Sembilan Tim Satgas Pemantauan dan Pengawasan Pengelolaan Sampah yang dikukuhkan oleh Kepala DLHK Rohil, Suwandi
BAGANSIAPIAPI - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Suwandi mengukuhkan sembilan Satgas Pemantauan dan Pengawasan Pengelolaan Sampah.

Bertempat di aula kantor DLHK Rohil, Jalan Lintas Batu Enam, baru-baru ini.

Pengukuhan ini dilakukan sebagai bentuk salah satu upaya keseriusan DLHK untuk menciptakan kondisi dan situasi yang nyaman, bersih dan asri.

"Hari ini kami sudah membentuk Tim Satgas Sampah dari beberapa pengawas kita yang akan bertugas memberikan pemahaman (sosialisasi) selama tiga bulan bulan kedepan kepada masyarakat,"sebut Wandi kepada sorotlensa.com usai pengukuhan.

"Dan hari ini (Senin) sudah mulai bekerja, untuk pembagian tugas dibagi tiga shift,  pagi, siang dan malam. Khususalam hanya di kota saja,"ungkap pria yang kerap disapa Wandi.

Wandi menambahkan bahwa, tugas dari tim satgas agar dapat merubah perilaku mereka yang selama ini mungkin tidak peduli dengan sampah yang dihasilkan, serta membuang sampah sembarangan.

"Juga membuang sampah tidak pada jam jam yang kita tentukan,"sebutnya lagi.

"Dan itulah yang nanti akan diberikan oleh tim satgas selama tiga bulan, setelah itu baru kita masuk ke dalam sanksi administrasi. Dan di dalam sanksi administrasi ada denda yang akan kita jatuhkan kepada pembuang sampah sembarangan,"kata Wandi.

Lanjut Wandi bahwa produk hukum sudah dibuat, ada peraturan daerah nomor 6 tahun 2017 tentang pengelolaan sampah, juga ada Peraturan Bupati nomor 58 tahun 2019 tentang pembatasan pemakaian kantong plastik.

Juga Peraturan Bupati nomor 59 tahun 2019 tentang tata cara pemberian sanksi administrasi bagi pelaku usaha yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

"Untuk itu kita berharap kepada masyarakat agar ikut serta berpartisipasi dalam pengelolaan sampah melalui proses pengurangan sampah dari sumbernya dan tidak membuang sampah sembarangan,"tukasnya.(rus)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.