Sorotlensa.com, Rokan Hulu- Adanya tuduhan dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang di lakukan di portal jalan Dusun Tangkerang, Kaporo, Barak Seng dan Simpang Parit di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu di bantah langsung oleh salah seorang pengelola portal jalan, H. Antoni Simatupang.


Di jelaskan oleh H. Antoni bahwa jalan yang di pasang portal sebelumnya di bangun menggunakan dana pribadi dan merupakan kesepakatan bersama dengan masyarakat. Sebab dari awal pembangunan jalan hingga saat ini belum pernah ada sentuhan pembangunan pemerintah, baik dari pemerintah kabupaten maupun Pemdes Batang Kumu sendiri.


" Adapun Tarif portal itu merupakan hasil kesepakatan bersama, dan digunakan untuk perbaikan jalan serta untuk pembangunan fasilitas umum. Jadi, dimana letak punglinya," ujarnya, Minggu (22/05/2022).


Di jelaskan Antoni, bahwa dia bersama pengelola portal yang lain tidak pernah menetapkan tarif tertentu pada pengguna portal, semuanya dilakukan atas musyawarah bersama dengan petani sawit dan masyarakat.


Selain itu, Antoni juga menambahkan hasil portal digunakan untuk perawatan dan pembangunan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan warga sekitar, bukan hanya untuk kepentingan pribadi.


" Tidak benar ada pungli, silahkan kroscek ke lapangan, tak ada yang keberatan dengan portal itu, mulai di bangun pun portal tersebut semua atas kesepakatan dengan petani sawit dan masyarakat, dan tidak benar adanya pemaksaan tarif portal," tambah Antoni.


Sementara itu, seorang petani sawit di Tangkerang, Ucok Rambe kepada wartawan mengaku sangat terbantu adanya jalan yang dibangun dan tidak keberatan adanya tarif portal.


" Kami bersukur adanya perawatan jalan, sehingga hasil panen kami bisa keluar," sebutnya.(Re)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.