Bagan Siapiapi -  Bupati Rohil H. Suyatno bergerak cepat dengan mengumpulkan para tokoh lintas agama yang ada di Bagansiapiapi, untuk membahas pemilik akun Facebook yang telah menghina Ulama Riau Ustad Abdul Somad (UAS). Ahad 01/09/2019

Rapat tersebut di pimpin langsung Bupati Rohil, H Suyatno dan dihadiri perwakilan Kodim 0321/Rohil, Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais, Kejari Rohil, Danposal Bagansiapapi, tokoh agama, suku dan para ormas Islam.

H. Suyatno mengatakan pertemuan ini untuk membahas sekaligus menyikapi salah satu akun Facebook yang menghina UAS , sebagaimana diketaui pemilik akun Facebook yang menghina ust Abdul Somad adalah milik Josep Edward Panji Putra, berdomisili di Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir, sementara yang bersangkutan kini masih berada di Sumatera Utara (Sumut).

Kata Bupati, saya selaku pimpinan daerah langsung mengambil langkah cepat dengan mengundang forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama semua suku, pendeta, ormas islam yang ada di Bagansiapiapi, untuk mendiskusikan hal ini, termasuk juga orang tua Josef Edward Panji Putra.
  "Jangan sempat persoalan ini ke mana mana, setelah banyak masukkan masukkan menyikapi persoalan ini, maka dalam rapat bersama Forkopimda, tokoh agama, suku-suku ini kita sepakati supaya Yosep Edward Panji Putra harus minta maaf, baik itu secara tertulis maupun lisan di akun fb milikinya, serta harus menghapus postingan FB tersebut," ungkap H. Suyatno

Ibu kandung Yosef Edward Panji Putra, Mastius Br Sianipar mengatakan saya orang tua Yosef Edward Panji Putra meminta maaf setulus-tulusnya kepada seluruh umat Islam, khususnya di Rokan Hilir atas perbuatan anak saya, yang telah menghina ust Abdul Somad.

Sementara itu, Ketua Badan Kerjasama antar Gereja (BKAG) Kecamatan Bangko N.Nababan juga menyikapi permasalahan yang dibuat Yosef Edward Panji Putra di medsos, saya bilang kan sama dia supaya minta maaf dan menghapus postingan di facebook nya.
  "Kau cepat hapus, cepat minta maaf kepada seluruh umat Islam khususnya di Rokan Hilir," kata N Nababan.

Disamping itu N. Nababan minta maaf kepada seluruh masyarakat Rokan Hilir dan menyesali akan kejadian,dan melalui orang tuanya saya minta supaya Yosep Edward Panji segera datang untuk minta maaf.

Sementara itu orang tua yosef juga dalam kesempatan ini meminta maaf kepada seluruh ummat Islam khususnya Rokan Hilir atas perbuatan anaknya

Selanjutnya N. Nababan juga berpesan kepada para orang tua agar berperan aktif mengawasi anaknya dalam bermain di media sosial sehingga aejak dini dapat mencegah anak anak untuk tidak melakukan perbuatan yang tidak baik yang ujungnya akan berhadapan dengan hukum.(idrus)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.