Ilustrasi karhutla

SOROTLENSA, DUMAI – Terhitung sejak Januari hingga Agustus 2018, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 1.400 hektar (ha) yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Ditotalkan 14 titik api, salah satunya di Kecamatan Tanah Putih yang berbatasan langsung dengan Kota Dumai menjadi luas lahan yang terluas. 

Sementara untuk yang wilayah terparah terdapat di Labuhan Papan, Kecamatan Tanjung Berawa. Hal ini menjadi wilayah konsentrasi pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan TNI dan Polri Kabupaten Rohil.

Dari pembakaran ini diduga ada lima tersangka yang telah diamankan pihak kepolisian setermpat yang bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0321 Kabupaten Rohil. 

“Saat ini mereka sudah menjalankan proses hukum yang berlaku, sedangkan untuk upaya pemadaman terus kita lakukan,”sebut Dandim 0321 Kabupaten Rohil, Kolonel (Inf) Dedi Effendi, baru – baru ini sebagaimana dilansir Xnewss.

Ia juga membeberkan, jika upaya pemadaman terus dilakukan baik di darat maupun udara. Sebanyak empat helikopter water booming dikerahkan untuk membantu upaya pemadaman satgas darat yang terus mendinginkan sejumlah titik api yang ada.

"Udara yang panas membuat kondisi tanah kering sehingga mudah terbakar. Kita lihat di atas tidak ada api namun di dalam bara api terus menjalar ke sejumlah lahan dan kapan - kapan bisa membara. Kondisi angin yang kencang juga menjadi tantangan kita tersendiri dalam upaya pemadaman api disini,"tukas Dandim Rohil.(red)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.