BENGKALIS - Desa Teluk Papal
melalui program Direktorat jenderal Cipta Karya, kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia Tahun Anggaran 2019 di Desa teluk Papal Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis telah bangun dua unit  Tower air dengan nama Program Nasional PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) Dan Penugasan  senilai Rp.375.000.000.00.- / unit bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ).

Menurut informasi yang diterima media ini dari masyarakat di Dusun teluk Ondan , terkait pembangunan kedua Tower/ PAMSIMAS yang ada Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau mengatakan pada awak media ini 7/4//20  telah terjadi dugaan kecurangan terhadapa kedua pembangunan dimaksud.

Kecurangan yang dimasud warga tersebut bukan saja pada pemasangan pipa dan meteren air, namun juga terjadi pada saat awal pemasangan kayu cerucuk untuk pondasi bangunan
"saya siap jadi saksi kalau hal ini nanti sampai ke penegak hukum" sebut warga yang tidak ingin disebutkan namanya

"dari awal saya sudah memantau kedua pekerjaan pembangunan Tower pamsimas itu, bahkan pernah saya tegur namun tidak direspon atau di tanggapi, apalagi orang yang melakukan pekerjaan itu semua adalah orang kampung disini, cuma untuk teknis nya orang lain, berdasarkan besteknya pernah kita lihat bahwa ukuran cerucuk 5 m panjang dan besar 5 inci sementara jumlah kayu pertowernya 220 batang akan tetapi yang di pasang hanya 100 batang itu pun ukuran 3 inci panjang 3 meter. Jadi, kalau dua bangunan tower itu hanya 200 batang, kemudian kayu cerucuk yang 240 batang entah di kemanakan" terangnya

"ukuran jumlah kayu cerucuk di kurangi kemudian ukuran kayupun di sulap sama pekerjanya,kemudian yang lebih parah adalah salah satu dari pembangunan Pamsimas itu sama sekali tidak dapat berpungsi karna air nya tidak keluar,padahal bangunan dan pemasangan pipa dan semuanya sudah selesai di kerjakan," tambahnya 

Dikatakannya lagi, " kalau dari judul pembangunan Tower air / Papan plang kegiatan sudah jelas disebutkan PENYEDIAAN AIR MINUM, namun pada paktanya air tersebut hanya dapat di manfaatkan masyarakat untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian saja dan untuk dikomsumsi belum karna air nya menurut kami belum layak untuk dijadikan air minum atau pun untuk.memasak nasi," jelas nya.

Ditempat terpisah, beberapa warga yang sudah menikmati air dari pembangunan Pamsimas juga mengatakan bahwa air tersebut hanya dapat dipergunakan untuk mandi dan mencuci pakaian.

Salah seorang kelompok pekerja pembangunan Pamsimas saat di konfirmasi di Kantor Desa papal mengatakan " upah kami dalam pekerjaan itu sudah di bayar semua" sebutnya singkat.

Kepala Desa teluk papal dikompirmasi sebelumnya mengatakan," terkait pembangunan kedua pamsimas itu kami pemerintah Desa tidak libatkan" singkatnya.**** Ant

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.