Wali Kota Dumai, Zulkifli As dan Wakil Wali Kota Dumai, Eko Suhardjo saat mengunjungi pabrik pengolahan beton (batching plant) di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan.(foto : berkabar.com)

SOROTLENSA, DUMAI - Setelah sukses menjalani bisnis batching plant atau pabrik pengolahan pembuatan beton, BUMD PT Pembangunan Dumai kini membidik jenis usaha pelaksana konstruksi.

Proyek yang ditangani BUMD kali ini berupa pengembangan jalan atau Road Improvement di areal Sinar Mas Group's, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan.

Proyek yang diperkirakan dengan nilai investasi  'menyundul' 10 miliar rupiah ini akan mulai beroperasi pada 1 Desember 2018 nanti.

"Pengembangan jalan yang dimaksud berupa pengerjaan hotmix (campuran aspal) yang tahap awal, nilai anggarannya sekitar 4 miliar rupiah dulu,"ucap Komisaris BUMD PT Pembangunan Dumai, Wan Fauzi Efendi melalui Manajer Operasional, Annora Arsan kepada Sorotlensa di ruang kerjanya.

Proyek ditargetkan 90 hari selesai dikerjakan dengan merekrut tenaga kerja lokal khususnya di wilayah tempatan.

Nora mengakui sebelumnya, tenaga skill direkrut berdasarkan hasil penjaringan dengan mengikuti tes masuk yang diajukan BUMD

"Saat ini kita sudah menyiapkan segala hal tentang keselamatan kerja para tenaga skill nya,"tutur dia menutup.(red)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.