Kelenteng Hock Liong Kiong Dumai 
SOROTLENSA, DUMAI - Suasana perayaan Imlek 2570 yang jatuh pada tanggal 5 Februari 2019  Masehi, umat Kong Hu Chu silih berganti mendatangi Klenteng Hock Liong Kiong Jalan Kelakap Tujuh, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan untuk beribadah.

Tampak, di hari pertama Imlek, warga etnis Tionghoa melaksanakan berbagai ritual sebagai tanda bentuk rasa syukur kepada leluhur dan sang pencipta karena telah memasuki tahun baru yang bershio Babi Kayu kali ini di kelenteng pertama yang dibangun tahun 1990 an di kota industri ini.

"Kelenteng ini merupakan satu-satunya kelenteng terbesar disini (Dumai) semenjak didirikan di tahun 1990an,"ujar Alay yang merupakan penjaga kelenteng kepada Sorotlensa.com, Selasa (5/2/2019).

Ia mengatakan, warga yang beribadah  di kelenteng tersebut tak hanya dari Dumai saja melainkan  didominasi dari daerah lain, yakni warga Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir dan Kepulauan Meranti.

"Nah khusus dari daerah lain, mereka turut serta merta memboyong keluarga  besar untuk beribadah di kelenteng ini (Hock Liong Kiong),"sebutnya di Klenteng Hock Liong Kiong bukan hanya warga dari Dumai saja melainkan dari luar daerah.

Alay menambahkan, proses ritual diawali dengan penyembahan kepada Dewa Hian Thian Siang Tee.

"Dilanjutkan dengan membakar dupa yang diletakkan di setiap altar untuk dilakukan penyembahan tadi,"terangnya singkat.

Di lain kesempatan, Bambang atau Lee Cia Wan selaku Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyampaikan untuk kali ini perayaan Imlek sedikit lebih berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini kita merayakan cukup sederhana, pasalnya banyak musibah yang akhir-akhir ini melanda negeri kita, jadi kita lebih fokus untuk berbagi kepada sesama karena itu lebih penting,"ungkap Aban sapaan akrabnya sekaligus mengakhiri wawancara.




Penulis :Fisal Arif

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.