MERANTI - Setelah menyerahkan bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk warga Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, kini penyerahan bantuan dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerawananan pangan di Kepuluan Meranti dilanjutkan kali ini giliran warga Tebing Tinggi Timur dan Kecamatan Rangsang, penyerahan bantuan pangan tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si. Selasa (28/92020) 


Pandemi Covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak pada seluruh aspek kehidupan dan ekonomi masyarakat, mulai dari meningkatnya angka pengangguran, menurunnya daya beli masyarakat, melemahnya sektor usaha hingga kerawanan pangan.


Dengan bantuan beras cadangan dari pemerintah ini, sekiranya bisa mengantisipasi kerawanan pangan bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19, seperti para buruh pelabuhan, petugas kebersihan, serta para guru ngaji. 



"Bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19, sehingga dengan adanya bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat dalam kecukupan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari," ujar Bupati Irwan.


Untuk warga Tebing Tinggi Timur, penyerahan bantuan dipusatkan di Pelabuhan Sei Tohor, yang diperuntukan untuk 40 KK masyarakat kurang mampu yang sebagian besar berprofesi sebagai tenaga honor kebersihan, serta buruh pelabuhan.


Sementara diwilayah Kecamatan Rangsang, diperuntukan untuk 50 warga kurang mampu seperti yang diwilayah lainnya seperti buruh dan guru honor yang penyerahannya dipusatkan di Aula Pertemuan Kecamatan.


"Bantuan ini sebagai wujud kerjasama Pemkab Meranti dengan Karang Taruna untuk masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat Pandemi Virus Covid-19, semoga bantuan ini bermanfaat dalam membantu warga yang kesulitan ekonomi," ucap Bupati lagi.


Pada kesempatan itu, Bupati juga mengintruksikan kepada Kepala Dinas Sosial untuk dapat mengalokasikan bantuan pangan untuk seluruh Guru Honor Kemenang mulai dari RA, MDA, MTS dan MA yang menurut data Kemenag Meranti berjumlah 1400 orang lebih yang tersebar di 9 Kecamatan.


"Saya minta kepada Camat dapat berkoordinasi dengan Kemenag dalam mendata seluruh Guru Honor Kemenag karena kita ingin seluruh warga yang terdampak secara ekonomi dapat terbantu," tegas Bupati.


Selanjutnya untuk menghadapi resesi ekonomi atau penurunan ekonomi yang pastinya akan menyebabkan orang tidak bisa bekerja karena tutupnya sejumlah usaha dan melemahnya daya beli. Bupati Irwan meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kekompakan, melakukan penghematan dan mampu memanfaatkan lahan-lahan tidur untuk bercocok tanam dalam upaya meningkatkan ekonomi dan ketahanan pangan keluarga.


Lebih jauh dijelaskan Bupati, meski kemampuan keuangan daerah jauh menurun namun pembangunan infrastruktur harus tetap digesa dan dilanjutkan seperti pembangunan jalan Poros di Kecamatan Rangsang untuk memperlancar lalu lintas orang dan barang dengan lancarnya lalu lintas maka akan mempermudah masyatakat untuk membawa hasil hasil pertaniannya.


"Oleh karena itu pembangunan infrastruktur harus tetap digesa baik infrastruktur jalan, bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya," ucapnya


Terakhir, menyikapi gelombang kedua Covid-19 saat ini tak lupa Bupati Irwan mengajak semua pihak dan masyarakat untuk merapatkan barisan mencegah penularan Covid-19. Bupati berharap dengan kerjasama semua pihak Pandemi Covid-19 di Meranti dapat berakhir lebih cepat dibandingkan daerah lainnya di Riau. 


"Mari kita rapatkan barisan untuk mengatasi Covid-19, jangan sampai terjadi lonjakan kasus lagi di Meranti," pungkasnya.     (Rls/DIL)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.