Relawan yang mengikuti pelatihan dan instruktur profesional sebelum diterjunkan ke Dusun Teluk Kumbang, Desa Sukarjo, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis
PEKANBARU - Sebanyak 11 relawan Polda Riau diberangkatkan menuju Pulau Rupat, pada Senin, 24 Februari 2020 sekiranya pukul 17.30 WIB untuk memadamkan karhutla di lahan gambut.

Dimana sebelumnya, para relawan sudah mendapatkan pelatihan dari instruktur berpengalaman. 

Sebelumnya, relawan sudah menginap terlebih dahulu di Kota Dumai. Kemudian Selasa (25/2/2020) pagi tadi sekiranya pukul 07.00 WIB para relawan diberangkatkan oleh petugas Satpol Air Polres Dumai menuju Dusun Teluk Kumbang, Desa Sukarjo, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, untuk turun memadamkan karhutla.

Sesampainya di sana para relawan disambut oleh Kapolsek Rupat, AKP Jasril. Hal ini disampaikan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK MSi.

Melalui Kabid Humas Kombes Pol Sunarto, Para relawan tersebut merupakan Angkatan Ke-1 dari pelatihan dilakukan Posko Relawan Pemadam Karhutla dengan instruktur dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, dan Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Sabtu, 8 Februari 2020 lalu.

Para relawan yang diterjunkan tersebut akan bergabung dengan petugas yang sudah lebih dulu berjibaku memadamkan karhutla di Rupat.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan saat mendapatkan pelatihan mereka diberi bekal materi antara lain teori tata cara dalam pemadamam api di lapangan, pengenalan alat-alat yang digunakan untuk pemadaman api, serta praktek pemadaman api simulasi di lapangan.

"Dengan bekal materi yang memadai tersebut serta didukung oleh semangat membara para relawan diharapkan mampu mengalahkan bara api karhutla,"ucap dia sembari mengaku jika relawan merupakan angkatan pertama.

Menurut dia, tak hanya relawan saja melainkan 250 mahasiswa dan karyawan Universitas Lancang Kuning (Unilak) juga akan mengikuti pelatihan pemadaman karhutla.

“Acara ini akan dipusatkan di Kampus Unilak, Rumbai, serta Posko Relawan Pemadam Karhutla, Purna MTQ, Pekanbaru,”tambah Kombes Sunarto. 
Dihadiri langsung Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Afrizal Nasution dan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK, MSi. 

Dalam pelatihan tersebut, para relawan akan menerima materi teori tata cara pemadaman api di lapangan, pengenalan alat-alat digunakan untuk pemadaman api, serta praktik di lapangan.

Sementara itu Rektor Unilak, Dr Junaidi, SS MHum mengatakan, kegiatan ini implementasi dari MoU antara Unilak dengan Polda Riau dalam penanggulangan karhutla, 30 Januari 2020 silam.

“Unilak berkomitmen melakukan pencegahan dan pemadaman karhutla. Kami mendorong mahasiswa dan civitas akademika memiliki spirit relawan dalam penanggulangan karhutla. Ini tanggung jawab kita semua," kata Rektor Unilak, Dr Junaidi SS MHum.

Nanti di hari pertama, pelatihan akan diisi materi penanganan karhutla dan kebakaran gedung dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) serta Polda Riau.

Selain itu, para relawan juga akan mengunjungi posko relawan pemadam karhutla di Anjungan Sri Gemilang-Indragiri Hilir Purna MTQ Pekanbaru guna melihat dari dekat seperti apa penanganan pemadaman serta aplikasi fashboard Lancang Kuning.

Di hari kedua, para relawan akan mempraktikkan pemadaman Karhutla usai menerima bekal teori dari instruktur terlatih dalam pemadaman.

"Kegiatan ini terlaksana atas dukungan PT RAPP menyediakan peralatan dan tim pemadam kebakaran dalam pelatihan ini. Kita berharap perusahaan swasta lainnya dapat berperan juga pelaksanaan pelatihan kebakaran,"tukasnya.(dil)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.