Saat Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, Iskandar Hasan didampingi Sekretaris DPC Gerindra Kota Dumai, Idrus beserta legislator dari Gerindra, Petria Nespita menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg ke KPU Dumai.(foto KPU Dumai)

SOROTLENSA, DUMAI -
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Dumai resmi mendaftarkan para bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai, Selasa (17/7/18).

Sebagaimana diketahui hari ini tanggal terakhir pendaftaran yang telah ditetapkan KPU Pusat yang dibuka sejak 4 Juli lalu.

Namun Ketua DPC Gerindra Dumai, Iskandar Hasan beralasan kepada Sorotlensa.com usai penyerahan berkas di Sekretariat KPU Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, mengapa hari terakhir pihaknya mendaftar, itu dikarenakan surat keputusan (SK) dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerindra baru turun hari ini.

“Itupun usai salat Zuhur tadi, sekiranya pukul 14.00 WIB, yang dilakukan serentak ke seluruh daerah. Makanya kita agak terlambat mendaftarnya,”terangnya.

Sedangkan untuk penetapan ke seluruh para calonnya sebanyak 30 orang dari semua kalangan, tidak terkecuali empat orang calon petahana yang sudah lebih dulu duduk di kursi wakil rakyat tersebut, seperti Idrus ST, Johannes MP Tetelepta, Syahrial Amini dan Petria Nespita.

Para calon pun banyak diisi dari kalangan anak muda yang usianya berkisar 25 hingga 45 tahunan. “Meskipun ada dari kita usianya di atas 50, namun tidak banyak,”ungkapnya.

Untuk bacaleg kali ini banyak didominasi  wajah baru meskipun tak dipungkiri sejumlah kader dari partai berlambang kepala Garuda ini berpindah haluan ke partai lain untuk berebut kursi di DPRD Dumai pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang.

“Itu tak menjadi halangan bagi kita karena kita mempunyai kader yang cukup mumpuni untuk bersaing,”sebut pria yang juga mencalonkan sebagai legislator di daerah pemilihan (dapil) 1 yakni Dumai Kota dengan nomor urut satu.

“30 bacaleg ini terlebih dahulu dilakukan penyeleksian dan uji saring yang kita lakukan dalam lingkup intern partai. Jadi tidak sembarangan, termasuk caleg kita yang termuda itu berusia 26 tahun seorang wanita yang direkomendasikan langsung dari PMII (Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia),”terang Iskandar panjang lebar memaparkan.

Dijelaskannya dari 30 orang ini diikuti 30 persen nya merupakan peserta wanita dan sudah mewakili setiap dapilnya.

Sehingga ia menargetkan pada pesta demokrasi 2019 nanti, para peserta bacaleg partai  usungan Prabowo Subianto ini
akan memboyong kadernya sebanyak tujuh kursi.

“Dan kita optimis kali ini kita mendapatkan pertambahan kursi di dewan,”kata pria yang suka tersenyum penuh ramah itu.

“Bukan itu saja target kita kali ini Gerindra bisa jadi ketua DPRD,”ujarnya tegas.

Tampak seluruh kader Gerindra Dumai foto bersama sebelum memasuki Sekretariat KPU Dumai dalam rangka pendaftaran ke 30 bacaleg
Senada yang dikatakan Sekretaris DPC Gerindra Dumai, Idrus ST. Kalau kursi yang ditargetkan minimal sebanyak enam kursi.

“Kalau maksimal bila perlu sebanyak-banyaknya. Meskipun empat saja kita sudah bersyukur dapat mengisi kursi wakil rakyat,namun kita optimis kok,”terang Idrus lagi kepada media ini.

Untuk itu pihaknya pun tak tinggal diam dalam mengejar perebutan kursi tersebut. “Dengan langkah memberikan support kepada para bacaleg dari setiap dapil untuk bersemangat mencari suara sebanyak-banyaknya, salah satunya dengan sosialiasi ke masyarakat itu,”ungkapnya.

Lagipula ini dilakukan pihaknya demi memenangkan Prabowo Subianto pada pemenangan di laga pemilihan presiden (pilpres) Republik Indonesia yang diselenggarakan serentak dengan pilleg 17 April 2019 tahun depan.

“Sebagai calon tunggal tentunya kita ingin pak Prabowo menang pada pilpres kali ini,”tutur pria bermata sipit ini.
Tak hanya untuk menjadikan Prabowo sebagai RI 1 saja melainkan pihaknya menginginkan agar Wali Kota Dumai diusung dari Gerinda.

“Ya memang itu keinginan kita agar Gerindra menang di Dumai,”tukasnya lugas.

Penulis : tim

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.