Kepulauan Meranti - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kepulauan Meranti lakukan penggalangan dana untuk korban tanah longsor dan banjir di Tanjung Pinang Kepulauan Riau. Selasa (5/1) siang.


Dalam rasa kepedulian kepada sesama, pihak PMII berinisiatif untuk lakukan menggalang dana dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir dan tanah longsor di Tanjung Pinang tepatnya di batu delapan sekitarnya seperti, lembah purnama, perumahan sri andana, Jalan Hang Lekir. 


Ketua PMII Kepulauan Meranti, Barep Prakoso membeberkan ia mengetahui musibah di Kepri itu sejak tahun baru, sehingga ia lakukan pertemuan bersama rekan-rekannya untuk membicarakan penggalangan dana tersebut. 


Ia juga mengakui hal itu diintruksikan langsung oleh Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau Kepri. "Setelah diintruksikan demikian kami sangat tanggap sehingga kami sempat duduk bersama untuk membicarakan kesepakatan kegiatan sosial ini," ujar Barep.


Lebih jauh dikatakannya, sebelum mereka melakukan aksi sosial, pihaknya sudah melayangkan surat terlebih dahulu kepada pihak kepolisian Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehingga hal itu ditanggap baik oleh pihak kepolisian.


"Kami star hari ini, kemudian melayangkan surat kepada kepolisian dimulai hari ini hingga tanggal 7 Januari mendatang," kata Ketua PMII Kepulauan Meranti itu.


Dirinya juga mengatakan, sejumlah mahasiswa yang tergabung di PMII terjun ke lapangan seperti STIKIP, STAI NH, STIE Tribuana, UIN Suska dan Unilak.


Sementara itu Koordinator lapangan (Korlap) Suhendra mengatakan, kegiatan itu berlangsung sejak pukul 14:00 WIB hingga dengan pukul 17:00 WIB nantinya. Sehingga demikian seterusnya hingga di tanggal 7 pada Kamis mendatang.


"Saat ini uang belum kita hitung jumlahnya berapa, namun setiap harinya akan kita posting lewat media sosial," ujarnya.


Kemudian kata Suhendra lagi, ia dan rekan-rekannya sepakat untuk mendatangi pihak kepolisian jika kegiatan mereka telah usai.


"Nanti setelah terkumpulnya uang ini akan kami kirim ke PKC PMII Riau Kepri," ungkapnya.     (Rls/DIL)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.