MERANTI - Komandan Resort Militer 031/Wira Bima, menggelar ramah-tamah dengan Pemkab Kepulauan Meranti di Ballroom Hotel Grand Meranti Jalan Kartini Selatpanjang. Rabu (17/6/2020).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silahturahmi dan sinergitas antara Korem 031 WB dan Pemkab Meranti untuk bersama-sama mewujudkan Kamtibmas dalam menggesa pembangunan di Kabupaten Meranti.

Kedatangan Danrem 031/WB Mayjend TNI M. Syech Ismet SE M.han yang merupakan anak Jati Riau didampingi Kasi Intel Kolonel Inf. Budi Agus, Kasiren Kol Kav. Tri Handoko dan Dandim 0303 Bengkalis Letkol. Inf. Lizardo Gumay di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, langsung disambut oleh Bupati Irwan dan Istri serta Forkopimda yang ditandai dengan pemasangan Tanjak oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Meranti.

Selanjutnya, Bupati Meranti beserta rombongan langsung menuju Halaman Kantor Bupati untuk melaksanakan rangkaian kegiatan pertama yakni Pelepasan Bantuan Sembako Gugus Tugas Peduli Covid-19, pelepasan penyaluran bantuan ditandai dengan penekanan sirene oleh Danrem 031/WB Mayjend TNI M. Syech Ismet SE M.han bersama Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Kapolres Meranti AKBP. Taufik Lukman, Kajari Meranti Budi Rahardjo SH MH, Ka. Pengadilan Agama, Ka. Imigrasi Selatpanjang, serta Posal Selatpanjang.

Seperti yang dijelaskan pihak Koramil Selatpanjang, Bantuan Sosial tersebut berjumlah 100 Paket Sembako dengan rincian Beras 10 Kg, Minyak Goreng 1 Liter, Gula 2 Kg. Bantuan ini rencananya akan diantar langsung oleh Babinsa TNI dan Babinkamtibmas Polres Meranti kerumah warga yang terdampak Covid-19 di Kepulauan Meranti.

Usai melepas penyaluran bantuan, tibalah waktunya mengikuti acara inti yakni ramah tamah Dandrem 031/WB Brigjend. M. Syech Ismet dengan Pemkab Meranti.

Bupati Meranti didalam sambutannya mengucapkan, apresiasi dan rasa bangga atas kedatangan anak jati Riau Danrem 031/WB Mayjend TNI M. Syech Ismet yang merupakan putra Riau kelahiran Rokan Hilir. Selanjutnya Bupati menjelaskan sekilas profil Meranti yang terdiri dari 9 Kecamatan dan 101 Desa/Kelurahan, meskipun dihuni oleh masyarakat yang multy etnis namun kondusifitas dan keamanan tetap terpelihara dengan baik.

"Berkat sinergitas Pemkab Meranti dengan Kepolisian dan TNI lah Meranti senantaisa berada dalam keadaan aman dan terkendali," ujar Bupati.

Bupati jugu menambahkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir Pemkab Meranti belum menekankan pembangunan pada gedung-gedung Perkantoran tapi lebih memprioritaskan pada pembangunan infrastruktur yang dinilai dapat mempercepat pertumbuhan perekonomi desa, serta dapat meningkatkan aksesbilitas daerah yang menghubungkan pulau satu dengan pulau lainnya.

Seperti pembangunan jalan poros untuk memperlancar mobilisasi orang dan hasil dari perkebunan masyarakat, sehingga mampu mendorong majunya sektor ekonomi di pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ketergantungan masyarakat Meranti yang cukup tinggi terhadap barang-barang kebutuhan pokok yang berasal dari negara tetangga, seperti yang diketahui sulitnya aksesbilitas dan biaya transportasi, menyebabkan harga sembako yang dibawa dari Pulau Sumatera melambung tinggi. Tentunya dengan angka kemiskinan yang terus bertambah maka akan semakin membebani masyatakat Meranti. Untuk itu Bupati berharap kepada Danrem Syacjh Ismet dapat menyampaikan dan membicarakan masalah ini pada para pengambil kebijakan ditingkat pusat.   (DIL)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.