BENGKALIS - Diduga salah seorang oknum aparat penegak hukum di Kabupaten Bengkalis menampung kayu ilegal dengan leluasa, pasalnya kayu yang notabenanya tidak di lengkapi dengan izin pemanfaatan kayu atau pengolahan kayu terpantau oleh LSM dan awak media tepatnya di jalan antara jam 19:30 wib 15/6/20 lalu.

Tak tanggung tanggung, keberanian oknum tersebut sebagai penadah barang ilegal itu bisa lolos walau di melewati Pos lantas yang ada di jalan antara Bengkalis.

Hal ini dijelaskan oleh Jackson Ketua DPC Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( LSM PERKARA) Kabupaten Bengkalis pada sorotlensa.com

"Mulanya kami ingin pulang, setelah seharian beraktivitas, namun saat berada, tak jauh dari kantor lantas jalan antara, kami melihat gerobak menuju arah ke Wonosari Barat, lantas kami ikuti, namun saat memasuki Desa Kelapa Pati kami menyuruh pembawa gerobak bermuatan kayu berhenti, setelah berhenti kami dan awak media mempertanyakan kayu tersebut, dengan suara agak memelas para penarik gerobak menerangkan mereka cuma di upah mengantar, serta memohon untuk tidak melibatkannya, dan ia menjelaskan ada oknum aparat lainnya yang mengawalnya," pungkas penarik gerobak tanpa menyebut siapa oknum aparat di maksud.


Sesaat berhenti, penarik gerobak melanjutkan perjalanan menuju Desa Kelapa Pati yang terus diikuti awak media ini. Sekitar 20 meter dari Simpang tiga gerobak berhenti dan langsung masuk ke sebuah gudang penyimpanan kayu, yang di duga kuat milik salah seorang oknum aparat yang domaksud.

Sepintas gudang kayu, yang diduga milik oknum aparat tersebut sudah lama menjalankan bisnis kayu ilegal, karna di depan gudang penyimpanan kayu ada terpajang kayu dengan ukuran tertentu sudah tersedia dan anehnya gudang tersebut terletak dijalan umum.

"orang kampung nebang kayu di tangkap polisi, nah kalau oknum polisi jual kayu kenapa bisa,"cetus Jackson saat mengamati gudang dan panglong kayu di maksud.

Pada saat awak media ini menelepon oknum dimaksud, tidak ada jawaban, dan ketika Jackson menelepon langsung di jawab yang menjanjikan akan bertemu guna mengkonfirmasi kebenaran hal tersebut.

" ya pak tadi sudah saya sampaikan sama pak Jackson, besok kita ketemu, saya lagi bawa keluarga pak jalan jalan" pinta oknum tersebut. (Ant/Red)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.