Tampak Cawapres RI 02, Sandiaga Salahuddin Uno tengah menikmati santapan makan malam bersama Caleg DPR Dapil Riau, Miftah Nur Sabri dan salah satu Relawan KOMPAS 02 M16 Kota Dumai Faisal Arif foto bersama.
SOROTLENSA, DUMAI - Cawapres RI 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sangat memfavoritkan salah satu makanan yang berasal dari tanah Sumatera Barat itu sewaktu dirinya mengunjungi Kota Dumai.

Tak tanggung-tanggung, saat salah satu media menanyakan makanan apa yang disukai oleh mantan Wakil Gubernur DKI tersebut.

"Apa sih makanan kesukaan Abang (Sandi)?"sebut salah seorang wartawan media nasional itu bertanya.

Lalu dijawab Sandi dengan sigapnya, "dendeng batokok.. Saya suka banget tuh... Tadi habis makan di rumah makan Pak Datuk, cukup lahap saya memakannya,"tuturnya tersenyum usai dirinya bersama rombongan melaksanakan salat Magrib di Masjid Habiburrahman, Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Dumai Timur, Senin (4/3/2019) malam lalu.

Namun pada kesempatan itu, ia juga sempat mengungkapkan salah satu program prioritasnya pada kampanye dialogisnya di Kota Dumai, dengan mengedepankan tiga sektor bidang, yakni pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan.

Untuk pendidikan sendiri, jika ia bersama Prabowo Subianto diamanahkan memimpin negeri ini, akan menuntaskan pendidikan berkualitas.

Maksudnya dengan memperbaiki akses pendidikan dan kesejahteraan bagi guru honorer.

"Karena mereka sudah menitipkan kepada kami untuk meningkatkan status mereka (menjadi ASN), sebab sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun,"sebut dia.

Kemudian di bidang kesehatan, ia juga akan menangkap aspirasi mengenai pengolahan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan agar pelayanan kesehatan lebih baik lagi.

"Bagaimana kita bisa menutupi defisit di  BPJS termasuk mensejahterakan petugas kesehatan, dimulai dari para dokter, bidan, perawat sampai apoteker sendiri,"timpal Sandi lagi.

Sementara di bidang ketenagakerjaan, ia menuturkan hal ini menjadi PR bagi yang sangat luar biasa bagi Prabowo-Sandi untuk menciptakan lapangan kerja dengan menciptakan dua strategi, pertama program kewirausahawan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Dengan memberdayakan program OkOc (one kecamatan dan one center of entrepreneurship),"terangnya.

Kedua, pihaknya akan mendorong usaha industri khususnya di Dumai.

"Karena di Dumai ini, di atasnya ada minyak dan bawah bumi ada minyak, jadi patut kita bangun industri pengolahan minyak bumi, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja,"tukasnya.(red)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.