Suasana rapat Forum Gabungan Wartawan(FORGAN) Kota Dumai
DUMAI - Perlakuan salah satu pejabat di kesekretariatan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) yang dinilai tidak pantas dan dianggap telah merendahkan salah seorang Wartawan terus menjadi pembahasan khusus bagi Forum Gabungan Wartawan(FORGAN) Kota Dumai.

Hal ini menjadi agenda utama dalam rapat pembahasan yang digelar Forgan Kamis malam 09/05/2019 disalah satu Cafe dibilangan jalan cempedak kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota.

Untuk diketahui persoalan tidak menyenangkan ini berawal dari ketika Ridwan Syafri Alias Ocu Wartawan surat kabar Vokal dan juga ketua umum Forgan menanyakan tentang prosedur kerjasama publikasi dilingkungan DPRD Kota Dumai beberapa hari lalu bersama rekan seprofesinya Arif yang merupakan Pimpinan Media SOROTLENSA.COM kepada  salah seorang Pegawai berinisial N di lembaga Wakil Rakyat tersebut.

Namun bukan mendapatkan jawaban yang menyenangkan,  perlakuan tidak pantas justru di tunjukan oleh N selaku pegawai di lembaga tersebut kepada Ocu dan rekan yang membuat dua Wartawan tersebut merasa sangat direndahkan dan dianggap telah mencederai lembaga tempatnyao bekerja yang notabe nya beretika dan santun.

Mendapat perlakuan demikian, Ocu mencoba untuk tetap tenang dikarenakan kondisi yang memang sedang menjalankan ibadah puasa.

Ocu yang juga pimpinan media online surya24 yang menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan tersebut berniat melakukan diskusi dengan Forgan dan akan menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada Forgan untuk ditindak lanjuti
  " Saya berencana menyerahkan sepenuhnya apa yang saya dan Arif alami kemaren kepada Forgan, karena ini juga menyangkut nama baik Forgan," beber Ocu kala itu

Dan ketika ocu membuka diskusi bersama rekan-rekan Forgan, para pengurus organisasi jurnalis ini merasa geram dan langsung menggelar rapat membahas apa yang dialami sang ketua dan berencana meminta pertanggung jawaban oknum pegawai tersebut dengan membawa masalah ini ke lembaga tempatnya bekerja.
 "Kita akan berupaya membawa persoalan ini ke lembaga mereka(DPRD) dan meminta klarifikasi terhadap yang bersangkutan karena ini menyangkut nama ketua umum dan Forgan," beber Sekretaris Umum Forgan M.Budianto disela-sela rapat pada sorotlensa

Ditambahkan oleh Budi yang juga CEO media online Erapublik.com bahwa kelakuan yang di tunjukan oleh N adalah bentuk ketidak patutan bagi pejabat.
 " Andai dia tidak ingin bekerjasama, kenapa harus menunjukan kelakuan seperti itu, hal seperti itu kan tidak patut di tunjukan oleh pejabat," imbuhnya.

Hal senada datang dari para pembina  Forgan Ir.Mhd.Hasbi, bahwa dirinya sangat menyayangkan atas sikap arogansinya seorang oknum pejabat publik di DPRD yang diduga melontarkan ucapan yang tidak pantas selaku pejabat publik.
 "Menurut saya, etika (N) sebagai ASN tidak pantas memperlakukan insan pers seperti itu. Karena insan pers merupakan salah satu mitranya pemerintah, baik Eksekutif, Legislatif dan lainnya. Untuk itu persoalan ini hendaknya kita surati Ketua DPRD Dumai guna hearing," tegas Hasbi

Ucapan Ir.Mhd.Hasbi disambut oleh Guspian (Agus Tera) dari Media Tv Dumaivision yang juga merupakan Pembina
 "Kita tidak ingin seorang ASN melakukan tindakan arogan terhadap insan Pers yang di alami Ocu Ketua Umum FORGAN, pendapat saya sama dengan apa yang disampaikan oleh Ir.Hasbi," ungkap Agus Tera.

Disamping itu, Hotland Thomas SH yang merupakan Kuasa Hukum FORGAN memberikan pandangan, bahwa persoalan tersebut adalah persoalan etika seorang ASN.
 "Tidak layak sebagai seorang ASN tidak beretika terhadap insan pers," tandas Hotland Thomas SH.

Rencananya senin pekan depan Forgan akan berkunjung ke kantor DPRD Dumai guna menindak lanjuti hal ini.(red/SL)





Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.