi 2 alat bukti.


"Penyidik Kejari Dumai pada hari ini telah melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum Kejari Dumai dalam perkara tindak pidana korupsi dugaan penyelewengan pertanggungjawaban penggunaan dana SKPD Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai pada Tahun Anggaran 2017 dan 2018," kata Dede.


Selanjutnya Penuntut Umum Kejari Dumai berdasarkan Surat Perintah Penahanan (Tingkat Penuntutan) Kepala Kejaksaan Negeri Dumai telah melakukan penahanan terhadap :

1. Sdr. Z (42 Tahun) yang menjabat sebagai bendahara pengeluaran Kecamatan Bukit Kapur Tahun 2017-2018;

2. Sdr. B  (59 Tahun) yang menjabat sebagai PPK-SKPD Kecamatan Bukit Kapur Tahun 2017-2018. 

"Keduanya diduga melanggar Primair Pasal 2 ayat 1, Subsidair Pasal 3 UU 31/1999 Jo. UU 20/2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," ujar Dede.


Keduanya dititipkan di Rutan Polsek Medang Kampai selama 20 hari kedepan dan akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru guna menjalankan persidangan.

Diberdayakan oleh Blogger.