MERANTI - Yudi Hendri (40) seorang nelayan yang tinggal Jalan Raja Laut Desa Dedap Kecamatan Tasik Putripuyu Kabupaten Kepulauan Meranti, tewas tenggelam di Perairan Selat Bengkalis. Sabtu (7/11/2020) kemarin, dan ditemukan Minggu (8/11/2020) malam.



Hal ini di perkuat dengan beredarnya video Whatsapp berdurasi 32 detik yang memperlihatkan beberapa anggota Basernas serta masyarakat setempat yang melakukan proses evakuasi terhadap mayat yang sudah terapung kaku di sungai batang Kabupaten Bengkalis. 



"Korban telah ditemukan masyarakat Desa Sekodi, sekitar pukul 20.45 WIB dan dievakuasi sekitar pukul 21.45 WIB," kata Transpiranto seorang Kepala Pos Basarnas 



Transpiranto menyebut, evakuasi dilakukan oleh Basarnas dan Tim Sar Gabungan dari Polairud Kepulauan Meranti, Polsek Merbau dan masyarakat Desa Dedap.



"Korban langsung dibawa ke rumah duka dan langsung di kebumikan malam tadi juga," terangnya.



Kepala Desa Dedap, Mansur mengatakan proses pemakaman berlangsung sangat lama.



"Proses pemakaman jenazah dilakukan hingga pukul 02:00 dinihari," kata Mansur singkat.



Diberitakan sebelumnya, Yudi Hendri nelayan Desa Dedap diketahui hilang di perairan Selat Bengkalis tepatnya di sekitaran Pulau Dedap saat mencari ikan. Hilangnya pria ini diduga kuat tenggelam saat mencari ikan pada malam hari.



Korban diketahui hilang oleh rekannya yang sama-sama berprofesi sebagai nelayan, saat melihat perahu korban dalam posisi tenggelam ketika hendak pergi mencari ikan.



Basarnas dan Tim Sar Gabungan dari Polairud Meranti, Polsek Merbau dan masyarakat Desa Dedap, selama dua hari belakangan telah melakukan upaya pencarian terhadap korban.    (DIL)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.