Sekda Kota Dumai, M Nasir bersama staf dan warga RT 19 Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan saat meninjau lokasi rumah warga yang mengalami banjir dua pekan lalu

SOROTLENSA, DUMAI - Musibah banjir yang kerap melanda warga kota Dumai, khususnya di permukiman padat penduduk terutama pada musim hujuan  sangat dikeluhkan warga.

Hal ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara maksimal, apalagi penanganan banjir masuk dalam skala prioritas program kerja pemerintahan Zulkifli As dan Eko Suharjo.

Untuk itu saat ini Pemko Dumai tengah menyususun perencanaan yang matang agar persoalan klasik yang kerap melanda warga ini bisa teratasi secara maksimal.

"Kita sedang menggodok perencanaan dengan melibatkan konsultan dari Kota Bandung," ujar M Nasir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai baru-baru ini kepada Sorotlensa.

Menurut mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis ini penaganan banjir secara maksimal akan menelan anggran yang cukup besar, Pemko Dumai akan melakukan upaya kerja sama dengan pihak lain.

"Setelah perecanaan nya siap, kita akan lakukan upaya lobi ke Pemrov Riau dan Pemerintah Pusat,"terangnya.

Selain itu juga disebutkan Pemko Dumai telah menganggarkan dana untuk penanganan banjir pada tahun APBD 2019 mendatang.

"Kita telah anggarkan sebesar 2 miliar rupiah, biaya penganan banjir tersebut sekitar 10 miliar rupiah. Dan itu yang kita usahakan untuk melobi pemprov dan pusat,"papar Nasir.

Selain itu pemerintah juga akan memprogramkan proyek jangka panjang dalam penanganan banjir ini.

"Dengan melakukan tahap penyusunan  pembangunan pengendalian banjir dari hulu ke hilir sungai. Bahkan kita sudah turun untuk melokalisir daerah yang memang akar dari permasalahan banjir tersebut,"tukasnya demikian.(red)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.