BENGKALIS - Pemabagian raport kenaikan kelas di SDN 26 Desa muntai Barat Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis di laksanakan sabtu 27/6/20.

Pembagian raport oleh pihak sekolah pada anak didik, tidak secara langsung, melainkan di wakili setiap wali murid ataupun orang tua, seluruh majelis guru dan wali murid terlebih dulu melakukan apel di halaman sekolah demi mendengarkan himbauan atau arahan dari Jamailah selaku kepala Sekolah yang di sampaikan kepada wali murid dan seluruh majlis guru.


Dalam sambutannya Jamailah menyampaikan bahwa sampai saat ini belum mengetahui pasti kapan sekolah akan aktif sebagaimana biasa sebelum ada covid-19.

"hingga pada saat sekarang masih belum ada kepastian kapan penerapan akan di lakukan sekolah sebagaimana biasa, karna petunjuk dari Kementerian dan Dinas Pendidikan masih kita tunggu, namun walaupun demikian, harapan kita persoalan ini bisa cepat pulih semula agar aktivitas dapat berjalan normal kembali," ucapnya

"hampir 4 bulan kita sudah libur, dan belum bisa kami pastikan kapan kegiatan belajar ini bisa kita lakukan, namun kami berharap kepada bapak ibu wali murid tetap bisa memberikan / memantau agar tetap belajar di rumah dan nanti kita juga akan minta pada seluruh wali murid agar memberikan no Whatsapp, supaya pelajaran yang kita sampaikan pada wali murid dapat di sampaikan langsung kepada anak," ujarnya

Lanjutnya "Pembagian raport tetap kita serahkan di masing masing kelas, kemudian bagi murid yang mendapat jauara umum tetap kita sampaikaan,sementara dari sekolah kita ada 3 orang mendapat bantuan prestasi dari dinas pendidikan Kabupaten Bengkalis, dan ini juga merupakan program Disdik,dan harapan kita semua itu adalah motivasi untuk lebih dapat meningkatkan mutu pendidikan terhadap murid di sekolah," tutur Jamailah

Di tempat terpisah, wali murid kelas VI hendri, menyampaikan "semua anak didik dari kelas 1 sampai kelas 5 tidak ada yang tinggal kelas, sementara dasar kami untuk menilai murid itu adalah berdasarkan akumulasi dari ujian tahap pertama dan seterusnya,dan ini juga kita lakukan karna sistim ujian dan kondisi sekolah tidak bisa normal akibat covid,"sebut Hendri. (Ant/Red)



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.