Norwiwin alias Parok

MERANTI - Sekian lama melancarkan bisnis haramnya. Norwiwin alias Parok (38) bandar sekaligus pengedar narkotika jenis sabu, akhirnya mendekam di dalam tahanan Polres Kepulauan Meranti.


Ia diintai, bahkan telah menjadi target incaran oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) dan melakukan penangkapan di rumahnya pada Minggu (29/11) sore.


Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap sudara Parok tersebut. 


"Tersangka tak berkutik setelah jajaran Sat Resnarkoba menyergapnya saat berada di dalam rumah Jalan Sungai Niur RT 002, RW 002 Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi," jelas Eko



Disaksikan ketua RT dan warga setempat, tim melakukan penggeledahan rumah dan menemukan Barang Bukti (BB) berupa 2 paket sedang dan 16 paket kecil diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klep warna bening dengan berat keseluruhan 9,92 gram.


"Saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," bebernya


Eko mengakui, selama ini Parok dikenal sangat lincah dalam menjalankan bisnis haramnya tersebut. Bahkan, dalam beberapa kasus penggerebekan oleh Sat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti, ia selalu berhasil lolos.


Namun, mengingat pepatah lama, sepandai pandai tupai melompat pasti akan jatuh jua. Sepak terjang Parok yang selama ini ia bangun hanya untuk kepuasan sesaat, akhirnya sirna. 


Tersangka juga mengakui, bahwa narkotika jenis sabu tersebut didapat dari seseorang berinisial D (DPO). 


"Namun, tidak berselang lama saat tim berhasil melakukan penangkapan terhadap Parok, rupanya D sudah melarikan diri. Ini terbukti saat tim melakukan pengejaran ke rumah D, bersangkutan tidak berada dirumahnya," ungkapnya.     (DIL)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.