Benny Akbar SH, MH, CLA (Bakal Calon Walikota Dumai Periode 2020-2025)

MENJELANG pilkada yang digelar serentak pada 23 September 2020 mendatang, sejumlah nama bakal calon di Kota Dumai pun dijadikan bahan survei.

Selain oleh partai politik tempat mereka mendaftar, bahkan salah satu lembaga survei nasional juga ikut berpartisipasi pada polling pemilu nanti.

Dalam mengejar polling tersebut, para kandidat pun melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan simpatisan dari masyarakat khsusunya parpol.

Sebab partai merupakan langkah yang paling efektif memudahkan mereka melenggang dalam memperebutkan 'tahta' kepemimpinan di daerah pantai pesisir timur Pulau Sumatera ini.

Bahkan untuk mendapatkan rasa simpati partai tersebut, kandidat pun berlomba-lomba terus menaikan popularitas dan elektabilitasnya agar masyarakat tak salah pilih.

Berdasarkan data hasil simulasi laporan survei dari salah satu lembaga yang akurasinya tak perlu diragukan lagi, ternyata sosok Benny Akbar SH MH CLA masuk tiga besar nama yang dijagokan oleh warga Dumai.

Selain sang petahana Eko Suhardjo, ada juga Paisal termasuk pria yang kerap disapa Beben ini.

Pria yang baru saja genap berusia 40 tahun ini pada 15 Januari 2020 lalu memang tak diragukan lagi kalau berbicara populer di kota pelabuhan ini.


Sebab pria millenial yang berprofesi sebagai advokat ini namanya cukup dikenal bahkan hingga luar Dumai.

Kepiawaiannya dalam membela kliennya di meja hijau juga bisa diperhitungkan, seperti kasus yang menyeret nama PT Pertamina (Persero) tahun 2008 silam.

Kala itu perusahaan BUMN tersebut menang perkara atas kasus sengketa tanah dengan laskar Melayu Kota Dumai.

Selain itu dirinya juga terkenal supel dan bergaul dengan siapapun tanpa pandang bulu. Membuat orang-orang juga senang untuk mengikutsertakan dirinya pada banyak organisasi.

Sebut saja Pemuda Pancasila, Perhimpunan Advokasi Indonesia (Peradi), bahkan organisasi lokal lainnya yang dirinya juga dipercaya menjadi salah satu pengurus dari setiap organisasi.

Tak itu saja, dirinya juga dipercaya selama tiga periode menjadi ketua RT di lingkungan kediamannya.

Ini menandakan suami dari Novita Sari cukup direspon baik oleh masyarakat Dumai sebab membangun komunikasi sangat baik.

Sementara terjun ke dunia politik bukanlah hal baru baginya. Kecintaan ia pada politik terlihat sejak 2009 silam. Kala itu ia pernah tergabung di dalam Partai Rakyat Negara (PRN).

Seiring berjalannya waktu, PRN pun kian tergerus, ia malah menjatuhkan pilihannya kepada partai berlambang Mercy itu.

Bahkan 10 tahun kemudian tepatnya tahun 2019, iapun memberanikan diri untuk ikut bertarung dalam pesta demokrasi legislatif dengan membawa perahu Demokrat.

Hanya saja nasib belum membawanya untuk duduk di kursi wakil rakyat itu. Namun tak ada istilah patah semangat dalam dirinya apalagi demi memajukan Dumai lebih baik pada lima tahun ke depan.

Sebab berkaca dari hasil laporan survei lembaga yang digandeng oleh salah satu parpol ini, terlihat jelas namanya banyak diperhitungkan.

Dari pengakuannya, ini sungguh luar ekspektasinya. Membuat Beben kian optimis jika dirinya dapat dipercaya oleh sejumlah partai dengan memberikan perahu untuk ia 'berlayar' pada pilkada nanti.

Sebagaimana jargonnya 'Sang Petarung Muda', tak ada istilah pantang mundur, dirinya juga siap menerima siapa saja yang dianggap partai dan masyarakat klop untuk disandingkan dengannya pada pemilu nanti.

"Tentu saja silaturahmi yang cukup gencar yang kita lakukan baik dengan partai, kandidat maupun para masyarakat. Apalagi jika sama-sama mempunyai satu tujuan yakni membangun Dumai semakin baik lagi,"tuturnya.

"Dan semoga Allah meridhoi niat baik saya ini ditambah dengan dukungan dari semua pihak, insyaallah semua urusan saya dilancarkan,"tukas sang Petarung Muda.(red)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.